Touch Me My Docter

Touch Me My Docter
Irvan berusaha Mencari Gea


__ADS_3

Di malam yang dingin dan dengan di temanin segalas coklat hangat Irvan bermain gitar di dalam kamarnya.


drrrtt....drrrr...drrr...


Bunyi dering telpon seketika membuat Irvan berhenti memulai aktivitasnya dan mulai mengambil hp miliknya di atas nakas.


Dengan senyuman mengembang lelaki mengangkat telpon dari Gea. karena tidak biasanya Gea menelpon pada pukul jam 9 malam ini.


"Hallo sayang...kangen yah.."


"Dokter Irvan hiks hiks hisk..."


"Lo ii bu ada bu, kenapa ibu menangis?"Tanya Irvan yang terlihat panik di ujung telpon.


"Gea, Dokter Irvan. Gea! Hiks hiks hiks"


"Iya bu, Gea kenapa?"


"Gea di bawa oleh juragan Bani dan kedua anak buahnya!"


"Apa bu! kalau begitu ibu jangan kemana-mana yah. ibu harus tetap berada di rumah nanti saya akan ke sana kerumah ibu!"


"iya dokter Irvan,hiks hiks hiks"Bu Marni tak kuasa menahan laju tangisnya, semua masalah ini di sebabkan karena ulahnya sendiri. kalau saja ia tidak terlilit hutang, maka juragan Bani tidak akan membawa Gea begitu saja.


Kali ini Irvan bersama pak lurah telah memarkirkan mobil di halaman depan rumah bu Marni. Lalu keluar lah bu Marni yang sudah berbalut dengan jaket.


"Dokter Irvan,pak lurah ayo tolong bantu saya untuk cari Gea!" Ucap Bu Marni yang telah dulu menghampiri keduanya.

__ADS_1


Dokter Irvan memegang kedua bahu bu Marni,


"Katakan apa yang sebenarnya terjadi bu!"


"Itu semua Murni dari kesalahan saya dokter, kalau saja saya tidak berhutang sama juragan Bani pasti Gea tidak akan di bawa begitu saja oleh juragan Bani."


Terlihat Irvan mengepalkan kedua tanganya bahkan raut wajahnya sekarang, memperlihatkan jika dia sangat marah pada juragan Bani yang telah membawa paksa orang yang di cintainya begitu saja.


"Pak lurah, ayo kalau begitu mari tunjukan kepada saya di mana rumah juragan Bani!"


"Baiklah Dokter Irvan saya tau di mana keberadaan juragan Bani,"Ujar pak lurah.


"Kalau begitu ayo kita temuai dia di rumahnya!"


"Baiklah Dokter Irvan, kalau begitu saya akan menunjukannya."


Setelah sampai di tempat juragan Bani sialnya kata beberapa istrinya mereka tidak tau di mana keberadaan juragan Bani. Dan kini tanpa kata menyerah Dokter Irvan mengendarai mobilnya dengan raut wajah yang sangat panik.


"Stop! Stop!"


Ssstt


Seketika Irvan mengerem mobilnya secara mendadak.


"Ada apa bu?"Tanya Irvan.


"Itu dokter, itu dua anak buah juragan Bani yang udah bawa Gea pergi bersama juragan Bani."

__ADS_1


Mendengar penjelasan Bu Marni langsung saja Irvan turun dari mobil dan menghampiri kedua anak buah juragan Bani yang saat ini tenga asyik tertawa sambil memakan gorengan.


"Di mana Gea!"Hardik Irvan sembari menarik baju mereka dari belakang.


Mereka berdua tersedak kaget saat mendapatkan perilaku yang tak terduga dari dokter Irvan.


"K-kita tidak tau di mana Gea berada!"ujar keduanya berbohong.


Kali ini bu Marni yang ikutan berbicara.


"Jangan bohong kalian, justru kalian kan yang udah bawa anak saya pergi!"


"Katakan di Mana Gea! Atau akan saya penjarakan kalian berdua!"Hardik Irvan dengan ancamannya.


"Kita tidak tau di mana Gea!"Mereka mengotot masih dalam rangka berbohong.


"ooh masih tidak mau mengaku! Oke pak lurah cepat panggilkan polisi sekarang juga!"Perintah Irvan pada pak lurah.


"Panggil saja apa kau pikir kita semua takut. Ingat kau tidak mempunyai bukti untuk memasukan kita berdua ke dalam penjara!"


Irvan yang semakin muak dengan tingkah keduanya ia kemudian menarik baju keduanya hingga kedua anak buah juragan Bani terhuyung ke belakang dan terjatuh.


"Bukti, apa kalian pikir aku bodoh. Apa kalian tidak tau aku diam-diam memasang cctv di bagian sudut ruangan tertentu. lihat aku sudah memiliki rekaman kalian berdua yang telah membawa Gea!"


Irvan menunjukan rekaman di hpnya pada mereka sehingga raut ketakutan muncul di wajah mereka.


"Katakan di mana Gea sekarang! Atau aku akan penggilkan polisi untuk menangkap kalian berdua!"Ancam Irvan sekali lagi.

__ADS_1


"Tolong ampuni kami dokter, ia kita akan mengakui perbuatan kita. Dan kita tau di mana Gea berada sekarang!"


"Good, kalau begitu ayo segera tunjukan!"Hentak Irvan pada keduanya.


__ADS_2