
Cuaca pada minggu pagi ini cukup begitu mendung sepertinya akan turun hujan Keano dan Kayra nampaknya masih tertidur di dalam kamar mereka masing-masing.
Sedangkan saat ini Tara sedang sibuk menata sarapan pagi di atas meja di temani Vania mertua Tara.
"Ra, kamu hari ini gak berada di tokoh kan?"
"Hmm sepertinya tidak bu."
"Baguslah kalau begitu, nanti kamu dan Kheno di rumah aja soalnya nanti sore kita ke datangan tamu."
"pagi ibu sayang, pagi istriku sayang," Sapa Kheno pada 2 wanita yang masih sibuk menata sarapan di atas meja.Kheno langsung saja mendudukan bokongnya di kursi kan.
"Khen, nanti apa kau tidak ada jadwal di rumah sakit?"tanya vania penasaran.
Alhasil Kheno hanya menggelengkan kepala, bagus itu pertanda bahwa Kheno tidak akan kemana-mana. "Harusnya ibu tau kalau setiap hari minggu aku selalu di rumah."
"Bagusdeh kalau begitu, keano,Kayra tidak ke sekolah,Tara tidak jadi ke tokoh, dan kau tidak ada jadwal di rumah sakit."Vania ikut-ikutan duduk di kursi makan.
"Emangnya kenapa sih bu,?" Kheno balik bertanya.
"hari ini lebih tepatnya sore ini sahabat ibu akan datang berkunjung ke rumah kita sekali gus ibu ingin ngenalin kalian berdua sama sahabat baik ibu." Seruh Vania yang terlihat antusias.
__ADS_1
"Sahabat baik ibu?"Kheno garuk kepala tak memahamin,"emang sahabat ibu yang mana?"
"Nanti kamu juga akan tau sendiri setelah mereka datang."Vania berdiri dari kursi makan."Ra kamu duduk saja sini Keano sama Kayra biar ibu yang bangunin."
"Oh iya bu,"
Kini Tara telah duduk di samping kursi Kheno.
"oh iya kamu tau gak kira-kira siapa sahabatnya ibu?"
Tara menautkan kedua alisnya,"Kenapa malah bertanya pada ku, aku saja tidak tau."
Tara dengan sigap langsung mengambil susu literan uht yang ada di atas meja kemudian ia tuangkan pada gelas Kheno.
"Nih,"
Kheno sedikit tertawa kemudian ia berbisik pelan di telinga Tara. "Bukan susu ini maksud ku, tapi susu yang biasa aku hisap di balik baju mu hihihi."
Tug!!
Sial wajah Tara kembali memanas pada pagi hari ini, Baru di katakan begitu saja membuat wajahnya begitu memerah sehingga Tara replek memukul kening Kheno dan sendok."Dasar mesum,ini masih pagi kalau di denger sama orang gimana!"
__ADS_1
"Aduuh sakit sayang, kamu tuh agresif banget sih kan aku cuma becanda lagian bener kok kamu belum kasih aku jatah dalam seminggu ini."
Saat ini juga Arga sedang sarapan pagi bersama kedua orang tuanya mama Ani dan Papa Danang.
"Arga kamu sore ini gak akan kemana-mana kan?"Tanya mama Ani.
"enggak Ma, hari ini Arga fulltime berada di rumah saja."
"Bagus deh soalnya nanti kamu harus ikut mama sama papa ke rumah tante Vania oh iya soalnya anaknya tante Vania Kheno udah ada di rumah jadi itu waktu yang tepat agar kalian saling mengenal."
"Ooh nanti Arga bakalan ketemu nih sama Kheno anaknya tante Vania! Wah itu ide yang cermelang dengan begitu Arga bisa dong balesin dendam pada Kheno."
"Eh kamu ini emang nya kamu dendam apa?"Tanya papa Danang.
"Itu loh pah dendam di masa kecil hehehe masak waktu kecil rambut Arga di kasih permen karet sama Kheno."
"Sudah! Sudah Arga itu kan dulu! Lagi pula waktu kalian sama-sama kecil belum tau apa-apa."
"Hehehe becanda ma."
"Yaudah ayo lanjut makan lagi,"
__ADS_1