Touch Me My Docter

Touch Me My Docter
Putri Di Penjara Kan


__ADS_3

Hentikan pernikahan ini!! teriak James di kerumunan banyak orang, terutama ia mengarakan hal ini ke Mempelai pria serta juga menatap benci mempelai wanita.


Kheno langsung turun ke stodium altar lalu menghampiri James dan Vania yang tidak tau apapun ikut mengekori Kheno dari belakang.


"Apa yang kamu lakukan! Kamu mengacaukan pernikahan ini!"Kheno   


Tidak ingin berbasa-basi James mendorong tubuh pria itu untuk menjokok di hadapan Kheno.


"Hey bajingan!! cepat kamu katakan yang sebenarnya kepada pria yang ada di hadapan mu ini!, Katakan yang sejujurnya atau bila tidak aku akan menghabisi kedua orang tuamu yang telah saya sekap di sebuah gudang.


Sungguh pria malang itu tidak bisa berbuat apa-apa bahkan dia sangat menyangin kedua orang tuanya. Dia kini menatap tajam seorang wanita yang masih berdiri manis masih di atas altar dengan wajah penuh ketakutan lagi pula selama satahun penuh ini wanita itu telah melupakan dirinya atau jarang sekali menghabiskan waktu dengannya. Pria itu yakin ini adalah saat yang pas agar Kheno tau sifat buruknya Putri, ia melakukan semuanya ini demi kedua orang tua nya yang menginginkan dirinya berubah menjadi lebih baik.


"Hei!! apa kamu lakukan, aku bilang Cepat katakan!!bentak James.


"Baik…  aku akan mengatakan semuanya."


"Tunggu apa maksud mu, kamu ingin mengatakan apa memangnya?tanya Vania.


"Aku cuma ingin mengatakan bahwa istrimu yang bernama Tara itu tidak lah bersalah, karena apa yang terjadi dengannya itu semua adalah jebakan


Wanita itu tunjuk pria itu pada Putri  di akhir Kalimat.


dalam keadaan wajah yang terlihat ketakukan Putri langsung turun menghampiri sih Pria.


"Sembarangan sekali kamu berbicara, bahkan aku tidak kenal siapa kamu!  Sayang…,  cepat kamu usir saja mereka. Aku yakin mereka semua adalah suruhan dari Tara untuk balik menjebak ku"


"Dasar wanita ular, hebat sekali kamu memutar balikan fakta asal kamu tau kamu tidak bisa menyangkal lagi hari karena kami juga akan membongkar semua kebusukan mu juga!"Clarisa ikut bicara.


"Hal buruk kamu bilang, bahkan sahabat kalian itu yang lebih buruk dan memalukan bukan aku''


"Emang apa yang telah di lakukan Putri? hal buruk, hal buruk apa?" Vania bertanya lagi.


"Sudahlah tante, Kheno ku sayang mereka hanya berbohong"


  


"Tidak justru wanita itu lah yang bohong asal kamu tau wanita yang akan menikah dengan mu itu sebenarnya dia adalah pacarku. Kami sudah 4 tahun menjalanin hubungan dan jika kamu tidak percaya saya juga memiliki foto-foto mesra kami berdua"


Clarisa tersenyum miring meremehkan putri, ia mengeluarkan beberapa lembar foto-foto Putri bersama pria itu dari dalam tasnya.


"Ini lihatah tante dan Kheno juga dapat melihatnya dari bukti-bukti itu"


sejenak foto-foto itu telah berpindah tangan ke Kheno dan Vania.


Kheno meremas beberapa foto tersebut lalu kemudian menatap sangar Putri.


"Jadi selama kita berpacaran rupanya kamu masih menjalinkan sebuah hubungan bersama pria ini, keterlaluan kamu!"

__ADS_1


"bukan itu saja Khen, kami juga membawa bukti lainnya juga"


James memberi isyarat dengan tepukan tangan menyuruh seseorang untuk masuk ke altar.


Yang benar saja ada dua pria yang sedang di pegangin oleh Kedua anak buahnya james. Dua orang itu adalah termaksud suruhannya Putri.


"Saya tidak menyuruh kalian semua untuk berbasa-basi dan cepat lakukan


Semuanya sesuai perintah saya ucap James tegas.


"Kau bukankah kamu seorang pria yang tidur bersama istri ku?'' tanya


Kheno pada salah satu pria yang dia yakinin wajahnya mirip sekali dengan seorang pria yang tidur bersama Tara.


Kheno memukul kuat pipi kanan pria itu dengan tangan kanannya yang sedang sakit. Kheno juga menarik kera baju sih pria dengan emosi.


"Katakan kepada ku siapa kamu sebenarnya!"


  


"a_ ampunin saya tuan, saya cuma di suruh oleh wanita itu agar tuan Kheno dan sang istri berpisah''


"Apa!" Kheno menatap Putri.


"Iya tuan sebenarnya istri tuan tidak


*Buggh*Kheno memukul pria itu sekali lagi hingga pelipis sang pria memar dan berdarah.


"Bajingan!! keparat!! Kenapa kau melakukan semua itu kepada istri ku


, kau tau karena kau aku jadi mengusir istriku sendiri!"


"ampunin saya tuaan, ampuan saya..."


"Bukan cuma itu saja, kami juga memiliki bukti bahkan yang lebih parah dari ini_James.


James segera menyuruh pria yang satu nya lagi untuk berbicara bukti terakhir.


"Hey cepat katakan_James .


*


*


*


*

__ADS_1


*


*


*


*


Sebenarnya pria terakhir berbicara bahwa dirinya lah dalang di balik.


apa kalian ingat waktu Vania akan di  tabrak sebuah mobil yang tidak di kenal? dan kejadian di mana Nenek nya Kheno terjatuh di kolam renang?


itu semua adalah kaki tangan nya Putri bearti Putri berniat akan menghabisi seluru Keluarga Kheno agar dia bisa leluasa mengusai seluru hartanya keluarga Kheno.


Putri tidak bisa berbuat apa-apa karena sebuah bukti telah jelas memojokan dia bersalah.


tapi dirinya tetap saja menyangkal.


"Tante tolong___   *PLAKK*


Sebuah tamparan keras berasal dari vania untuk Putri.


"Kamu mau menyangkal apa, semua bukti telah jelas!''


"tidak Tan___*PLAKK*


untuk yang kedua kali nya Vania menampar kedua pipi Putri.


"Masih tidak mau mengakui, semua bukti mengarah padamu. Tapi Kamu tetap menyangkal, saya mengirah kamu adalah wanita baik tapi sekarang tingkah lakumu jauh lebih buruk bak iblis!"


"hahaha bagaimana putri rasanya di pojokan seperti ini. kamu tau bahkan ini lah yang sempat di rasakan Tara waktu itu, dia merasa sulit karena tidak ada yang mempercayainya." ejek Clarisa.


Kini lelaki itu yang turun tangan dan balik menampar wajah Putri. dengan perasaan penuh emosi bahkan Kheno


Pun menangis penuh penyesalan.


"dasar wanita licik! ternyata benar yang di katakan Tara,kamu jahat! dan semua ini karena kamu, kamu telah memisahkan aku dengan istri ku yang begitu aku cintai, kenapa!, Kenapa! kamu melakukan semuanya!!"


Putri masih memegang pipinya yang  masih terasa sakit saat di tampar. Wajahnya memerah dan memanas. Tiba-tiba Putri mendorong tubuh Vania namun beruntung Kheno berhasil menahan beban tubuh ibunya agar tidak terjatuh.


Saat itu juga polisi datang. Untuk menangkap Putri dan ketiga suruhannya.


"eh apa-apaan ini, aku tidak bersalah, lepaskan aku, jangan menangkap ku, tangkap mereka, mereka semua telah memfitna ku! lepaskan aku!''


"tangkap saja pak... dan jangan lepaskan atau bila perlu kurung dia di rumah sakit jiwa agar dia dapat bertemu teman-temannya"Clarisa.


"Ah sialan, lihat saja nanti. Aku akan membalas kalian semua, ingat tunggu saja nanti!!_putri"

__ADS_1


__ADS_2