
Di sebuah restoran terlihat seorang lelaki yang sedang memandangi perempuan di depannya. Perempuan tersebut terlihat kesal karena ulah dari lelaki tersebut yang membuat dia menjadi sorotan di perusahaan. Vegas tanpa rasa bersalah hanya memandangi Elena yang tengah kesal
'Imut' kata yang muncul dalam benak Vegas kala melihat ekspresi wajah milik Elena
Ingin rasanya Vegas segera membawa Elena untuk pulang kerumah dan mengurung nya di kamar seharian, namun niat tersebut hanya bisa ia urungkan karena ingin melihat sampai mana Elena akan terus berpura-pura dan menyamar seperti itu
Vegas terus memandangi wajah Elena sembari memakan sarapannya. Elena menjadi risih terus menerus diperhatikan seperti itu namun ia hanya bisa menahan dengan tangan terkepal
Andai saat ini dia tidak menyamar menjadi cupu, sudah dipastikan jika Elena akan menghajar Vegas sampai babak belur
*********************
"Apa?" Teriak Elena terkejut dengan perintah Vegas
"Kenapa kau teriak-teriak, aku hanya menyuruh mu untuk menjadi pendamping pesta nanti malam" Ucap Vegas
Elena dibuat kesal marah sampai darah nya mendidih sampai ke ubun-ubun, sungguh ia sangat kesal sudah ditarik menemani sarapan hingga menjadi sorotan di perusahaan. Ditambah setelah sarapan ia diberi perintah menjadi pasangan pesta, ohhh sungguh rasanya ingin menghajar Vegas saat ini
"Maaf tuan saya tidak bisa karena saya ada jadwal lain malam ini" ujar Elena sopan dan menampilkan wajah profesionalnya
"Ada acara apa kau? Berkencan dengan pacar mu?" Ucap Vegas dengan nada penuh interogasi
"Itu bukan urusan anda tuan karena ini kehidupan pribadi saya, kalau tidak ada lagi saya pamit kembali ke kantor karena banyak berkas yang menunggu saya" Elena segera bangkit dari tempat duduknya dan meninggalkan Vegas, namun saat ia akan melangkah, tangan nya dicekal oleh Vegas
Elena berbalik dan menatap Vegas dengan sorot mata tajam "ada yang anda perlukan lagi tuan" ucap Elena dengan lembut dan senyum yang dipaksakan
"Apakah kau sudah mempunyai kekasih?"
Elena mengenyitkan dahinya, apa maksud pertanyaan Vegas tadi "maaf tuan ini kehidupan pribadi saya dan sepertinya anda tidak perlu tahu saya punya kekasih atau tidak, kalau begitu permisi" Elena langsung menarik tangannya dari Vegas dan pergi keluar area restoran
__ADS_1
Vegas yang melihat kepergian Elena hanya tersenyum misterius
'akan kupastikan tidak ada laki-laki yang mendekati mu Elena, karena kau hanya milik ku seorang hanya milikku' seringai Vegas
**************************
"Bagaimana kak? Apakah sudah berhasil?"
"Sebentar kurang sedikit lagi" Narendra fokus dengan komputernya tidak lupa dengan gerakan jarinya yang semakin cepat.
"Berhasil" langsung saja Narendra mengambil data yang ia butuhkan dengan perasaan senang namun detik berikutnya ia terlihat panik dan lebih fokus ke komputernya. "Apakah aku ketahuan lagi?" Batin Narendra
Nathan dan Nayra yang melihat perubahan ekspresi sang kakak dibuat bingung
"Kak ada apa? Kenapa kau terlihat panik?" Tanya Nayra
"Kakak ketahuan lagi" jawab Narendra tanpa menoleh dan tetap fokus pada komputernya
"Kalian tenang saja, sebelum kakak mendapat serangan balik kakak su___" ucapan Narendra terpotong kala tiba-tiba komputer milik Narendra mengeluarkan asap hitam
"Kak apa yang terjadi?" Pekik Nathan dan Nayra
"Ayo kita cepat keluar" perintah Narendra
Mereka langsung keluar dari kamar tersebut dengan terbatuk-batuk
"Kak sebenarnya apa yang terjadi?" Tanya Nathan
"Kakak tadi ketahuan, dan ia langsung mengirim banyak virus ke komputer kakak oleh karena itu komputer kakak keluar asap hitam" jelas Narendra
__ADS_1
"Lalu bagaimana dengan data yang kita butuhkan?"
"Kalian tenang saja, tadi sebelum kakak mendapat serangan balik, kakak sudah mengirim data tersebut ke handphone kakak"
Nathan dan Nayra pun senang, mereka sampai lompat kegirangan kala mendengar hal tersebut. Narendra yang melihat hal itu hanya tersenyum dan menggeleng-gelengkan kepalanya karena tingkah kedua adiknya itu
Setelah itu mereka pun kembali ke kamar, membereskan kekacauan yang mereka buat dan melihat data-data yang berhasil didapatkan oleh Narendra di handphone
~Perusahaan Vegas, siang hari~
Vegas yang baru saja selesai makan siang dibuat terkejut kala membuka komputer yang ada di ruang kerjanya
"Sial" umpat Vegas
Dengan cepat Vegas langsung membangun pertahanan sistemnya, walaupun saat ia membuka komputer sudah mendapati jikalau beberapa data sudah dicuri
Dengan mempercepat gerakan jari-jarinya, ia berhasil memberi kejutan yang dapat membuat musuhnya kalah telak
"Terima kejutan ku bajingan kecil" seringai Vegas
Dengan sekali tombol 'kejutan' tersebut langsung terkirim pada Narendra yang membuat komputernya keluar asap hitam
"Hahahahahaha, aku menang lagi" tawa Vegas di ruanganya "pasti sekarang komputer mu keluar asap hitam bajingan kecil, hahahahaha"
Namun tawa tersebut langsung hilang kala mengingat jika sudah ada beberapa data yang berhasil dicuri, hal tersebut langsung menyulut kemarahannya
"Will cepat kau kumpulkan para anggota IT di perusahaan di ruang rapat" perintah Vegas lewat sambungan telepon
"Baik tuan"
__ADS_1
Jangan lupa beri like kalian 😉
See You 😘