Triple N Tuan De Vegas

Triple N Tuan De Vegas
Bertemu 'dengannya' (2)


__ADS_3

1 Minggu Kemudian


"Ayo sayang cepat turun dan sarapan nanti terlambat ke sekolah loh" panggil Elena sembari menyiapkan sarapan beserta makan siang untuk triple twins


"Baik mah" sahut mereka bersamaan. Beberapa saat kemudian terdengar suara langkah kaki turun dari tangga


"Kami sudah siap mah" ucap triple twins bersamaan


Elena menoleh dan melihat triple twins yang sudah rapi dengan setelan seragam "aduh anak-anak mamah sudah ganteng-ganteng dan cantik nih" ujar Elena dengan senyum lembutnya


"Iya dong mah kita kan anak-anak mamah tentu harus ganteng-ganteng dan cantik" Ucap Nayra


"Mamah juga cantik sekali dengan setelan seragam kantor" Timpal Narendra


Elena memakai dress hitam selutut dipadukan dengan blazer berwarna putih. Rambutnya yang digerai, memakai make up tipis dan tidak terlalu berlebihan menambah pesona kecantikan yang ia miliki.


"Terimakasih sayang" ujar Elena. "Ya sudah ayok kita sarapan dan segera berangkat nanti bisa telat kalau berlama-lama memuji mamah" lanjutnya


******************


Kini mereka berempat sudah berada di depan gerbang sekolah triple twins. Setelah Elena memberi beberapa petuah untuk anak-anaknya ia menciumi satu persatu kening triple twins


Triple twins pun masuk ke dalam area sekolah dengan melambai-lambaikan tangan mereka kepada Elena. Melihat triple twins yang sudah masuk ke sekolah dengan aman Elena langsung masuk ke dalam mobil dan berangkat bekerja kali ini ia berangkat sendiri tanpa ada sopir yang mengemudikan mobil, namun sebelum itu ia langsung memperbaiki penampilannya dengan menyanggul rambutnya dan memakai kacamata agar terlihat cupu


****************************


Dengan langkah tegap Elena memasuki perusahaan Vegas, ia menghampiri meja resepsionis "Permisi saya ingin menemui Presdir Vegas untuk rapat" ucap Elena dengan ramah


"Apakah anda sudah membuat janji nona?" Sahut wanita yang bekerja sebagai resepsionis dengan ramah tidak lupa dengan senyumannya


"Sudah nona, saya adalah Elena perwakilan perusahaan negara A yang akan membicarakan proyek dengan presdir anda"


"Baik nona Elena saya akan melaporkan kedatangan anda pada asisten presdir dulu, anda bisa menunggu di sofa disebelah sana" ucap resepsionis dengan menunjuk sofa yang tidak terlalu jauh dari meja resepsionis

__ADS_1


"Baiklah"


******************


Setelah beberapa saat sang resepsionis menghampiri Elena yang sedang duduk di sofa


"Nona Elena anda bisa langsung ke ruang rapat, saya akan mengantar anda ke ruangan tersebut" ucap sang resepsionis


"Baiklah mohon bantuannya"


Mereka berdua langsung memasuki lift dan menuju lantai 21 tempat dimana rapat dilangsungkan


"Terimakasih bantuannya Nona" ucap Elena dengan senyum lembutnya


"Sama-sama nona Elena, kalau begitu saya akan kembali dulu" jawab sang resepsionis, ia langsung turun ke lantai dasar dan melanjutkan tugasnya


Elena langsung melangkahkan kakinya menuju ruang rapat, terlihat sudah ada beberapa perwakilan lain yang berasal dari perusahaan yang berbeda. Elena pun memasuki ruangan tersebut dan duduk di salah satu kursi yang sudah disediakan


Semua orang yang ada didalam ruangan langsung memberi salam dengan membungkukan badan mereka. Vegas hanya menyahut dengan anggukan


Rapat pun dimulai, disini Vegas akan melihat perwakilan-perwakilan dari perusahaan mereka masing-masing yang akan mempresentasikan rancangan desain mereka


Vegas akan memilih salah satu perusahaan yang dia ajak kerjasama dengan syarat harus membuatnya tertarik dengan rancangan perusahaan tersebut


Kini waktunya Elena, ia menjadi urutan terakhir untuk mempresentasikan rancangannya


"Perkenalkan saya adalah Elena Thomson perwakilan perusahaan dari negara A"


Setelah perkenalan Elena pun langsung mempresentasikan rancangan yang ia buat


Sementara Vegas yang mendengar nama Elena langsung menoleh menatap seorang wanita didepannya, ia merasa kecewa karena yang ia dapatkan bukan Elena melainkan wanita yang terlihat cupu dengan sanggul dan kacamatanya


Namun ia merasa familiar dengan sosok wanita didepannya, setelah beberapa saat ia berfikir keras akhirnya dia mengambil kesimpulan

__ADS_1


'Oh ternyata kau disini sayang, kau tidak akan bisa membohongiku meskipun kau mengganti marga dan penampilanmu, mari kita lihat sampai kapan kau menyembunyikan dirimu dibalik penampilan cupumu ini' batin vegas dengan seringai dan menatap Elena dengan cermat


Sang asisten yang melihat ekspresi wajah sang tuan merasa sangat ngeri, ia pun mengikuti arah pandangan sang tuan yang mengarah ke seorang wanita dengan penampilan cupu namun ia juga merasa sedikit familiar dengan wanita tersebut


'apakah aku pernah bertemu dengannya? Kenapa aku seperti pernah melihatnya, tapi dimana? Kalau tidak salah tadi namanya Elena, apa jangan-jangan dia Nyonya Elena? Tapi nama nyonya Elena El Bacas bukan Elena Thomson' batin Williams, banyak sekali pertanyaan yang ada dipikirannya


Akhirnya Elena selesai mempresentasikan rancangannya, terdengar suara tepuk tangan dari lelaki yang duduk di kursi kebesaran ia adalah Vegas


Vegas pun berdiri dari duduknya dan berkata "aku puas dengan rancangan mu nona, baik aku akan bekerjasama dengan perusahaan mu untuk kontrak kita akan menandatanganinya setelah rapat selesai" ucap Vegas sembari mengulurkan tangannya


Elena pun menyambut uluran tangan tersebut "senang berbisnis dengan anda tuan" ujar Elena


Perwakilan-perwakilan yang mendengar itu sedikit tidak terima apalagi mereka kalah dari perwakilan yang berasal dari negara A namun apa daya mereka, mereka hanya bisa menerima kenyataan


Setelah rapat tersebut, perwakilan-perwakilan langsung pamit untuk kembali ke perusahaan masing-masing, mereka semua pun keluar dari ruangan tersebut kecuali Elena dan Vegas


Setelah ruangan tersebut sepi Vegas pun menyodorkan sebuah kertas "silahkan anda lihat kontak tersebut nona"


Elena pun mengambil kontrak tersebut dan mulai membacanya, setelah beberapa saat Elena pun langsung menandatangani kontrak tersebut


Saat akan melangkahkan kakinya keluar ruangan Elena mendengar namanya dipanggil, ia pun menoleh


"Nona Elena" panggil Vegas, ia pun langsung menghampiri Elena


"Apakah nanti malam anda senggang? Jika senggang saya ingin mengajak anda makan malam dan membahas proyek lebih lanjut" ucap Vegas


Elena mengangkat satu alisnya, ia bingung dengan ajakan dari Vegas


"Maaf tuan saya tidak bisa, permisi" ujar Elena


Setelah mengucapkan itu Elena segera keluar dari ruang tersebut


Vegas yang mendengar penolakan tersebut pun merasa sedikit kecewa, ia pun hanya menatap punggung Elena yang mulai menjaauh

__ADS_1


__ADS_2