Touch Me My Docter

Touch Me My Docter
Kehamilan Tara


__ADS_3

Merasa ada yang memeluknya membuat Tara harus bangun di jam 05:40 Tara menarik seulas senyum ketika itu ia mendaratkan tangan mulusnya untuk membelai wajah Kheno. ia jadi teringat pristiwa semalam.


dirinya sangat menyukai melihat Kheno dalam keadaan wajah yang polos perlahan jarinya bergerak gencar menyentuh mata, hidung dan kini beralih pada bibir tipis Kheno.


"Apakau sangat ingin ku cium di pagi buta seperti ini atau apa kamu ingin kita melanjutkan adegan semalam."


Tara serentak kaget, lalu menyudahi gerakan jemarinya menyentuh bibir Kheno. Rasanya ia benar-benar malu rupanya Kheno hanya pura-pura tertidur.


"hehe tidak"


"Kamu tidak bisa berbohong, karna aku tau semuanya. "Kheno berucap sambil manarik Tara ke pelukannya kini menjadi lebih dekat ketimbang sebelumnya. "lihat sepertinya adikku ingin lagi,"bukan itu saja lelaki itu justru memuncung kan bibirnya berusaha untuk mencium istrinya.


Karena dekapan Kheno begitu erat sehingga ia tidak bisa bergerak, ia lalu menutupi bibirnya menggunakan tangan.


"Apa yang kamu lakukan,"


"ayo mengakulah, atau jika tidak aku akan terus berusaha menciumu lagi"


"Dasar mesum!_Tara


"Ya ya aku akui aku menjadi mesum karena mu, bahkan kamu sekarang tidak lagi menjadi mesum, karna mesum mu telah menular kepadaku hehehe"


"Iya ok, ok aku mengaku


Tapi lepaskan ku, kamu membuatku sulit bernafas"


Kheno pun perlahan merenggangkan dekapan nya, dan tangan Tara pun telah turun tak lagi menutupi bibirnya.


Setelah lengah Kheno langsung menyambar bibir manis bahkan rasa manisnya tidak pernah berubah setelah beberapa kali di kecup.


Awalnya ciuman dadakan dari Kheno mendapatkan sedikit perlawanan dari Tara tapi setelah Tara merasakan ******* lembut dari Kheno pada bibirnya kini membuat Tara terbawa suasana karna sensasi nikmat.


Hari ini tepat nya jam 1 nanti adalah kepulangan Tara dan Kheno menuju indonesia. Dan pada jam 10 pagi Tara


Sudah mengkemasi seluru barangnya


Dan barang Kheno kedalam koper sesekali ia melirik arloji di pergelangan tangannya.


Sesekali Tara menghelah nafas. "Katanya hanya akan mengurus passwor saja, tapi kenapa dia lama sekali"


Di sisi lain James tenga mengotak-atik laptopnya untuk mengedit beberapa foto kemesraan Putri dan selingkuhannya di dalam kamar kosnya. Baginya Tara merupakan sahabat terdekatnya jadi apapun akan James lakukan demi membantu Tara


Sialnya tiba-tiba saja perutnya terasa Sakit. "Aduh lebih baik pup dulu deh, dan setelah pup nanti baru deh lanjuti ngeditnya hehehe"


Akhirnya pun James memutuskan untuk pergi toilet.

__ADS_1


Seseorang berbaju serba hitam serta memakai topi dan masker agar wajahnya tidak terlihat masuk begitu saja ke kosan milik James. Orang itu terlihat mencari sesuatu dan ternyata apa yang dia cari telah ada di depan matanya langsung saja ia mengambil barang itu lalu dengan cepat membawanya pergi.


10 Menit kemudian James telah selesai dari retunitasnya malah ia berniat akan melanjukan pekerjaan pentingnya. Tapi betapa terkejutnya dirinya di saat melihat laptob nya tidak ada di atas kasur.


"Dimana laptop ku, bukankah aku menarunya di sini. Tapi kenapa tidak ada" James mencoba mencari nya di berbagai tempat tatapi tidak ada.


"Atau jangan-Jangan ada orang lain yang masuk kedalam kamarku kemudian mencuri laptob ku, oh yang benar saja kini aku menemukan bekas jejak kakinya, aduh gawat nih mana seluru foto yang Tara minta semuanya ada di laptob"


Lagi-lagi Tara duduk di balkon luar Karena ini adalah hari terakhir baginya berada di new york.


Drrrr


Drrr


Handphone Tara tiba-tiba saja berdering ia mendapatkan sebuah panggilan telepon dari James.


"Hallo..." Tara


"--------" James


"Apaa!!! kamu seriusan Jam, Astaga kok bisa hilang sih"


"Aku seriusan Tar, aku yakin pasti orang yang telah mencuri laptop ku itu adalah bagian dari Putri"


Tara memijat kepalanya yang memang tidak terasa sakit. Ia tidak menyangka bahwa semua nya akan seperti ini. Dia langsung saja mematikan sambungan telponnya dangan James.


Putri"


*Dua Hari berlalu ketika kepulangan Tara dan Kheno Keindonesia*


Tara berada di apartemen sendirian karena Kheno sedang bekerja.


Oek Oek oeek


Tara berjongkok dan mengeluarkan semua isi perutnya walau berupa air liur semua, ia berusaha memuntahkan segalanya tetapi tidak bisa itu sungguh menyiksanya.


Entah kenapa kepalanya seakan berputar, matanya berkunang-kunang


Dan ia tidak kuat lagi menahan berat tubuhnya lalu Tara terduduk lemas di


Bawah Westapelnya.


_________________


Tara membuka kedua matanya dengan berat. Dengan mata yang masih lemas lalu melihat ke sekelilingnya ternyata dirinya masih di dalam kamar mandi. Apa tadi ia pingsan.

__ADS_1


walau kepalanya terasa masih pusing tetapi ia berusaha keras untuk berdiri


Ia berpegangan pada sisi westafel. Tara melihat dirinya sendiri di depan


Cermin, wajahnya pucat. Segera dia membuka lemari kecil di samping westafel yang benar saja ia langsung tertegun ketika melihat tumpukan pembalutnya masih tertata rapi belum di sentuh sama sekali selama sebulan lebih ini.


"Apa aku___ oh tidak sepertinya aku akan mencoba nya menggunakan tespek saja.


Tara sudah kembali dari tokoh minimarket yang ada di samping apartemen nya. Ia langsung membawa sebuah tespek untuk di uji


Coba di dalam kamar mandi.


Setelah beberapa menit di rendam di


Cairan urinnya. Dia langsung mengambil untuk melihat hasilnya.


"Positif 2." Tara langsung menarik seulas senyum, ia terlihat bahagia ternyata Tara positif hamil tapi juga ada sisi sedih bagaimana kalau kheno tidak suka atas kehamilannya.


Tara menyambar handphone nya dan berniat akan menghubungin Kheno untuk memberi tahu kabar yang menurut Tara bahagia ini. ia telah menemukan kontak Kheno, tapi sebelum dirinya memencet tombol panggil ia malah mengurungin niat nya. Tara rasa memberi tahu kabar seperti ini di telepon akan kurang baik dan ia rasa jadi lebih baik ia akan memberi tahukan secara langsung di depan Kheno.


"Oh ya, bukan kah malam ini ibu Kheno akan mengadakan acara makan malam karena kesembuhan nenek. Baiklah aku juga akan memberi tahukan kabar gembira ini juga kepada mereka"


lagi-lagi Tara menampilkan dirinya di depan kaca lemari sambil mengelus perutnya yang agak mulai sedikit membuncit. "Akhirnya aku akan menjadi seorang ibu" ucapnya di depan cermin


Tara sudah bersiap-siap untuk menuju kerumah mertuanya pada jam sudah menunjukan jam 7 malam,dan dirinya harus berangkat sendirian kesana karena Kheno telah duluan ke rumah ibunya. Sebenarnya Kheno yang menelpon Tara untuk langsung di jemput hanya Tara menolak karena suatu alasan.


Tanpa di ketahui juga ternyata Vania juga mengundang putri dalam acara makan malam itu. Bagi vania meskipun hubungan Kheno dengan putri telah kandas, tetapi tak kemungkinan hubungan persilaturahmian akan terputus. Vania mengira bahwa putri adalah sosok gadis yang baik hanya vania tidak tau bahwa putri memanupulasinya.


Mereka sudah kumpul di meja makan


Vania, nenek , kheno, putri, serta para pekerja di rumah besar milik Vania juga di ajak bergabung. Mereka tinggal menunggu kedatangan Tara.


"Di mana Tara kenapa dia belum juga


Datang yah Khen"Tanya Vania


"mungkin Tara tidak niat datang tante" sanggah Putri


"Tunggu saja sebentar lagi bu aku yakin Tara akan kemari"Jawab Kheno membela.


Putri menggigit bibirnya. ia terlihat tidak senang kenapa Kheno terlihat perduli pada Tara.dalam hati putri seakan panas Ketika ia mendengar tutur lembut Kheno untuk Tara. Lalu putri berucap di dalam hati.


"Kamu boleh membanggakan istri kesayangan mu itu, tapi lihat saja nanti aku lah yang akan membuatmu tidak mempercayai Wanita sialan itu. Dan ingat satu hal Tara kamu akan berakhir malam ini juga!"


Tara sudah tiba di mansion utama di rumah besar Vania. Dan Tara kini mulai melangkahkan kaki nya menuju ruang makan.

__ADS_1


Tara membalas senyuman Vania katika melihat kehadiran dirinya ia pun membalasnya. Dan seketika senyuman nya itu pudar ketika melihat Putri duduk di kursi makan bersama Kheno. Bukan seumpama apa, Tara melihat bahwa saat ini Putri sedang tersenyum remeh padanya. Dan membuat tanda tanya tersendiri untuk Tara.


__ADS_2