
"Aku sungguh menyesal Jam, aku tidak tau bahwa Tara tidak bersalah"Ucap Kheno menyesalin.
"Baguslah jika kamu sudah mengetahui dan menyadari bahwa Tara tidak bersalah" kata James
"Tapi bisa kah kamu membantuku untuk membawa dia kembali bersama ku jam"
"maaf Khen, sayangnya aku tidak bisa memberi tahu di mana keberadaan istri mu karena aku telah berjanji dengan Tara bahwa aku tidak boleh memberi tahu siapa pun keberadaan nya termaksud kamu''
"kenapa?"Kheno
"Dia terlalu sakit hati saat kamu menamparnya dan terlebih lagi perasaanya sungguh hancur saat kamu sedikit pun tidak mempercainya"
Kheno mengingat kesalahannya, ia sungguh menyesal.
"Lalu aku harus bagaimana? aku benar-benar tidak tau, aku menyesal Jam"
"Apa kamu mempercai sebuah takdir? Jadi jika kamu benar-benar mencintai nya, dan Tara juga mencintai mu aku cukup yakin takdir akan mempersatukan kalian kembali jadi kamu tunggu saja itu"
Perkataan James kali ini cukup bijak dan dewasa sehinggah Kheno dapat tersentuh. James juga sangat ingin memberi tahu Kheno perihal anak nya tapi dirinya hanya bisa ikut menyimpan rahasia ini, jika sampai Kheno tau Tara memiliki dua anak kembar maka dirinya sangat yakin Kheno akan nekat mencari keberadaan Tara.
*flashback Kheno End*
TAra menyiapkan sarapan di atas meja bersama Gea yang selalu membantu perkerjaannya sesekali ia menunggu anak-anaknya keluar dari kamar untuk sarapan karena hari ini mereka akan pergi ke sekolah.
"Ge coba kamu lihat Keano dan Kayra di kamarnya, kenapa mereka lama sekali''
"iya baik mbak''
"tidak perlu memanggil kami mami, karena kami telah siap! seruh Keano dan Kayra yang baru saja keluar dari kamar nya.
Tara melihat kedua anak nya dengan senyum mengembang. Kerena mereka bisa mengurus diri mereka sendiri walau tanpa di bantu maminya atau pun Gea.
__ADS_1
"Wau kalian sangat hebat, walau tanpa bantuan mami dan tante kalian telah belajar mengurus diri kalian sendiri dengan begitu rapi"
"ia dong Tante, kita kan udah gede jadi harus sudah bisa mengurus diri sendiri iya kan Mam_Keano.
"Mami bangga dengan kalian"
"Mami tapi aku tidak bisa merapikan rambut panjang ku sendiri, bisakah mami kuncir rambut ku" pinta Kayra polos.
"Oh iya sayang, mami paham kok. Sini mami rapikan''
"Iya ini mi, kuncir rambutnya"
*
*
*
*
*
"Pagi semuanya, om datang nih... apa kalian semua sudah siap"
"Sudah siap dong om, ayo kita berangkat" ujar Keano semangat.
"Eh tunggu sebentar yah om, aku ingin mengambil sesuatu dulu ucap Kayra lalu segera pergi masuk ke kamar nya kembali.
"emangnya apa yang ingin Kayra ambil?" Tanya Tara pada semuanya.
Beberapa detik kemudian Kayra kembali dengan membawa 4 buah lolipop warna-warni. satu hal tentang K ayra ternyata gadis kecil itu sangatlah menyukai lolipop, jika ingin pergi kemana-mana gadis kecil tidak perna lupa untuk membawa lolipop seperti sekarang ia hampir saja lupa membawa lolipopnya tapi beruntung memorynya masih mengingatnya.
__ADS_1
"Kayra apa yang mami katakan, bukankah mami sudah bilang berhenti mengomsumsi Lolipop! atau bila tidak gigi mu akan sakit nantinya".
"Ya ampun mami aku sudah lama mengomsumsi Lolipop tapi lihat gigi
ku baik-baik saja kan. Tidak ada gejala sakit sama sekali mami, jadi mami jangan Khawatir"
"Kayra…___Tara.
"Kayra apa yang mami kamu katakan itu semua benar, kamu juga harus mengurangin jumlah Lolipop kamu" Ujar Irvan menasihati kayra.
"Baiklah aku akan memberikan dua lolipop ini pada om''
"tapi kenapa harus dua, kenapa tidak semuanya?
"tidak om biarkan dua lolipop ini aku simpan dan bila perlu aku akan memberikanya kepada teman-teman
Ku juga"
"hmm ok ,om percaya sama kamu"
"Kayra! awas saja yah nanti kalau gigi mu sampai sakit Maka dokter gigi akan mencabut gigi mu dengan 10 suntikan" Keano berusaha menakuti Kayra karena dia tau bahwa adiknya itu sangat takut dengan jarum suntik.
"Keano apa kamu lakukan, ingat jangan perna menakut-nakuti adikmu"_Gea.
"Hehehe ia tante, habisnya Kayra keras kepala sih susah di bilangin"
"Wleee" ejek Kayra mengejek sang kakak.
"Eh sudah-sudah kenapa jadi berantem ayo kita berangkat nanti kalian kesiangan"
"Iya deh om. Mi, tante, kita berangkat ke sekolah dulu yah." ujar mereka berpamitan.
__ADS_1
"Iya hati-hati yah sayang, eh kalian lupa sebelum berangkat cium pipi mami dulu dong_Tara.
"Oh iya mi lupa hehe. Emuachh"