Terpaksa Menikahi Pria Lumpuh

Terpaksa Menikahi Pria Lumpuh
Chapter 72 TMPL


__ADS_3

...Happy Reading 📖...


Di Kediaman Kenzo semuanya dibuat khawatir oleh keadaan Aisyah. Bahkan sampai detik tidak ada yang tau keberadaan nya sekarang, Alvin dan Andreas tak henti-hentinya membantu Devan dalam mencari Aisyah.


Hari mulai gelap semuanya masih di buat kalut akan hilang nya Aisyah. Tidak ada titik terang sama sekali, bahkan semua orang tidak tau siapa yang sudah menculik Aisyah.


" Sayang kamu dimana? Aku sangat mengkhawatirkan mu," gumam Devan lirih sembari melihat wajah Aisyah di layar ponselnya.


Tak lama seseorang datang dari arah pintu, kedua mata Devan yang merah kini semakin memerah dan rahangnya pun ikut mengeras saat melihat keberadaan Dafri di rumahnya.


" Mau apa kamu datang ke rumah saya huh?"


" Tuan tenangkan diri tuan, disini banyak orang," bisik Andreas tepat pada telinga Devan.


" Saya tidak ingin mencari keributan disini. Tapi saya datang kesini untuk memastikan bahwa Aisyah ada disini bersama kalian,"


Devan mencengkram kerah baju Dafri, sontak hal itu membuat semua orang terkejut. " Kak lepasin apa yang kaka lakukan?" Nabila mencoba melepas cengkraman tangan Devan.


" Ini tidak ada urusannya dengan mu. Sebaiknya kamu pergi dari rumah saya dan jangan pernah tampakan wajahmu di hadapan saya, saya tidak sudi melihat wajah mu,"


" Kakak cukup! Kenapa kaka mengatakan hal kasar kepadanya? Dia datang kesini karna aku yang memberitahunya. Dia adalah atasan Nabila di kantor,"


Devan sedikit tersentak dan menatap adiknya tak percaya. " Kamu mencoba membela pria ini di banding kakakmu sendiri?"


" Bukan itu maksud aku kak,"


" Dan kau! Berani sekali kamu mendekati adik saya sampai dia membela mu seperti ini," ucap Devan menatap tajam ke arah Dafri.


" Jangan salahkan saya. Tapi kenyataannya memang semua yang ada di sekitar mu adalah milik saya, termasuk wanita yang kau rebut itu..."


Bugh!!


" Devan!!!" Teriak semua orang terkejut saat kali pertamanya Devan memukul seseorang di hadapan semua orang.


" Devan Cukup jangan karna emosi kamu bisa melampiaskan nya pada semua orang," sergah Linda mencoba menenangkan Devan.


" Pria ini seharusnya tidak ada disini bunda,"


" Devan tenang! Saat ini kita harus fokus memikirkan bagaimana caranya menemukan istri kamu," ucap sang Ayah.


Di tempat lain, terlihat Aisyah yang sedang berusaha melepas ikatan tangannya. Sebuah rumah tua, dimana mereka menyekap Aisyah.


Tap_tap_tap


Suara langkah kaki itu berhasil membuat Aisyah diam, ia tidak berani melakukan apapun karna takut mereka akan menyakitinya.

__ADS_1


" Siapa kalian sebenarnya? Apa mau kalian?" teriak Aisyah pada 3 pria bertopeng itu.


" Hahaha sebenarnya kami tidak ingin apapun darimu. Tapi bos kami lah yang menginginkan mu," ucap salah satu pria berbadan besar itu dengan di akhiri tawanya yang cukup keras.


" Dimana bos kalian? Bawa dia kehadapanku,"


" Oh bersabarlah cantik. Bos kami pasti akan datang, sekarang dia masih dalam perjalanan, "


[ Sebenarnya siapa bos mereka? Apa Fellysha? Tapi untuk apa dia menculikku]


Beberapa menit kemudian dia orang datang. Aisyah tidak bisa melihat karna sebelumnya para penjahat itu menutup kedua mata Aisyah dengan kain.


" Bos lihatlah, bagaimana? Apa pekerjaan kami bagus?" ucap salah-satu penjahat itu.


Bos mereka hanya tersenyum bangga. Dan berjalan mendekati Aisyah, orang itu berjongkok di depan Aisyah dan tersenyum puas. Netranya jatuh pada sudut bibir Aisyah yang terluka.


" Hey kau! apa yang kau lakukan padanya? Kenapa bibirnya berdarah?" tanya orang itu marah.


" Maaf bos wanita itu terus berteriak jadi saya memukulnya,"


" Apa Kau Memukulnya?! Dasar bodoh, Saya bilang jangan sakiti dia apa kau tuli huh?" teriak orang itu murka.


Sedangkan di sisi lain Aisyah yang sangat mengenali suara yang sangat familiar di telinganya itu refleks menyebutkan nama itu


Ya orang itu adalah Dylon, Sudah berapa lamanya Dylon menghilang saat rencana tak berhasil membawa Aisyah pergi.


Dylon yang di panggil refleks menoleh ke sumber suara dan tersenyum miring. " Kamu masih mengenalku Aisyah?"


" Dylon itu benar kau?" tanya Aisyah ulang untuk meyakinkan.


" Kenapa apa kamu merindukanku?"


" Tidak ini salah, apa yang kau lakukan Dylon? Lepaskan aku, aku ingin pulang! Kenapa kau menculikku?"


" Shtt sayang jangan berteriak. Sampai kapanpun tidak akan ada yang mendengarkanmu, jangan membuat tenggorokan mu sakit karna terus berteriak,"


" Dylon aku mohon lepasin aku. Mereka pasti sangat mengkhawatirkan ku,"


" Siapa yang kau maksud? Suami lumpuhmu itu?"


" Oh sorry aku lupa kalau sekarang dia sudah bisa jalan. Jadi sekarang dia tidak memerlukan kursi roda lagi,"


" Sebentar aku buka penutup matamu agar kamu bisa melihat ku," Dylon melepas kain penutup mata itu dari mata Aisyah. Dapat Aisyah lihat dengan jelas ada Dylon di depannya.


" Dari dulu kamu tidak pernah berubah, kamu selalu cantik Aisyah," ucap Dylon terpesona akan kecantikan Aisyah.

__ADS_1


" Dylon aku mohon lepasin aku. Aku ingin pulang, kenapa kamu lakukan ini? Apa salah aku Dylon,"


" Tidak Aisyah, kamu tidak punya salah apapun padaku. Justru aku yang banyak salah padamu, aku minta maaf karna sudah mencoba membawamu pergi diam-diam, aku tau kamu pasti marah padaku. Karna itu kamu harus memaafkan ku," ujarnya


" Setelah apa yang kamu lakukan hari ini? Kamu masih bisa meminta maaf?"


" Dylon dulu aku sangat menghormati mu, tapi kenapa sekarang kamu seperti ini? Aku sudah punya suami Dylon. Devan adalah suami aku dan dia adalah orang yang sangat aku cintai,"


" Cukup! Devan,Devan,Devan. Apa yang kalian banggakan dari pria itu? Semua yang aku inginkan selalu dia dapatkan dan sekarang kau... Dia benar-benar pria tidak tau diri, aku sudah membantunya dari nol, aku yang sudah mau menjadi temannya. Tapi apa? Dia malah mencari orang baru, bodyguard bodoh itu Andreas. Dia adalah orang bodoh yang di pekerjakan suamimu itu,"


" Dan sekarang kau? apa hidupnya harus sempurna Aisyah? Dia sudah mendapatkan semua yang dia inginkan dan kau hadir membuat pria itu semakin sempurna dan aku... aku tidak akan pernah membiarkannya. Kamu hanya milikku Aisyah hanya milikku dan bagaimana pun caranya kau harus menjadi milikku, " tandas Dylon tegas. Aisyah yang mendengar hal itu terkejut, Aisyah benar-benar tidak mengerti jalan pikiran Dylon saat ini. Tapi yang pasti semua yang ada di dalam otaknya hanyalah keirian pada Devan.


" Cukup Dylon jangan lakukan ini. Aku mohon lepasin aku, aku sudah memiliki keluarga,"


" Keluarga apa maksud mu? apa kau sudah punya anak?"


Deghh!


Pertanyaan Dylon berhasil membuat Aisyah terdiam. Karna kesibukannya di Resto ia hampir lupa kalau dirinya sudah hampir 1 bulan belum datang bulan dan bahkan akhir-akhir ini Aisyah sering merasa pusing walau belum ia sadari.


[ apa yang terjadi ya allah? Jika pikiranku benar aku mohon lindungi lah kami. Iya atau tidak aku harus waspada, dalam kondisi seperti Dylon pasti akan nekat melakukan apapun yang di pikirkan, aku tidak mau mengambil resiko apapun. Mas Devan tolong aku]


" Kenapa diam hm? Benar bukan kau belum punya anak?"


" Itu bukan urusanmu,"


" Hahah ayolah Aisyah kau harus sadar. Aku juga tau kau ingin memiliki anak lalu kenapa? aku bisa memberikanmu seorang anak,"


" Tutup mulutmu Dylon! Hentikan semua ini. Apa kau tidak punya rasa malu sedikitpun huh?"


" Rasa malu?"


" Hahah aku merindukan kata itu yang keluar dari bibirmu Aisyah. Tapi apa kamu melihat rasa malu di wajahku?... Tidak. Dalam hal cinta tak ada yang harus aku malukan,"


" Ayok tinggalkan Devan dan menikahlah denganku Aisyah,"


Aisyah terkejut saat mendengar ucapan Dylon yang berani melamar dirinya disaat ia tau kalau Devan adalah suaminya. Jika saja tangan Aisyah tidak di ikat mungkin sat ini Aisyah layangkan tangannya ke wajah pri di depannya itu.


...**Lanjut? ...


Hadeh Dylon datang lagi nih. Nggk ada kapok-kapoknya emang.


Gimana nih kelanjutan ceritanya... Janngan lupa pantau terus cerita ini jangan kasih kendor😅😅


Salam sayang dari author🥰**

__ADS_1


__ADS_2