
Flashback
Suasana di kelas 2A menjadi tak terkendali karena Bu Mely belum datang untuk mengajar, semua murid tak bisa diam tanpa terkecuali Keano dan Kayra yang hanya duduk berdiam diri Keano menggambar sedangkan Kayra tersenyum memandangi dompet barunya yang menyerupai boneka beruang.
Beberapa murid perempuan kelas 6 yang sering kali membuat onar masuk ke dalam kelas itu, salah satu dari mereka mendatangin tempat duduk Kayra dan juga Keano.
"Hay, hallo murid baru kenalan dulu dong aku seorang murid kelas 6 yang terkenal di sekolah ini."
"Terus kalau murid kelas 6 emangnya kenapa?"Umpat Keano kepada ketiga murid perempuan itu.
"Hey, kalau baru kelas 2 sd jangan coba-coba ngelawan sama kakak kelas dong. Ingat siapa pun harus berhak kasih duit ke kita-kita."
"Enak aja, emangnya kalian siapa, kalian gak berhak minta uang ke kita."Ucap Kayra.
"Waah dompet kamu bagus tuh pasti banyak uangnya, siiniin"
Salah satu murid tersebut berusaha menarik dompet yang Kayra pegang, akan tetapi Kayra masih mempertahankan dompet tersebut di bantu oleh keano.
"Gak, mau.."
"Kalian pergi sana jangan gangguin adik aku yah.."
"Berhentih apa yang kalian semua lakukan!"Bu Mely tiba-tiba datang dan saat ini beliau berdiri di pembatas pintu.
__ADS_1
mereka semua pun kaget sehingga dompet yang Kayra pegang terjatuh ke arah lain.
"Kalian murid-murid kelas 6 kan?"
"Iya, Bu."
"Terus kalian semua ngapain buat onar di kelas ini, pokoknya Ibu tidak mau tau kalian harus kembali sekarang juga ke kelas kalian!"
"Baiklah, Bu."Kedatangan Bu Mely benar-benar telah menyelamatkan suasana, sehingga para murid kelas 6 itu pun segera beranjak dari kelas ini.
Bu Mely segera berjalan menghampiri kedua murid yang ia kenal itu. Namun sebelum itu Bu Mely mengambil dompet milik Kayra yang terjatuh ke lantai.
Rekseliting dompet tersebut nampaknya telah rusak sehingga beberapa benda keluar dari dompet itu, satu hal yang menjadi pusat perhatian adalah ada foto di dalam dompet Kayra dan langsung saja Bu Mely melihat foto tersebut.
"Apa ini foto kalian di waktu kecil?"
"Tidak Bu Mely, itu foto mami kita, dan kita sengaja membawa foto mami kecil setiap hari kesekolah."
"Apa jadi ini foto mami kalian..."
Jika ini foto Tara di waktu kecil bearti itu sama halnya dengan foto bayi yang ia ambil dari mama tirinya,dan itu artinya Tara adalah anak kandung dari mama Renita. Wajar saja wajah di foto ini nampak tidak asing.
Flashback End
__ADS_1
...****************...
Kini Kheno turun tangan, ia memeriksa keadaan Tara sendiri dengan peralalatan medis yang ia punya
Kemudian seulas senyuman bermunculan di bibir Kheno.
"Kenapa pak Dokter senyum-senyum sendiri?"Tara heran dan bertanya-tanya kepada Kheno.
"Apa kau punya taspack?"
"Yah perasaan aku punya dan hanya tersisa satu,"
"Sekarang coba kau pakai taspack itu,"
"Ha, apa sih maksud mu."
"Sudah lah coba lah itu sekarang juga."
Kheno membantu Tara untuk beranjak dari tempat tidur, sedangkan Tara masih tak mengerti sama sekali. Pada akhirnya ia pun menurut lalu mengambil alat tes kehamilan di dalam laci.
Kheno menjadi tidak sabaran ketika tau reaksi Tara saat selesai dari dalam kamar mandi nanti, Dan Kheno sengaja menyembunyikan berita bahagia ini dan menyuruh Tara sendiri untuk menyadarinya.
sebuah alat tes kehamilan telah selesai ia tes di air urinya, dan hasilnya.
__ADS_1
"Dua garis Biru"