
Dering vidio call masuk di hp Gea, sehingga membuat wanita itu tersenyum saat mencoba menerima vidio call tersebut.
"Hay tante Gea! Hallo Tante Gea apa kabar?"Dua anak kecil terlihat begitu senang ketika melihat wajah tante Gea.
"Ya ampun Keano Kayra tante rindu banget sama kalian!" Ucap Gea sedih.
"Makanya balik lagi kesini dong!" Kini ibu dari bocah kembar itu mengambil alih vidio call.
Terlihat Gea menangis sedih Iya hanya membalas dengan senyuman."Ge, di lihat dari wajah mu sepertinya kamu menyimpan begitu banyak masalah."Tara bertanya serius.
"enggak mbak, aku gak punya masalah kok aku cuma kangen sama sih kembar aja mbak udah lama gak ketemu jadinya sedih pengen peluk, pengen cium mereka."
"Ooh terus sama babang Irvan kangen gak?" Tara bermaksud menggoda Gea saja.
"Apaan sih mbak. Apa mbak udah pindah?"
__ADS_1
Tara memutarakan hp nya di sekelilingnya memperlihatkan ini bukan rumah lama.
"Mbak udah pindah Ke rumah suami mbak. gak lagi di sana! habisnya kamu ninggalin mbak makanya mbak mending pulang ikut suami."
Gea terlihat merasa bersalah sehingga wajahnya memelas."Maafin aku yah mbak aku gak bermaksud buat ninggalin mbak kok bener deh sumpah."
"Iya iya mbak paham, kamu jaga diri baik baik yah di sana mbak harap bisa ketemu sama kamu lagi kita kumpul kayak dulu."
"Iya tante, tante balik lagi ke sini aja. Apa tante Gea gak kangen sama kita," Kayra memurungkan wajahnya.
Entahlah Gea selalu berharap ada sebuah keajaiban yang bisa membuatnya berkumpul lagi dengan orang-orang yang di rindukan nya. Namun sekarang Gea hanya mencoba fokus saja dulu untuk kesembuhan ibunya.
Sudah sebulan lamanya Irvan tidak mencari tau serta menghubungi di mana Gea berada. setelah mengajak Gea bertemu waktu itu dan pada saat Irvan menyatakan cinta dan di tolak keesokan paginya Irvan memutuskan untuk balik ke jakarta. dan saat kembali lagi ke kota bandung sontak Irvan tak menyangkah jika Gea tidak lagi berada di rumah Tara alias pulang kampung.
Kini Irvan sangat merindukan Gea, kira-kira ada di desa mana wanitanya berada? Kalau pun sudah tau keberadaan Gea maka Irvan berjanji akan membawa Gea untuk ikut ke jakarta.
__ADS_1
Saat membeli sayur di pasar Gea berpapasan dengan juragan Bani. Bahkan Gea meneruskan langkahnya saja dia tidak ingin berlama-lama.
Gea berhenti melangkah di saat juragan Bani menyentuh lengannya."Mau kemana cantik, buru-buru sekali. Ingat jangan terlalu dingin sama saya, saya ini calon suami kamu!"
Gea sengat ilfeel melihat juragan bertubuh pendek darinya ini, dengan cepat ia menghempaskan lenganya yang di sentuh juragan Bani.
"Maaf juragan emang nya siapa yang ingin menjadi istri juragan?"
Juragan Bani beserta kedua anak buahnya tertawa."Ibu mu berhutang pada ku beliau tidak akan mungkin memiliki uang banyak untuk membayar, maka sebagai gantinya aku akan menikahi mu dan semua hutang ibu mu akan lunas."
"Betul jika kamu menikah dengan juragan maka kamu akan bahagia karena banyak uang"Kata anak buah ke satu.
"Kamu dan ibu mu tidak bekerja bagaimana mungkin bisa mendapatkan uang begitu saja hahaha sudah lebih baik menikah saja dengan Juragan Bani"
"Saya akan berusaha untuk membayar hutang ibu saya tanpa harus menikah dengan jurangan! lalu apa gunanya banyak uang jika tak menjamin hati akan bahagia! Permisih!"
__ADS_1
"Hahahaha aku sangat suka dengan anak buk Wati dia sangat berbeda dengan wanita di desa ini."