
Hari kedua menjadi nyonya besar di TaraCake tentunya Tara sangat bahagia toko kue yang saat ini Tara jalanin begitu ramai pembeli pada saat ini Tara sedang duduk di kursi kasir.
"Tara...!"Tara beranjak berdiri setelah tau siapa yang datang ke toko kue miliknya. Alhasil Tara menyuruh salah satu kasir untuk menggantikannya.
"Kue-kue mu ini begitu wangi, wanginya saja sampai di jalanan sebrang sana." ucap Clarisa yang baru saja datang.
"Hahaha kamu bisa aja ris, terus mana Aluna sama James suami mu?"
"Oh mereka berdua lagi di rumah ibu mertua ku dan makanya aku kesini mau beli kue untuk ibu mertua."
"Oh yah, ayo sini aku akan tunjuki kue yang enak yang pastinya rendah kolestrol cocok untuk mertua mu yang gula darah rendah."
"Waah Tara kau saja yang bukan menantu bisa tau apa penyakit mertua ku sedangkan aku."
"Iya dong Ris kan aku masih ingat, yauda yuk tunggu apa lagi."
Putri sekarang berada di dalam kamarnya tapi sebelum itu ia mengunci pintunya agar tidak ada yang melihat. Setelah pintu tertutup rapat ia pun mengeluarkan seluru belanjaannya yang baru saja ia beli dari pusat perbelanjaan.
__ADS_1
Wig rambut pendek,kaca mata,tahi lalat palsu,serta gigi kawat dan gigi palsu kelinci. Semua lengkap sesuai apa isi rencananya, kemudian Putri mencoba memakai beberapa benda yang ia beli tadi. 5 menit kemudian kini dirinya sukses menjadi orang lain.
Dengan penyamaran nya ini maka tidak akan ada orang yang bisa mengenali siapa dirinya.Putri memperhatikan tampilannya di depan kaca besar.
Bukan kah saat ini ia nampak seperti orang idiot lihatlah betapa besar tahi lalat di pipi kananya."Lihat Tara dengan ini aku pasti bisa masuk lagi ke dalam kehidupan mu tunggu dan lihat saja."
"Ra kan aku belinya cuma 1 kue terus kenapa kamu menambahkan beberapa kue varian!" Clarisa termangu dan tak percaya sambil melihat kue yang ada di dalam kresek yang ia pegang.
"Itu kue juga untuk Aluna gak usah bayar, anggap aja ini tlaktiran aku untuk mu dan sekali gus aku mau ngerayain toko baru aku."
"Yaampun Tara kau memang sahabat terbaiku terimakasih yah Ra, kamu baik banget" Clarisa sangat senang sehingga memeluk Tara sahabat baiknya itu.
"Iya ris hati-hati yah, pokoknya harus sering mampir yah."
"oke oke aku paham."
Selang beberapa lama Tara mendapati pesan dari Kheno, hal itu membuat Tara tersenyum sendiri.
__ADS_1
"Aku kangen kamu sayang, pengen cepet pulang tapi hari aku masih ada jadwal pasien jadi gak bisa."
Tara hanya mengirimkan Kheno emot berupa kata semangat.
"Kenapa hanya mengirim kan emot, apa kau tidak rindu pada ku?"
"Hari ini lumayan banyak pengunjung yang beli kue dan komentar positipnya mereka suka,"
"Aku ikut bahagia jika kau terlihat bahagia sayang."
"Aku kemungkinan akan pulang jam 3 sore setelah itu akan jemput kamu pulang."
"Lalu Keano dan Kayra apa sudah di jemput?"
"Keano dan Kayra kan ada supir yang akan menjemput mereka di saat aku sedang sibuk. Sudah dulu yah nanti kita lanjut lagi."
"Iya."
__ADS_1
Tara merenungi dirinya kemudian ia berpikir kenapa Kheno akhir-akhir ini jarang di rumah yah benar suaminya adalah dokter sudah di pastikan jika pekerjaan dokter tidak lah mudah sesuai apa yang saat ini Tara pikirkan.