Touch Me My Docter

Touch Me My Docter
Detik Detik Jebakan


__ADS_3

Tara melirik jam dinding yang menunjukan jam 8 malam. sudah 35 menit lamanya acara makan malam telah berakhir.


Tadinya sih ia ingin langsung mengatakan bahwa dirinya tenga hamil. Tapi dirinya harus menahannya karena keberadaan putri, jika sampai putri tau kabar baik ini, pasti wanita ular itu akan melakukan apa saja tanpa dirinya ketahui.


Selain mengadakan acara makan malam bersama ternyata keluarga ini


Juga mengadakan nonton movie bersama. Ini movie terbaru yang di bentuk seperti cd dan yang akan di putar melalui dvd.


Tara meminta Kheno untuk membuatkan Jus mangga untuknya entah kenapa Tara sangat menginginkan jus mangga, mungkin itu bawaan ibu hamil.


Dia terlihat sangat bosan karena sudah menunggu Kheno terlalu lama


Dan akhirnya Tara memutuskan untuk menyusul ke dapur.


Langkah kaki nya terdiam sejenak ketika ia mendengar suara pria dan wanita di halaman kolam renang. Tara langsung mengali kan pandangan nya.


Dan bertapa terkejutnya dirinya di kala Kheno dan putri tenga berpelukan. Yah tidak heran, bukan kah di saat pernikahan Tara dan Kheno, Kheno dan putri masih bebas menjalinkan hubungan pacaran.


Di tempati bersama jika pernikahan Kheno dan Tara terjadi bukan karena


Cinta tetapi sebuah paksaan. Jadi untuk apa Tara berharap lebih dari lelaki yang kini tenga memeluk mesra wanita itu.


Tara yang merasakan nya sungguh begitu tersiksa. Ia rasa hanya dirinya yang benar-benar tulus mencintai Kheno. Dan hati Kheno akan selalu untuk kekasihnya Putri.


Tidak tahan ketika melihat scene mesra itu terjadi, Tara pun langsung beranjak kembali menuju ruang tenga


Karena film nya akan segera di mulai.


*Flashback Kheno*


Kheno yang ingin pergi kedapur tiba-tiba saja ada yang menariknya menuju halaman kolam renang.


Dia adalah Putri.


Setelah sampai di kolam renang Putri langsung memeluk erat Tubuh Kheno.


"Sayang... aku sangat merindukan mu"

__ADS_1


"putri, apa Yang kamu lakukan kenapa kamu tiba-tiba memelukku"


"putri kamu bilang? kenapa kamu tidak memanggilku "sayang'' lagi?"


cukup aneh, tak biasanya ia memanggil nama Putri saja tanpa kata sayang. bahkan sedikit pun Kheno tak merasa bahwa dirinya merindukan sosok putri. Apa rasa cinta dan sayang nya kini telah sirnah. namun kini yang ada pikiran nya sendiri adalah Tara Kheno mulai menyayangin serta mencintai Tara melebihi rasa cintanya pada Putri. Mungkin malam ini adalah saat terbaik untuk mengakhiri ini semua.


Kheno mendorong tubuh putri agar terlepas dari pelukannya.


"maafkan aku, sebaiknya kita akhiri saja hubungan ini"


"Sayang ada apa dengan mu, kamu pasti sedang bercanda kan"


"Tidak aku serius Put, aku rasa di antara kita tidak ada lagi kecocokan dan aku juga telah memiliki seorang istri, jadi tolong mengerti lah"


Putri membuat air mata palsu. "Kenapa mudah sekali kamu berbicara seperti itu, sedangkan aku masih sangat mencintai mu. Dan bukankah kamu telah berjanji akan menceraikannya setelah itu menikahi ku. Lalu mana janji mu yang dulu" hiks hiks hiks.


"Aku akan memperbaiki semuanya. Percaya lah kamu gadis yang baik, kau juga pasti akan menemukan laki-laki yang jauh lebih baik dari ku"


putri menghelah nafas, sebari mengusap air matanya dengan usapan jempol. "Lalu apa kamu mencintai istri mu itu?


"Sepertinya itu akan terjadi."Ucap Kheno mantap.


Kheno mengangguk senyum. Lalu menarik tubuh putri kedalam pelukannya. Begitu pun putri membalas pelukan Kheno.


"Wanita itu benar-benar menjadi duri


Dalam hubungan ku dan Kheno. Dan karna nya juga Kheno berani memutuskan ku demi memilih wanita itu. Lihat saja malam ini juga kamu akan membayar semua sakit yang Ku rasa Tara Viola." Desis putri di dalam hati.


**********


Semua orang telah berkumpul di ruang tenga untuk menonton film yang akan di tonton. Jenis film yang akan di tonton adalah seperti film keluarga yang hurmoris.


Tara melihat Putri yang berusaha untuk mengambil posisi duduk di samping suaminya, ia pun kembali mengingat kejadian mesra beberapa menit yang lalu di kolam. Tara memang sengaja duduk berjauhan dari Kheno. Putri telah mengambil posisi duduk di samping Kheno bahkan wanita itu sengaja menautkan tangan nya di lengan Kheno.


Bahkan Tara sangat tidak ingin melihatnya. Rasanya dirinya mempunyai keinginan untuk pulang ke apartemen di banding melihat scane itu.


*kheno pov*

__ADS_1


Jujur aku merasa sangat risih dengan


Keberadaan putri yang duduk berdekatan dengan ku. Bahkan tangannya ia sengajakan di tautkan di lengan ku. Harusnya yang berada di sampingku, adalah Tara. Hey bahkan Tara kenapa ia seperti menghindari ku ada apa dengan nya. apa dia marah karena aku tidak membuatkan jus untuk nya. baiklah aku akan duduk saja di samping istri ku.


*kheno pov end*


Tara tiba-tiba terkejut dengan keberadaan Kheno yang tenga mengambil alih duduk di sampingnya.


"Kenapa kamu duduk sendirian, apa kamu marah pada ku karna aku tidak membuatkan jus untukmu''


''hahaha apa maksudmu, apa aku sedang terlihat marah?" Tara menjawab pertanyaan Kheno dengan senyum di ujung kalimat.


''Kenapa saat aku melihat mu malam ini aura mu sangat berbeda, kamu cantik.


"maaf tuan Kheno, jangan terlalu sering untuk menggoda ku"


"Menggoda mu? Lalu apa salah jika aku menggoda istri ku sendiri"


Sebaiknya saat ini lah mommen yang pas untuk mengatakan tentang kabar ini. Namun saat dirinya berusaha untuk bicara, Putri segera miminta Tante Vania untuk langsung memutar film yang akan di tonton, mungkin Putri risih melihat adegan mesra Kheno dan Tara


"ada yang ingin aku katakan pada mu khen, tapi bisa ka kita bicara empat mata"


"pertanyaan mu nampak terlihat serius, emang mau bertanya apa."


"akuu..


"Tante cepat putar saja cd nya, pasti kita semua sudah tidak sabaran untuk


Melihat filmnya"


"oh iya kamu benar Putri, baiklah kita tidak boleh menundanya lagi''


Vania beranjak dari duduknya dan mulai memulai dvd baru yang akan di tonton.


Leoding....


One...

__ADS_1


Two...


Three...


__ADS_2