
Loh mbak Kayra kenapa, kok nangis?" tanya Gea yang baru saja datang dari Tokoh kue.
"Gigi Kayra lagi sakit Ge"
"Tuh kan pasti Kayra kebanyakan makan lolipop yah''
"Iya Ge apa lagi penyebabnya selain lolipop"
"Mamii… Tante…, kok pada salahin Kayra sih kasian tau mi. Yauda buruan gih kita ke Dokter gigi aja_Keano.
"Tidak! aku tidak ingin ke Dokter gigi Kayra takut mi hiks hiks hiks"
"kayra kalau kamu gak mau ke Dokter gigi entar yang gigi kamu tambah sakit lo, kalau kamu sakit entar mami khawatir. Kamu gak mau kan buat khawatir Mami"
walau dari tadi tidak bisa berhenti menangis karena giginya sedang sakit kini sejenak Kayra berhenti menangis. Karena Ia sangat tidak ingin membuat maminya begitu khawatir. Ia mulai berbicara pelan walau segugukan.
"I-iya mi, Kayra gak mau buat mami khawatir kalau gitu Kayra mau kok ke
Dokter gigi"
"Nah gitu dong, itu baru kesayangan nya mami_Tara
"Mbak kalau gitu biar aku saja yang mengantarkan Kayra ke Dokter gigi, Entar sekalian aku mau mampir ke mini market karena stok wippicream telah habis"
"Oh yah udah deh, Kayra kamu ke pergi ke Dokternya sama tante Gea aja yah"
"Iya deh mi gak apa-apa"
"Tapi tante Keano ikut juga yah_Keano.
"Oh Keano mau ikut juga yah kalau gitu Keano nya minta izin dulu dong sama Mami"
"Mami-mami Keano juga mau ikut yah nemenin Kayra sama tente Gea ke Dokter gigi, jarang-jarang kan Keano jalan-jalan ke Dokter gigi"
"hmm boleh deh tapi ada syarat."
"Syarat apa mi?''
"Keano gak boleh nakal ok''
"Siap mi Keano janji"
"yauda yuk kita tunggu apa lagi, ayo kita berangkat_Gea.
*
*
__ADS_1
*
*
*
*
Karena Dokter gigi di dekat rumah mereka tutup jadi Gea mengajak Keano dan kayra kerumah sakit besar
Di kotanya. Dan kebetulan juga di sana terdapat banyak Dokter gigi.
Kini Kayra telah berada di ruangan Dokter gigi sedangkan Keano dan Gea sedang berada di ruang tunggu. sedari tadi Kayra hanya menahan takut serta gugup. Ia beberapa kali menelan ludahnya sendiri ketika ia melihat sang Dokter sedang memakai masker yang menutupi mulutnya. Lalu apa yang hati kecil Kayra pikirkan ia melihat itu seperti saat ia pernah menonton film psikopat jadi Kayra mengira Dokter itu adalah seorang psikopat di tambah lagi ketakutannya bertambah di saat Dokter itu menatapnya tajam sambil memegang 10 suntikan. Kayra berteriak kencang kemudian ia langsung berlari ke luar ruangan.
"Tidaak!!……… Mammiiiii……… Kayra takut..."
Gea dan Keano heran kenapa Kayra tiba-tiba berlari ketakutan. Kayra berlari ketakutan melewati mereka berdua.
''Loh Kayra kenapa Ke? Tanya Gea.
"tidak tau tan, yauda tante tunggu di sini aja yah. Biar Keano yang kejar Kayra". Setelah mengatakan kalimat itu Keano langsung mengambil langkah 1000.
Kayra berlari terus tanpa henti di rumah sakit sebesar ini. Karena lari tanpa melihat-lihat tubuh Kayra pun terhenti karena bertabrakan dengan seorang pria tampan bertubuh tinggi.
Sebenarnya bukan tabrakan biasa tanpa sengaja Kayra menabrak sang pria seakan memeluk.
"Hei apa kamu baik-baik saja gadis manis?'' tanya sang pria begitu lembut sebari tersenyum.
Kayra hanya dan berusaha sedikit menjauh dari pria yang ada di depan nya itu. Tapi entah kenapa mata Kayra tidak perna lepas dari pandangan pria yang ada di depan nya itu.
Keano kini sudah menemui adiknya lalu menghampirinya.
"Oh ya ampun Kayra kamu kenapa lari, cepat ayo kembali lagi ke ruangan Dokter agar gigimu lek___ucapan Keano terhenti saat dirinya juga melihat pria di hadapan
nya. Untuk sesaat Keano terdiam, Keano menyentuh wajahnya sendiri, mata, hidung, serta bibir.
"Loh kok wajah om mirip dengan ku?"
"Oh yah benarkah wajah kita mirip, pria itu menelusuri setiap wajah yang di miliki Keano. Pria itu tersenyum sebari menyentuh lembut wajah Keano.
"Tapi sayang nya kamu lebih manis dan lebih tampan dari pada om"
Keano pun tersenyum. "Om benar buktinya teman-teman wanita yang
Ada di kelasku mereka semua mengidolakan ku karena wajahku ini tampan seperti papiku''
"benarkah lalu di mana papimu?
__ADS_1
"Kata mami, papi lagi sibuk kerja dan gak perna pulang"_Keano
"Tega sekali yah papi kalian itu, om doakan semoga papi kalian itu kena karma karena uda sia-siain anak-anak selucu kalian"
kayra yang sedari tadi hanya diam juga ikut mengeluarkan suaranya. "Tidak..., om salah besar, aku yakin papi pasti akan datang menjemput kami lalu kemudian mengajak kami pulang bersamanya"
Pria itu tidak menyangka bahwa gadis kecil secantik dia bisa cerewet juga seperti mengingatkan dirinya pada seseorang.
"Hey sorry om hanya bercanda, jangan di ambil hati ok". Pria itu mengusap lembut puncuk rambut Kayra dengan gemas.
"dan om mau tanya kenapa kamu berlari seperti orang ketakutan?
"aku takut, di dalam sana ada psikopat dia memakai masker yang menutupi mulutnya dan lebih parahnya lagi dia membawa 10 suntikan.
Pria yang belum di ketahui namanya itu pun tertawa ketika melihat tingkah polos Kayra.
"Hey Kayra sudah berapa kali aku bilang bahwa aku hanya membohongin mu, jadi kamu tidak akan ada yang menyuntik mu sampai 10_Keano.
"Hahaha kamu sangat lucu gadis cantik, emang nya kamu sakit apa?"
"Adikku ini sedang sakit gigi Dokter karena dia kebanyakan makan lolipop_Keano.
''Benarkah coba sini om periksa gigi nya. Ujar pria sambil menangkup kedua wajah Kayra untuk melihat giginya. Kayra pun perlahan membuka mulutnya.
"Om saran kamu harus mengurangin porsi lolipop kamunya, gigi kamu hanya sedikit berlubang"
"kenapa om bisa tau, apa om adalah seorang dokterP?_Keano.
Pria itu ingin menjawab pertanyaan dari Keano. Tapi tiba-tiba saja ada seseorang yang memanggil nya untuk
Lekas tiba di ruangan. Pria itu pun dengan berat hati harus meninggalkan dua anak kembar walau di pikirnya ada perasaan nyaman dan ingin meninggalkan mereka berdua.
Tersaat pria itu pergi Gea langsung datang menghampiri mereka.
"Astaga Keano, Kayra rupanya kalian disini, asal kalian tau tante begitu khawatir takut kalian itu kenapa-napa"
"iya maaf tan maafin kita yah_Keano.
"Yasudah mari kita antarkan adik kamu lagi ke ruang dokter"
"eh tunggu kayaknya rasa sakit di gigi
aku udah gak ada lagi, yah benar gigi aku udah sembuh tante"
"Apaa!! "Keano-Gea.
__ADS_1