
Taburan kelopak bunga mawar mewah berbentuk hati yang ada di atas ranjang berselimut putih turut menghiasi suasana malam pertama antara Gea dan Irvan yang saat ini sudah memasukan kamar malam pertama mereka.
Gea masih terlihat canggung ketika melihat suasana di dalam kamar ini, mulai malam ini rupanya ia bukan lagi seorang wanita single melainkan hari ini ia telah resmi menjadi istri seseorang yang sangat ia cintai.
"Apa kamu tidak merasa gerah memakai gaun pengantin itu seharian,"Irvan membuyarkan lamunan Gea.
"Yah gerah sih mas,"
"Mau mandi?"
"ah, emp. Bagaimana yang mandi mas Irvan dulu saja soalnya aku kalau mandinya lama."
"Dari cara bicara mu sepertinya kau nampak gugup,"
"Tidak kok mas. aku tidak gugup!"
"Baiklah kalau begitu aku mandi dulu yah,"
"Iya mas,"
Gea merasa begitu legah ketika Irvan suaminya telah lebih dulu masuk ke dalam kamar mandi.
...****************...
Arga melihat foto-foto beberapa model cantik yang waktu itu mereka pernah menjadi model fotografernya sembari tersenyum, namun tiba-tiba Putri muncul dari belakang dan tanpa aba-aba menjewer telinga Arga.
"Istri lagi hamil, tapi kelakuan suami sudah seperti abg yang sama sekali belum menikah! Dasar suami nakal!"
__ADS_1
"Aw! aw! sakitt...!!!"
"Biarin...kamu tu apaan sih....mama papaa lihat nih Arga..!!!"
"Maamaa...papa...!!lihat nih Arga..."
Dan tanpa menunggu lama papa dan mama Arga segera tiba ke dalam kamar Arga.
"Ada apa putri,kenapa kamu berteriak.."
"Lihat ma, masak aku kan lagi hamil terus Arga malah lihat-lihat wanita cantik di dalam laptopnya."
"Arga kamu tu jadi laki kok tidak setia sekali, lihat istri kamu tuh lagi hamil ngapain kamu lihat-lihat foto wanita cantik padahal istri kamu sendiri itu sudah lebih dari cantik''Ujar papa.
"Pah mah Arga Arga tuh lihat foto foto ini cuma untuk mencari foto yang kira-kira cocok saja untuk di jadikan foto pameran bukan semata-mata untuk selingkuh."
"Tidak bisa ma, tidak mungkin aku menjadi kan putri sebagai fameran ku karena Putri kan sedang hamil"
"Jadi kalau hamil emangnya aku gak bisa, kan dulu aku juga seorang model, lagi pula lebih cantikan aku dari pada mereka,"
"Ma,papa ngantuk nih tidur yuk dari pada dengerin suami istri ini berdebat"
"Baiklah Pa, Putri kamu harus tidur yah biar gak terlalu capek"
"Iya Ma,selamat malam ma pa,"
Arga mengeluh kesal sebab perhatian mama papanya telah berpindah pada Putri, sehingga membuat Arga saat ini juga langsung menutup laptopnya dan segera menaikan diri ke atas ranjang.
__ADS_1
Putri mengulum senyuman ketika melihat ekpresi wajah Arga yang sedang cemberut. Perlahan ia memajukan langkahnya dan duduk rebahan di samping Arga sembari memegang perutnya.
Pada intinya Putri memang cemburu di saat Arga memperhatikan model-model cantik itu di dalam laptop, walau sebenarnya ia tidak bersungguh-sungguh menawarkan diri untuk menjadi model kembali.
"wanita-wanita itu nampak langsing yah tidak seperti aku, dan semenjak hamil berat tubuh ku bertambah aku juga takut kau tidak menyukai ku jika aku gendutan"
"kamu gimana sih kan wanita itu wajar berat badanya bertambah kan lagi hamil, tapi walau pun kamu gendutan aku tetap suka kok."Ucap Arga sembari mengelus-elus perut Putri.
"Aku ingin bertanya pada mu, tapi kau harus menjawabnya dengan jujur"
"Selama pertanyaan positif pasti aku jawab,emangnya apa yang ingin kau katakan?"
"Apa kamu sudah mulai mencintai ku?"Putri merasa deg deg kan ketika mengatakan hal ini pada Arga pasalnya mereka hanya akrab saja sebagai suami istri akan tetapi di antara keduanya belum ada yang menyatakan cinta.
"Jika aku tidak mencintai mu maka aku akan mencium mu di kening dan jika aku mencintai mu maka aku akan mencium mu di bibir,bagaimana apa kau setuju?"
"hmm oke baiklah,"
"Oke 5 detik dari sekarang 12345..."
chupp....
Seketika Putri membulatkan mata di saat Arga menciumnya di bibir."Bagaimana apa sekarang sudah terbukti jika aku mencintai mu" ucap Arga yang saat ini kembali melanjutkan ciuman mesrahnya pada Putri.
"Aku juga Ga, aku sangat mencintai mu, terimakasih karena mencintai ku dan menerima kekurangan ku apa adanya."Ucap Putri dengan berlinangan air mata.
Putri dan Arga saling menautkan kedua kening mereka, sembari Arga menghapus jejak air mata pada wajah Putri.
__ADS_1
"Aku ingin kita melakukannya lagi malam ini, tapi sebelum itu aku akan mengunci pintu terlebih dahulu sebelum memulai pertempuran"