Triple N Tuan De Vegas

Triple N Tuan De Vegas
Meretas


__ADS_3

"Kakak juga tidak tau, karena itu kakak mengajak kalian meretas data milik papah, siapa tau nanti kita menemukan alasan mamah pergi dari papah dan jawaban dari pertanyaan mu"


Nathan dan Nayra manggut-manggut tanda mengerti


Narendra baru melancarkan aksinya hari ini. Kenapa tidak dari 1 Minggu yang lalu? Karena komputer milik Narendra baru datang pagi ini, sementara untuk meretas rekaman yang ia butuhkan Narendra hanya menggunakan ipad. Pikir Narendra meretas data pribadi sang papah akan membutuhkan komputer daripada iPad karena pasti keamanannya sangat ketat dan susah untuk diretas


Kini Narendra mulai melancarkan aksinya, matanya fokus menatap komputer dan mulai memasukkan kode-kode aneh pada alamat surel


Sementara Nathan dan Nayra fokus menatap layar komputer meskipun mereka tidak tau tentang IT. Dan sesekali melihat jari kakak mereka yang cekatan pada keyboard


Kini Narendra mulai tersenyum kala hampir mendapatkan apa yang ia inginkan, namun detik berikutnya wajahnya terlihat murung dan panik karena tiba-tiba ia mendapatkan serangan balik dari sang papah, secepatnya Narendra langsung merubah ekspresinya ke mode sangat serius. Narendra pun langsung menambah kecepatan jari nya pada keyboard dan kembali menyerang sang papah dengan mengirimkan virus. Dan terjadilah aksi saling menyerang antara Narendra dan sang papah. 'Mari kita lihat siapa yang menang Me or you?' batin Narendra


Nathan dan Nayra yang melihat gerakan jari sang kakak yang sangat cepat dari sebelumnya dibuat bingung


"Kak kenapa layar komputernya tertulis 'eror' ?" Tanya Nathan


"Papah menyerang kakak, dia tau kalau kakak meretas data pribadinya" jawab Narendra tanpa menoleh dan tetap fokus pada layar komputernya


Seketika Nathan dan Nayra ikut panik, hingga Nathan mengatakan sesuatu yang membuat mereka tambah panik


"Kak mamah sedang menuju ke kamar kita, dan sekarang mulai naik tangga" ujar Nathan, ia sangat panik karena takut sang mamah marah karena mereka tidak tidur.


Bagaimana Nathan tau jika Elena menuju ke kamar mereka? Jelas Nathan tau karena ia memiliki indera pendengaran yang sangat tajam, mungkin karena latihan bela dirinya yang membuat dia bisa memiliki kemampuan itu


Seketika kepanikan terjadi, Narendra langsung menghentikan komputernya dan mematikan komputer tersebut. Sebenarnya ia sedikit merasa kesal karena harus menghentikan aksinya meretas, jujur saja kalau Narendra merasa senang karena mendapat lawan yang sepadan dan bisa menyeimbanginya. Namun apa dayanya, ia harus menghentikan aksinya daripada sang mamah marah karena ia belum tidur, dan juga ia tidak ingin menyeret adiknya karena masalah yang ia timbulkan


"Kalian cepat kembali ke kamar dan tidur kita akan melanjutkannya besok" ujar Narendra

__ADS_1


Nathan dan Nayra pun mengangguk mengerti dan langsung menuju kamar masing-masing. Dengan langkah pelan mereka membuka pintu kamar mereka dan kembali ke ranjang untuk tidur


Kini Elena sudah berada di lantai 2, ia langsung menuju ke kamar triple twins. Sebenarnya tadi ia sudah tertidur namun tiba-tiba ia bermimpi buruk kalau triple twins dibawa pergi oleh papah kandung mereka, dan karena itulah ia ke kamar triple twins untuk memastikan mereka ada di kamar masing-masing


Elena tersenyum kala melihat triple twins yang tertidur lelap, ia hanya berdoa agar mimpi buruknya tidak terjadi. Elena pun kembali ke kamarnya dan mulai tidur


Setelah kepergian Elena triple twins pun sedikit membuka mata mereka 'maafkan kami mah karena berpura-pura tidur' batin mereka


Mereka pun langsung memejamkan mata dan mulai terbang ke dunia mimpi


~Masion Keluarga De Vegas~


Terlihat Elvaro baru keluar dari kamar mandi sehabis membersihkan tubuhnya, ia sebenarnya ingin langsung istirahat. Akan tetapi ia terus terbayang wajah Elena dan tidak bisa memejamkan matanya, sehingga ia memutuskan untuk pergi ke ruang kerjanya untuk memeriksa beberapa dokumen yang sudah dikirimkan oleh Will


Elvaro langsung menyalakan komputernya untuk memeriksa beberapa dokumen di alamat surelnya, tetapi dia malah menemukan bahwa sistem yang dia buat hampir berhasil diretas oleh seseorang


"Wah sepertinya ada bajingan kecil yang ingin mengantarkan nyawanya padaku" seringai muncul bibirnya, dengan konsentrasi ia menambahkan kecepatan jarinya


"Sepertinya aku tidak bisa meremehkan mu bajingan kecil" Elvaro semakin bertambah semangat kala lawan nya saat ini sangat ahli dan pintar, baru pertama kali ini dirinya mendapatkan lawan yang sepadan yang mampu membuat dirinya hampir kewalahan


Ketika ia akan mengirimkan serangan balik yang dapat membuat musuhnya kalah telak, dia dibuat bingung dengan lawannya karena berhenti di tengah jalan


"Apa yang terjadi? Kenapa bajingan kecil itu berhenti meretas?" Gumamnya dengan kening berkerut


Tidak ingin mengambil pusing akhirnya ia memilih untuk membangun sistem keamanannya dan memperkuat sistemnya agar tidak dapat diretas kembali


***

__ADS_1


"Will cepat kau cari tau bajingan kecil yang meretas sistem ku!" Perintah Elvaro ketika sambungan telepon sudah tersambung pada William


Will yang baru bangun dari tidurnya karena mendapat panggilan telepon pada tengah malam, ketika sudah diangkat yang ia dapatkan hanyalah perintah mencari 'bajingan kecil'


"Bajingan kecil?" Will mengerutkan dahinya


"Bajingan kecil yang sudah mengganggu ku malam-malam, kau harus menemukannya dan besok pagi aku mau ada laporan" Elvaro langsung memutus sambungan sepihak


Will yang mendapat tugas itu berdecak kesal, sudah dibangunkan malam-malam dan diberi perintah untuk mencari bajingan kecil dan harus ada laporan besok pagi


"Oh Tuhan mengapa kau memberiku bos yang seperti ini" gumam Will, sungguh ia sangat kesal dengan Elvaro yang selalu memberinya perintah tanpa melihat waktu. Jika begini terus kapan ia bisa menemukan cintanya, sedangkan setiap hari selalu diberi perintah dan tugas tanpa melihat waktu. Ohh ayolah ini sudah diluar jam kerja


(Kasian ya Will dapat bos yang seperti itu xixixi_author)


Dengan perasaan kesal, Will pun segera mengerjakan tugas dari bosnya dibarengi dengan menyumpah serapahi sang boss


Sementara Elvaro, setelah selesai memberi perintah pada Will, ia berlalu pergi keluar dari ruang kerjanya menuju kamar untuk tidur. Entah kenapa setelah aksi saling serang dengan 'bajingan kecil' itu ia merasa kantuk


Dia juga sangat tidak sabar ingin segera mengetahui identitas 'bajingan kecil' besok pagi


Bersambung~


Tinggalkan komen dan like kalian, jangan lupa dimasukkan ke novel favorit ya๐Ÿ˜‰


Happy Reading (โ‰งโ–ฝโ‰ฆ)


See You ๐Ÿ˜˜

__ADS_1


__ADS_2