
Selama di luar kota setidaknya Tara tidak sendiri dia juga di temanin oleh Gea gadis cantik yang berasal dari desa, selain cantik Gea juga memiliki sikap yang baik sama seperti Tara. Orang suruhan anak buah irvan itu cukup Mampu jika andalkan buktinya karena dialah yang telah membantu Tara memulai bisnis kue yang di beri nama Tara Cake.
Kini kehamilan Tara telah memasuki masa 9 bulan dan yang benar saja saat
Sedang melayani pembeli Kue perut nya tiba-tiba sangat sakit sepertinya dia akan melahirkan. Tara pun langsung di rumah sakit di temani oleh Gea.
Gea pun langsung memberi tahu irvan
Kalau Tara akan segera melahirkan.
"Halo, tuan dapat kah tuan ke rumah sakit Medika sekarang!" Ucap Gea dengan nada buru-buru.
"Ada apa, apa yang terjadi"
"mbak Tara tuan, mbak Tara sepertinya akan segera melahirkan"
"oh astaga! baiklah kamu cepat bantu dia sebentar aku akan kesana ok"
"baik tuan"
__ADS_1
*********
Sungguh apa yang di rasakan Tara saat ini, ini baru benar-benar pengalaman pertamanya. Ia tidak tau ternyata rasa sakit saat melahirkan itu lebih menyakitkan, apa lagi dirinya harus melahirkan tanpa adanya suami. Seperti saat ini Tara sedang berada di ruang persalinan.
Wanita itu menangis menahan sakit nya saat proses kelahiran sedang berlangsung keringat dingin mulai bercucuran, dalam tangisnya Tara selalu berdoa di dalam hati semoga tuhan mempermuda proses kelahiran nya.
Irvan telah sampai ke rumah sakit dan dia langsung menemui Gea yang sedang mondar-mandir cemas di depan pintu persalinan. Gea juga sangat perduli dengan Tara, karena Gea telah menganggap Tara sebagai kakak perempuan baginya.
"Gea bagaimana dengan kondisi Tara?"
"Ah tuan kamu sudah datang, mbak Tara masih ada di ruang persalinan Tuan"
"maaf tuan tapi saya__"
"sudahlah aku tau kamu cemas, tapi seperti itu lebih baik kamu duduk saja lalu berdoa agar Tara dan bayinya baik-baik saja"
Gea mengangguk sambil tersenyum kecil, ia pun menuruti apa yang telah di katakan irvan itu.
Tidak sampai dua jam akhirnya bayi yang telah Tara nantikan telah lahir tidak itu saja ternyata Tara tidak melahirkan satu bayi malainkan dua bayi kembar berjenis kelamin lelaki dan wanita.
__ADS_1
Tara tersenyum hangat ketika ia mendengar tangisan kedua bayinya, rasanya begitu haru, tapi ini haru bahagia.
Dokter langsung memberikan kedua bayi nya untuk Tara beri asi. Sedangkan Gea dan irvan yang berada di luar terasa legah setelah mendengar tangisan bayi, mereka yakin Tara telah berhasil melahirkan bayinya. Mereka berdua pun masuk karena dokter telah memperbolehkan mereka untuk melihat keadaan Tara dan bayinya.
"Selamat Tara akhirnya kamu telah berhasil menjadi seorang ibu"_Irvan.
"Iya terimakasih van_"Tara.
"Mbak selamat yah, Mereka sangat tampan dan juga sangat cantik sama seperti mbak"ujar Gea memuji.
"Tara apa kamu telah memberi nama untuk mereka berdua? Irvan bertanya.
"Emp...... sepertinya aku akan memberi nama mereka dengan nama yang entah kenapa tiba di pikiran ku
putriku akan ku beri nama Kayra dan
Putraku akan ku beri nama Keano."
"Wau itu adalah nama yang sangat cocok untuk mereka_Gea.
__ADS_1
Irvan dapat merasakan saat ia memandangi wajah Tara yang tersenyum cerah sambil memandangi kedua buah hatinya. Sebenarnya dirinya punya keinginan untuk menggantikan sosok Kheno untuk Tara serta menjadi sosok ayah untuk bayinya, tapi sepertinya Tara masih mencintai Kheno apalagi selama ini mereka belum bercerai.