Terpaksa Menikahi Pria Lumpuh

Terpaksa Menikahi Pria Lumpuh
Chapter_22 Dylon Berulah..


__ADS_3

...HAPPY READING...


JANGAN LUPA FOLLOW SEBELUM BACA


...***...


Malam hari yang begitu cerah, terlihat semua orang sudah berbahagia di alam mimpi mereka masing-masing. Aisyah kembali terbangun, seperti biasa tenggorokannya begitu kering dan membutuhkan air. Aisyah keluar kamar untuk mengambil air, keadaan rumah begitu sangat sepi dan gelap karna semua orang sudah tidur di kamarnya masing-masing.


" Huwa," Aisyah menguap karna sangking ngantuknya. Setelah terisi penuh Aisyah segera naik ke atas untuk melanjutkan tidurnya, tapi tiba-tiba terdengar suara pintu yang di paksa di buka. Aisyah yang mendengar hal itu mengurungkan niatnya ke dalam kamar dan menyimpan air minum itu di atas meja.


" Jam segini ada tamu?" gumam Aisyah tak percaya. Tidak mendengar suara pintu lagi Aisyah kembali melangkah ke dalam kamar namun lagi dan lagi suara pintu itu kembali menghentikan langkah Aisyah.


"Siapa?" teriak Aisyah dengan nada sedikit tinggi.


Aisyah melangkahkan kakinya ke arah pintu dan melihat dari celah jendela tidak ada siapapun di luar sana. Aisyah yang tidak peduli lagi langsung bergegas ke dalam kamar namun tiba-tiba sebuah tangan menarik Aisyah kasar, mulut Aisyah di bungkam oleh tangan orang itu dan tubuhnya di himpit sehingga Aisyah tidak bisa berteriak dan memberontak.


" Mhhpt... "


" Shtt,"


" Dimana suamimu?" tanya orang itu dengan nada di buat berat. Aisyah tidak menjawab ia hanya menggelengkan kepalanya. " Apa dia tidur?"


" Baguslah sekarang kau bisa pergi bersamaku,"


" Mhhppt," Aisyah memberontak dan langsung menginjak kaki orang itu kasar hingga kesakitan. Aisyah berlari ke arah kamar tapi sialnya langkah orang itu sangat cepat sehingga belum sempat melangkah ke dalam kamar orang itu lebih dulu menarik Aisyah dan menyeret Aisyah keluar secara paksa.

__ADS_1


Orang itu menyeret Aisyah keluar rumah, Aisyah yang tidak berdaya memiliki ide menjatuhkan benda menggunakan tangannya.


PRANK!!!


Suara benda pecah itu berhasil membangunkan sebagian orang di rumah itu. Devan yang tersadar tidak melihat Aisyah tanpa pikir panjang langsung mencari Aisyah.


" Aisyah..?" Teriak Devan mencari keberadaan Aisyah.


Devan pergi menghidupkan lampu dan tidak menemukan Aisyah. Sedangkan di tempat lain Aisyah terkejut saat melihat sebagian wajah Dylon yang terpancar cahaya lampu.


[Dylon, jadi dia yang ada di balik semua ini?] gumam Aisyah dalam hati


Aisyah memberontak kasar tangannya Aisyah gigit dan membuat sang empu meringis kesakitan. " Jadi kamu Dylon?"


" Shtt! Diamlah atau suamimu akan bangun,"


" Aku bilang diam,"


" Nggak, aku harus memberitahu semua orang tentang kebusukan kamu," Saat hendak pergi Dylon menarik Aisyah kasar. " Saya Bilang Diam!"


Dari raut wajahnya dapat Aisyah lihat kalau saat ini Dylon benar-benar sangat marah dan tidak akan mudah untuk di taklukan. " Kenapa kamu lakukan ini Dylon? Kenapa kamu terus menganggukku dan Devan?"


" Kamu tau apa masalahnya? Itu semua karna dia. Dia selalu lebih beruntung daripada aku, dia selalu mendapatkan semua yang aku inginkan sedangkan aku? Aku tidak bisa mendapatkan apa yang di dapatkan Devan. Dan kamu, dia juga mendapatkan apa yang aku inginkan. Aku ingin tau bagaimana perasaan dia saat dia kehilanganmu,"


" Dylon jangan lakukan hal bodoh,"

__ADS_1


" Ayolah sayang kalian menikah karna terpaksa, lagipun dia menikahimu karna dia mengangapmu sebagai saudarimu Diana. Apa menurutmu pernikahan kalian sah?" Ucapan Dylon benar-benar membuat Aisyah di ambang kebingungan.


" Pergi bersamaku Aisyah maka aku akan memberikan kebahagiaan yang tidak pernah kamu dapatkan darinya,"


" Kamu salah Dylon, aku sangat bahagia bersamanya,"


" Sudah cukup Aisyah, aku muak mendengar semua orang menyukainya. Apa tidak ada satupun yang melihatku?" ucap Dylon menahan emosi.


"Dylon lepas..."


" Aku tidak akan melepaskanmu. Kali ini aku tidak akan kehilangan mu lagi," ucap Dylon, Aisyah yang takut langsung berteruak memanggil nama Devan namun belum sempat berteriak Dylon lebih dulu membungkam Aisyah menggunakan sapu tangan yang sudah ia berikan biusan dengan dosis cukup tinggi. Aisyah tak sadarkan diri di pangkuan Dylon, dari celah itu Dylon melihat Devan yang bisa berjalan sontak hal itu membuat Dylon terkejut tidak percaya dengan apa yang ia lihat.


[ Apa ini? Dia bisa jalan?]


" Aisyah...?" teriak Devan mencari keberadaan Aisyah. Tak lama Linda, Farhan, Nabila dan Andreas datang. Semua orang terkejut terkecuali Andreas. " Devan kaki kamu..?" ucap Farhan tak percaya.


" Pah aku jelasin nanti, sekarang kita harus cari Aisyah. Aku tidak bisa menemukannya," ujar Devan khawatir


" P_papah cari ke belakang," ucap Farhan masih syok dengan kondisi putranya.


Sedangkan di sisi lain Dylon memasukan Aisyah ke dalam bagasi mobilnya. " Maafkan aku Aisyah, karna memasukanmu ke dalam bagasi. Kamu tenang saja setelah keadaan aman, aku akan membawamu pergi dari sini dan kita akan pergi keluar negri dan hanya kita tidak ada orang lain. " gumam Dylon sudah tidak waras.


Dylon menutup pintu bagasi mobil dan bergegas ke dalam rumah agar semua orang tidak menyadari kalau diaa adalah dalangnya.


......Next Part\=>......

__ADS_1


Gimana nih lanjut atau tidak?


Jangan Lupa Like, Komen, Follow And Vote Makasih😊


__ADS_2