
"Ngapain kamu senyum-senyum gak jelas, dih pakek nyengir kuda lagi"celetuk Tara sembari berjalan melewati Kheno yang berdiri di ambang pintu kamar miliknya.
"Ets mau kemana,pokoknya kamu gak bisa kabur kemana-mana. ingat bahwa aku menang taruhan, dan kamu harus rela aku cium. di sini gak ada siapa-siapa selain kita berdua"Kheno berbisik di akhir kalimat.
Hal itu membuat bulu kuduk Tara seakan berdiri. Tara mencoba Rileks sebisa mungkin agar ia tidak terbuai dengan bisikan iblis mesum seperti Kheno.
"Aku tuh gak kabur cuma mau ke toko kue sebentar mau cek kue apa aja yang habis"
"kenapa emang nya?'' Kheno bertanya bingung.
"Yah kalau habis rencana aku pengen buat lah."
"oh ok kalau begitu gimana kalau aku juga ikut bantuin kan Gea gak ada jika kamu sendirian yang buat kasian nanti kamu kecapean."
"yang ada kamu itu bukanya ngebantui tapi malah ngerepoti,udah ah jaga rumah aja jangan ganggu aku''
"tuh kan kamu tuh selalu aja ngeremehin bakat aku. apa salahnya sih aku ikut ngebantui istri aku sendiri buat kue"
"Dasar yah kamu tu___
Tok...Tok...Tok...
"Ada tamu minggir aku mau bukai pintu,"
"Taraaa!!!"
"Clarisa!!!"
"omygod! Tara apa kabar?"
"Yaampun kabar aku sangat baik sahabat ku,..uuh aku kangen banget sama kamu."
Clarisa berkunjung kerumah Tara mereka saling berpelukan dan cipika cipiki.
"Saamaa aku juga, Ra aku kangen sama kamu terutama sama sih kembar."
Tara melepas pelukan Clarisa."ah kemarin kemana aja gak jadi dateng udah nyiapin masakan banyak eh taunya." Tara mengeluh kecewa.
"sorry Ra kemarin ada halangan dikit maklum lah aku lagi hamil muda jadi sama Jams gak boleh kemana mana dulu!"
"Kamu hamil astaga cepet banget nambah,ih gemes" Tara mengusap lembut perut Clarisa yang membuncit.
"Iyaa aku lagi hamil, hmm perkiraan masuk 4 bulan."
"Terus kamu sendiri, kok sendiri, James sama anak mu Aluna mana?"
"oh mereka, nah itu mereka baru nyampe. Aluna sekarang bawaanya mau jajan terus jadi terpaksa setelah anterin aku ke tempat kamu, jams temenin Aluna beli es cream toko besar depan."
"Tante Araa..." Teriak gadis kecil perkiraan usianya 4 tahun, gadis kecil berkuncir dua itu berlari menghampiri Tara kemudian ambruk memeluknya.
"Hey Aluna sayang kamu apa kabar?kok tambah imut dan cantik banget sih. tuh mukanya gemoy kayak mamanya."
__ADS_1
"hehehe Tante Araa,aku bawak cokat ama es kim untuk kak Keano ama kak Kayla"
"Oh makasih sayangnya tante kamu baik banget deh. tapi Kak Keano dan juga Kak Kayra lagi sekolah belum pulang bentar lagi mereka pulang kok."
"James dan Clarisa kan?" Ujar Kheno di ambang pintu.
"Loh.." James dan Clarisa saling memandang, terutama kini pandangan itu beralih pada Tara.
"Ceritanya panjang, mending kalian masuk dulu yok." Tara menarik Clarisa serta Aluna untuk masuk ke dalam.
setelah bercerita 4 mata kini Clarisa mulai paham dengan situasinya.
"Kamu masih menerima dia Ra, laki-laki yang udah sakiti kamu serta usir kamu. kalau aku jadi kamu Ra, sudah dari lama aku menalak dia."
"Aku gak bisa apa-apa Ra selain menerima dia tinggal di rumah ini, Kheno sangat pintar Ris, dia sengaja membius sifat polos Keano dan Kayra agar mau menerima dia sebagai ayah kandung mereka."
"6 tahun yang lalu aku dan james bersyukur menemukan bukti kejahatan Putri, tapi pada waktu itu Kheno meminta alamat rumah mu pada James. tapi James tidak memberi tahu alamat rumah mu,yang anehnya Kheno tau dari mana yah tempat tinggal mu?"
"semua bermula saat tanpa sengaja Keano dan Kayra bertemu Kheno di rumah sakit serta terjadilah seperti ini ikatan batin"
"Mami..Kita pulang..."
"Hallo hey, keponakan tante." sapah tante Clarisa memeluk mereka bergantian.
"Kak Keano kak Kayla....lihat aku punya cokat buat kalian."
"Alunaa..yey kamu kesini juga akhirnya, yauda yok kita main barbie sekarang." Ajak Kayra to the point menarik tangan Aluna menuju kamarnya.
"oh iya lupa, kalau gitu Aluna tunggu sini dulu yah aku mau gantu baju dulu."
Aluna mengangguk setuju.
ayam kfc,sayur sop,dendeng daging,tempe goreng,tahu goreng,telur dadar,ikan bakar,sambel bawang,sambal tumis,sate ayam,lalapan,semur ayam,tumis capcay,pizza,kentang goreng, semua makanan sukses meramaikan seisi meja.
"waah gila ini makanannya banyak banget,tiap hari aja nih makan kayak gini." James memuji makanan yang ada di atas meja.
Dari Tadi Clarisa tidak bisa menahan hormon kehamilannya bahwa dia sangat ingin makan semur ayam dan pizza.
"Aku ingin sate ayam"_Kayra
"Mama Aluna pengen itu." Aluna menunjuk kentang goreng.
"Hmm dari kemarin Keano pengen makan kfc,"
"Bagus deh bearti makanan yang aku pesan tidak sia-sia lengkap dan juga terlihat menggiurkan."Ujar Kheno menguji dirinya.
"Ini terlalu banyak Khen, ini namanya pemborosan."Lirih Tara pelan.
"Gak apa apa sekali kali, iya kan tuh anak anak suka."
"Yaampun Khen semurnya beli di mana sih kok enak banget, aku suka hmm akhirnya aku gak ngidam semur ayam lagi. dari kemarin pengen semur ayam tapi jams gak beli semur ayam." Clarisa kecewa pada James.
__ADS_1
Kheno menyarankan mengomsumsi makanan sehat untuk Clarisa.
"Oh iya Ris kalau lagi hamil perbanyak makan makanan bergizi seperti telur,kentang,sayur."
Crarisa mengangguk, "iya sih aku jarang makan sayur sama buah nanti coba makan deh. kalau gitu kalau mau periksa kandungan mending sama kamu aja deh Khen, kan gratis udah gitu jika anak ku ini cowok nanti pasti tampan mu bisa nular ke anak ku hehehe."
James mengomel pada istrinya."Loh emang aku gak tampan, kenapa kamu pengen anak kita tampan Kayak Kheno"
"Hahaha tentu boleh," Kheno senyum senyum masem.
Tara menyenggol siku Kheno."pede banget sih, jangan buat James ngambek tuh gara gara kamu."
"Hey Kheno dia ini istri ku, jangan sampai wajah mu mirip anak ku."
"Tante Clarisa nanti anaknya cowok aja yah, biar nanti Keano ada temen main robot kan gak lucu masak iya Keano harus main barbie bareng Kayra sama Aluna."
"Jagoan kecil kenapa tidak suruh papi sama mami aja buat adek lagi"
"Jams kenapa berbicara seperti itu Keano itu masih kecil belum pantes denger hal seperti itu." clarisa mencubit lengan James.
Kheno langsung tersenyum, Tara menatapnya tajam.
"apa! jangan gila kamu"
Kheno berbisik."buat adek cowok untuk Keano,"
"Nih.." Tara memberi bogem dari tanganya untuk Kheno sebagai ancaman.
Kheno terkeke geli. "Keano yang sabar yah mungkin suatu hari nanti Kheno bakalan juga punya adek cowok"
"Yang bener pih,"Keano.
"Kak Keano nanti ikut kita aja main barbie," Ajak Aluna.
Keano menggeleng. "aku tidak suka main barbie sukanya main robot sama mobil mobilan."
"eh gak apa apa nanti Keano main robot, Aluna ama Kayra main barbie Keano ngikut gabung aja. anggap aja kalian beda rumah tapi masih berteman, Keano ngerti kan maksud papi."
"oh iya ngerti pih, yaudah Keano mau gabung."
"masa tahanan mu telah habis sekarang kamu di bebaskan saya berharap kamu tidak melakukan tindak kejahatan lagi."
"baik pak terimakasih kalau begitu saya permisih dulu."
"Huaaaah akhirnya aku bisa bebas juga dan saat nya aku harus membalaskan dendam ku pada mereka semuaa terutama pada."orang itu terlihat membakar selembar foto yang berisi dua orang di dalamnya.
"Kheno dan Tara aku tidak bisa membiarkan kalian bahagia di atas penderitaan ku! kalian semua harus menderita! hahaha." setelah foto itu menjadi abu orang itu menginjak abu tersebut. "huwwwaaah aku benci kalian, karena kalian aku kehilangan segalanya."
__ADS_1