
...**WARNING!! ...
Assalamu'alaikum wr wb
Untuk para readers/pembaca Terpaksa Menikahi Pria Lumpuh yang ku 💕. Mohon maaf karna belum update di karenakan banyak hal dan yang pastinya belum lolos rieview.
Iyah begitulah kalau misal buat cerita berbau 21+, sumpah ni udah 2/3 harian blom bisa update😭 Pengen nangis tapi airnya kagak keluar. Ni gimana oy kesel yah nungu? Sama aku juga kesel😭 Tapi mo gimana lagi. Harus ganti lagi deh alur ceritanya biar lolos rieview, duh tapi ganti alur pasti beda lagi ceritanya. Harus mikir lagi gimana ngelanjutin nya biar nyambung ke eps, awal. Mungkin aku skip aja kali yah tapi kagak seru lah adengan gitu di skip.
#PadaSetujuNggak?
Apalagi pertama melakukannya, itu adalah fenomenal yang luar biasa bagi para pasangan iya kan? tapi yasudah aku ganti saja biar ni ceritanya tetap jalan. Gimana nih menurut kalian? nggak papa yah di skip. Tapi di eps selanjutnya nggak akan kalah seru ceritanya dan alurnya nggak pasaran dan nggak bisa di tebak lagi. Pokonya author akan buat kalian mewek semewek-meweknya kalian dan bahagia-bahagianya kalian.
Dan buat kalian terima kasih yang masih setia nunggu author update. Kalian adalah alasan kenapa aku masih stay di sini, tetap sehat kalian semua. Author sayang kalian😘
Oh Iyah, berhubung udah mau lebaran niye. Selamat Idul Fitri untuk yang merayakan dan yang tidak doa terbaik untuk kalian🥰 Semoga amal dan ibadah kalian diterima di sisi Allah SWT Aamiin.
So, tunggu terus yah kelanjutannya. Jangan sampai kendor, author pamit dulu.
__ADS_1
Wassalamualaikum wr wb**.
**Ini adalah cuplikan part 41. Dimana Devan menyadari kalau sikap Jeslyn kepadanya adalah menunjukan perasaannya, namun ketika tau pun Andreas memilih berharap Jeslyn untuk tidak mencintainya.
Sakit bred jadi Jeslyn harus mencintai pria yang masih mengingat masa lalunya.
...***...
Sedangkan di tempat lain Andreas tidur di sofa sedangkan Jeslyn tidur di kamarnya. Jeslyn yang tidak bisa tidur karna memikirkan Andreas membuatnya tidak bisa diam dan bergegas keluar, dapat Jeslyn lihat Andreas yang tertidur sangat pulas di sofa panjang itu dengan keadaan kaos pendek. Cuaca yang sangat dingin membuat Jeslyn berinisiatif menyelimuti tubuh Andreas, tatapannya kini jatuh pada wajah tampan itu.
[ Astaga apa dia dengar ucapanku?] batin Jeslyn gugup
" Apa kamu tadi mengatakan sesuatu?" tanya Andreas membuat jantung Jeslyn semakin berdebar kencang.
" T_tidak, aku tidak mengatakan apa-apa," jawab Jeslyn terbata-bata. Andreas bangkit dari sofa dan menatap Jeslyn lekat.
__ADS_1
" Sejak kapan?"
" Hah? S_sejak kapan apa? A_aku tidak mengerti,"
" Sejak malam itu kamu berubah, kamu menjadi dingin dan cuek. Apa karna malam itu, saat kita menaiki wahana aku berbicara tentang seseorang yang tidak bisa aku lupakan?"
Jantung Jeslyn berdetak sangat cepat, jelas saja ia tidak mungkin berkata jujur. Karna ia lebih takut jika cintanya akan bertepuk sebelah tangan. " A_apa maksud mu? tidak ada yang berubah dariku. Kamu tidak bisa melupakan nya walau pun dia sudah sangat melukai mu, itu semua karena kamu mencintai nya. Tidak ada sangkut pautnya denganku jadi untuk apa aku menjauhimu."
Jeslyn menepis pelan tangan Andreas dan melangkah pergi.
" Apa kamu mencintai saya?" suara bariton itu berhasil menghentikan langkah Jeslyn. Jeslyn benar-benar tersentak kaget mendengar pertanyaan itu, jelas saja ia sangat mencintainya tapi ia sadar kalau cintanya tidak akan pernah terbalaskan. Seketika Jeslyn berbalik dan bersikap seakan tidak dengar apa-apa.
" Bapak bicara sesuatu? Hujan sangat deras di luar jadi aku tidak bisa mendengar dengan jelas," elak Jeslyn. Jelas saja Andreas tidak bisa di bohongi, Andreas tau jika wanita di depannya sedang mengalihkan pembicaraan.
" Bapak tidak mau mengatakan sesuatu? Kalau tidak ada aku permisi ke dalam," Jeslyn bergegas masuk ke dalam kamar meninggalkan Andreas yang masih mematung disana..
[ Tidak Jeslyn, kamu orang baik. Kamu harus mendapatkan pria yang lebih mencintaimu, saya bukanlah orang yang tepat untukmu] gumam Andreas dalam hati**.
__ADS_1
***