Triple N Tuan De Vegas

Triple N Tuan De Vegas
Flashback (Ketenangan sebelum badai)


__ADS_3

Keesokan paginya, sekitar jam 8 pagi. Elvaro terbangun mendengar suara ketukan di pintu kamarnya


Tidak ingin membuat sang istri terganggu dengan tidurnya, ia langsung memakai celananya saja tanpa atasan dan membukakan pintu


"Kak, sudah waktunya sarapan. Kenapa kalian tidak turun" cecar Alexa


"Kau bisa sarapan terlebih dahulu. Kami akan sarapan di kamar saja"


Alexa mengenyitkan dahinya "Kau tidak bekerja? Lalu dimana kak Elena"


"Sebaiknya kamu segera sarapan dan pergi kuliah. Nanti terlambat"


Akhirnya Alexa menuruti perkataan sang kakak dan sarapan seorang diri. Sebenarnya ia merasa penasaran tapi ya sudahlah, karena sebentar lagi kuliahnya akan dimulai


Sementara di kamar, Elvaro langsung menelepon William jika hari ini dirinya tidak ke kantor. Jika ada dokumen yang perlu diperiksa, bisa diantarkan ke email nya


Seusai menelepon, ternyata Elena sudah bangun dari tidurnya. Dengan senyum nya, Elvaro langsung mendekati sang istri dan mengecup bibir nya "Morning kiss"


Wajah Elena memerah seperti kepiting rebus "Menyingkir lah, aku ingin mandi" ujarnya mendorong dada bidang sang suami


Baru saja menginjakkan kakinya di lantai, Elena langsung limbung tapi untung saja Elvaro dengan sigap menangkap Elena


Langsung saja Elvaro mengendong Elena ala bridal style dan membawanya ke kamar mandi


"Apa yang kau lakukan, biarkan aku turun" pekik Elena


"Tidak akan, aku tau jika tubuh mu terasa sakit. Jadi lebih baik kita mandi bersama"


Sungguh kini wajah Elena sudah seperti kepiting rebus. Saking malunya ia menduselkan wajahnya di dada bidang Elvaro


Keduanya pun mandi bersama, hanya mandi tanpa melakukan hal lain. Setelah berganti pakaian, mereka sarapan bersama di dalam kamar


***


Semakin hari hubungan keduanya semakin romantis. Tapi mereka tidak tau jika suatu hal buruk akan terjadi sebentar lagi


Tanpa mereka sadari, ada seorang wanita yang terus memantau mereka "Aku akan memisahkan kalian, Elvaro hanyalah milikku seorang" gumamnya


Siang ini, Elena sengaja membuat makan siang dan mengantar nya ke perusahaan sang suami


Semua pekerja yang sudah mengetahui Elena adalah istri sang CEO, menundukkan kepala mereka menghormatinya


Sungguh Elena sendiri canggung jika seperti ini. Tapi apa boleh buat, dirinya tuan mungkin memarahi mereka. Jadi biarkan saja


Dengan langkah riang, Elena sampai di lantai tempat Elvaro. Ia heran melihat di lantai itu sepi, karena biasanya ada William


Mungkin sedang ada pekerjaan pikirnya. Saat akan membuka pintu, dirinya langsung berhenti mendengar percakapan di dalam melalui celah pintu

__ADS_1


"Varo, aku mencintaimu" teriak seorang perempuan


"Tapi aku tidak" tegas Elvaro


"Aku mengandung Varo, mengandung anak kita"


Air mata lolos mengalir di pipi Elena. Dirinya tersenyum kecut, lalu dengan kasar mengusap pipinya. Dengan penuh amarah, Elena pergi dari sana


Saat hampir sampai di lift, ternyata William baru saja keluar dari lift


"Selamat siang nyonya, anda ingin bertemu tuan" sapa William


Elena tersenyum dengan paksa "Aku pergi dulu Will" setelah itu langsung memasuki lift


William mengenyitkan dahinya melihat raut Elena yang tidak seperti biasanya


Sementara di dalam ruangan, perempuan itu tersenyum senang kala melirik jika istri Elvaro mendengar ucapannya


"Cepat kau pergi dari sini" usir Elvaro


Elvaro sedikit terkejut melihat perempuan didepannya menurut dan langsung pergi dari sana. Tapi ya sudahlah, lebih baik dirinya bekerja dan segera kembali untuk menemui sang istri


***


"Bagaimana Rei? Kau sudah menemukannya" tanya pria paruh baya pada seorang pemuda di depannya


"Kita pergi sekarang" ajak pria paruh baya itu


Dua laki-laki berbeda generasi itu, pergi ke bandara dan bersiap terbang ke Rusia


***


Di dalam kamar, Elena terus menangis merutuki kebodohannya yang mudah jatuh cinta


Ting


Sebuah pesan masuk ke ponselnya, ketika membuka dirinya terkejut melihat vidio didepannya. Belum sempat rasa keterkejutannya hilang, segerombol orang tak dikenal memakai jubah hitam dan penutup wajah masuk


Mereka langsung memberikan obat bius dan membawa Elena keluar dari masion tanpa ada yang curiga


Elvaro yang baru saja sampai di rumah, ia langsung mencari keberadaan sang istri. Ia ingin menjelaskan tentang perempuan yang datang ke perusahaannya tadi. Dirinya sangat terkejut ketika mendengar laporan dari William jika Elena baru saja pergi


Entah kenapa firasat nya mengatakan hal buruk. Ia langsung pergi ke kamarnya, namun tidak menemukan keberadaan sang istri. Tanpa sengaja mata Elvaro melihat sepucuk surat dan disampingnya terdapat ponsel Elena


Ketika membuka ponsel sang istri, ia langsung disuguhkan video tentang dirinya yang melakukan hal tak senonoh bersama Calista, mantannya yang datang tadi siang


Dengan panik, Elvaro membuka surat itu dan membacanya. Lututnya terasa sangat lemas dan langsung terduduk. Detik berikutnya, Elvaro langsung menelepon kedua sahabatnya William dan Juan

__ADS_1


Tidak membutuhkan waktu lama, William dan Juan telah sampai. Mereka terkejut melihat Elvaro yang terduduk di lantai dengan tatapan kosongnya


"Apa yang terjadi varo?" tanya Juan


Elvaro tidak menjawab dan memberikan ponsel beserta surat tadi


"Kau benar-benar tidak melakukannya kan?" tanya William penuh selidik


"Tentu saja tidak" teriak Elvaro mengusap wajahnya kasar "Apa yang harus kulakukan, aku tidak bisa melepaskannya" lanjutnya


"Sepertinya ini disengaja, ada seseorang yang ingin memisahkan kalian" alibi Juan merasa janggal karena sepertinya semua serba kebetulan


Elvaro mengepalkan tangannya, sepertinya dia tau siapa yang melakukan hal ini "Will, perintah kan bodyguard untuk mencari keberadaan Calista. Aku yakin ini semua adalah perbuatannya"


Juan terkejut mendengar nama Calista "Dia kembali?"


"Ya, bahkan dia mengaku hamil anakku padahal kami tidak pernah melakukan hal itu"


"Woww, mantanmu itu sungguh sangat licik" puji Juan, dalam pikiran nya kini Calista lah yang melakukan hal ini


"Jangan menyebutkan namanya, aku sungguh muak setelah memergokinya berselingkuh saat itu" ketus Elvaro


Juan mengangguk paham, dirinya tau bagaimana hubungan Elvaro dan Calista dulu. Mereka menjalin hubungan kasih, tapi saat Elvaro ingin memberikan kejutan ke apartemen Calista. Justru disuguhkan dengan Calista berselingkuh. Dan detik itu juga Elvaro memutuskan hubungannya dengan Calista. Tentu saja Calista tidak menerima, tapi dengan ancaman akan menghancurkan keluarganya. Akhirnya Calista menghilang dari dari hadapan Elvaro dan pergi keluar negeri


Tapi entah kenapa bisa perempuan itu kembali lagi kesini


Sementara di sebuah hutan, terdapat sebuah rumah kecil yang terlihat tidak terurus. Elena terikat di kursi dengan mulutnya yang di sumpal


Air matanya terus keluar mencoba melepaskan diri tapi usahanya tidak membuahkan hasil


Seorang wanita dengan pakaian mini masuk ke dalam ruangan tempat Elena disekap. Wanita itu adalah Calista yang sedang tersenyum miring melihat keadaan Elena yang mengenaskan


"Aku tidak ingin berbasa-basi, kau dengar ya. Mulai saat ini akulah nyonya De Vegas, dan kau tau didalam perut ku ada buat hatiku dengan Elvaro" ucap Calista lalu pergi dari sana


Elena semakin menangis, dan mencoba melepaskan tali yang mengikat dirinya dengan pecahan kaca disampingnya


Sementara di luar ruangan, Calista menatap segerombolan pria yang menculik Elena. "Bayaran kalian akan ku kirimkan, dan sekarang Silahkan bersenang-senang dengan wanita yang ada didalamnya" lalu ia pergi dari sana


Segerombolan pria itu tersenyum senang, dan langsung memasuki ruangan tapi nihil. Tidak ada siapapun. Mereka mengeram marah dan langsung pergi menyusuri hutan untuk mencari Elena


Bersambung~


Okey para reader, harap bersabar okey. Karena sebentar lagi cerita flashback nya hampir selesai


Jadi jangan lupa tinggalkan like dan komen kalian ๐Ÿ˜‰ Dan jangan lupa vote okey


Happy Reading (โ‰งโ–ฝโ‰ฆ)

__ADS_1


See You ๐Ÿ˜˜


__ADS_2