
"Wow, easy man. Aku hanya bercanda saja" jawab Juan dengan mengangkat kedua tangannya sebatas dada. Memberikan isyarat agar Elvaro tenang
"Asal kamu tahu, aku tidak suka dengan apa yang kamu pikirkan soal istriku" jawab Elvaro dengan kemarahan yang tidak bisa ia tutupi dengan rahangnya yang mengeras
"Mulai posesif huh?" tanya Juan sarkas
"Sudah sudah! Chill man tenangkan dirimu Varo, Juan hanya bercanda" salah satu temannya berusaha mencairkan suasana dengan memenangkan dua sahabat itu
Biasanya Elvaro tidak seperti itu, bahkan ia tak peduli jika ada perempuan yang melemparkan dirinya pada Elvaro. Elvaro selalu terkesan acuh dan dingin
"Sekarang semua tahu, tak ada yang boleh memikirkan istriku walaupun hanya sebentar" ucap Elvaro dengan begitu jelasnya. Lantas ia berdiri dan meninggalkan meja teman-temannya dengan perasaan kacau tak karuan
Elvaro berjalan menemui koleganya yang lain, dengan mata terus tertuju pada Elena. Meskipun dari kejauhan dan terhalang oleh keramaian orang, tapi ke dua mata Elvaro tak dapat mengalihkan pandangannya dari Elena
'Apa yang kau lakukan padaku huh?' tanya Elvaro dalam hati. 'Kenapa aku selalu ingin melihat ke arahnya' lanjutnya lagi
Mata Elvaro membulat ketika melihat Elena dihampiri oleh seorang lelaki yang sepertinya mengenal Elena
Disisi Elena, ia sedang berbincang dengan temannya Jasmine. Tiba-tiba ada seorang lelaki yang menghampirinya
"Elena" panggil seseorang dari belakang
Elena pun menoleh, matanya langsung membulat ketika melihat orang yang memanggilnya "Kak Rio" gumam Elena. Langsung saja Elena berdiri menghadap
"Lama tak berjumpa, aku tidak menyangka akan bertemu dengan mu disini. Lebih mengejutkan ternyata kamu sudah menikah" Rio pun mengulurkan tangannya, ada tersirat nada sedih di ucapannya
Elena pun menyambut uluran tangan tersebut "Aku juga tidak menyangka akan bertemu denganmu lagi. Terakhir kita bertemu bukankah saat acara wisuda" ucap Elena dengan senyumannya "Oh bagaimana kabar kakak? Aku harap kakak baik-baik saja" lanjutnya
"Yah aku baik, setelah lulus aku melanjutkan pendidikan ku di luar negeri. Baru seminggu ini kembali ke negara ini" ucap Rio
"Bagaimana kamu bisa berada disini?" tanya Elena pada Rio
"Ayahku adalah kolega tuan Vegas" jawab Rio singkat
"Kamu datang dengan siapa?" tanya Elena
__ADS_1
"A..aku datang sendirian" jawab Rio kikuk
"El aku pamit dulu ke toilet" pamit Jasmine pada Elena sehingga meninggalkan Elena dan Rio berdua saja
"Sebaiknya kau cepat cari pasangan, jangan terus melajang" ucap Elena dengan nada bercanda. Rio hanya menanggapi dengan senyum kikuk nya
'Bagaimana bisa, jika orang yang kucintai telah bersanding dengan orang lain' batin Rio dalam hati
"Kamu terlihat sangat cantik Elena, aku hampir tidak mengenalimu" ucap Rio tulus dan terus menatapi wajah Elena dengan seksama. Ia tersenyum kagum karenanya
"Tentu saja istriku sangat cantik" jawab Elvaro tiba-tiba
Elvaro melingkarkan tangannya di pinggang ramping Elena dan menarik gadis itu agar mendekat padanya. Kini tubuh keduanya saling menempel satu sama lain. Elvaro memeluk Elena dengan penuh rasa posesif, seolah-olah mengatakan pada Rio jika Elena adalah miliknya seorang
***
Pesta telah usai dan Elena pun telah memasuki kamarnya. Sebetulnya ini adalah kamar Elvaro yang disulap menjadi kamar pengantin dengan banyak kelopak bunga mawar yang bertaburan.
Elena sendirian di kamar itu karena Elvaro masih berada di lantai bawah berbicara dengan kerabat dan koleganya
Mau tak mau, suka tak suka kini Elena adalah seorang istri dari Elvaro De Vegas. Ia telah terikat dengan lelaki itu untuk selamanya sesuai janji pernikahan yang tadi dibacakannya. Ia pun menghela nafas
Elena mulai membersihkan riasan natural diwajahnya kemudian membersihkan diri di kamar mandi milik Elvaro yang super mewah itu.
Untuk beberapa waktu Elena memanjakan dirinya disana. Berendam dalam air hangat guna melepaskan rasa lelah juga stresnya.
Ketika sudah terasa lebih segar Elena bangkit dan baru menyadari dirinya tak membawa baju ganti. Disana hanya ada gulungan handuk dan juga bathrobe (kimono mandi) milik Elvaro.
Elena memutuskan untuk memakai kimono mandi itu dan keluar dari ruangan itu secepatnya guna berganti baju sebelum Elvaro datang.
Bersamaan Elena membuka pintu kamar mandi, ternyata Elvaro juga baru masuk ke kamar
"Maaf aku memakai handuk mu karena aku tak membawa baju ganti kedalam kamar mandi" ucap Elena terbata-bata karena merasa tak enak pada Elvaro.
Elvaro terdiam sesaat, kemudian ia mulai melangkahkan kakinya mendekati Elena.
__ADS_1
Elena yang merasa terintimidasi berjalan mundur berusaha menjauhi Elvaro. Namun semakin Elena menjauh, Elvaro semakin berjalan mendekati.
Elena terus berjalan mundur hingga tanpa disadarinya ia sudah berada di sisi ranjang dan langsung terduduk
Elvaro menatap lekat wajah Elena dan mendaratkan kedua tangannya di sisi Elena sehingga ia memenjarakan tubuh Elena dengan kedua tangan kekarnya
"Bisakah kamu tidak sedekat ini?" tanya Elena gugup dengan menelan saliva nya karena kini Elvaro menundukkan kepalanya. Dahi dan ujung hidung mereka hampir saing bersentuhan. Hembusan nafas hangat yang berasal dari bibir Elvaro yang beraroma mint bisa Elena rasakan di bibirnya
Bukannya menjauh, Elvaro semakin mendekat hingga kini ia sudah menindih tubuh Elena.
Mata Elena melotot melihat tindakan Elvaro, tangannya bergetar semakin mencengkram erat bagian atas kain kimono agar Elvaro tak melihat aset pribadi miliknya
"Apakah kamu mencoba menggoda ku?" tanya Elvaro dengan suara seraknya
"Apa?!!" teriak Elena, matanya langsung menatap tajam Elvaro
Elvaro langsung meraup bibir Elena dan menciumnya lebih dalam
Elena sontak memukul punggung Elvaro agar ia dilepaskan, namun bukannya dilepaskan Elvaro malah memperdalam ciuman tersebut
"Hmpppphh" Elena mencoba melepaskan tautan bibirnya karena sudah hampir kehabisan nafas
Akhirnya tautan bibir mereka terlepas, Elena sontak langsung menghirup udara sebanyak-banyaknya
"Cepat kau pakai bajumu, sebelum aku melakukan lebih dari ini" perintah Elvaro, kemudian ia pergi ke kamar mandi. Sungguh saat ini ia tengah menahan hasrat dalam dirinya
Bersambung ~
Hello para reader (≧▽≦)
Jangan lupa mampir di novel kedua ku yah, judulnya Nayra Putri (Mencari Jati Diri)(◕ᴗ◕✿)
Happy Reading ( ╹▽╹ )
See You 😘
__ADS_1