
Note: Sebelumnya saya sebagai author meminta maaf pada reader yang mungkin bingung dengan cerita ini. Karena sebelumnya saya rehat dulu untuk revisi,. ternyata setelah chapter yang dulu saya hapus, di novelnya tidak bisa terhapus. Jadi mungkin kalian bingung dengan ini. Tapi tak apa, jika ingin kalian tau ceritanya menyambung. Chapter dengan judul "Pergi ke Rusia" itu langsung terhubung dengan chapter "Bertemu kembali"
Sekali lagi author meminta maaf karena kurang nyaman. Lebih tepatnya kalian mungkin bingung karena ceritanya terus berulang disitu saja
Happy Reading (≧▽≦)
Setelah beberapa saat sang resepsionis menghampiri Elena yang sedang duduk di sofa
"Nona Elena anda bisa langsung ke ruang rapat, saya akan mengantar anda ke ruangan tersebut" ucap sang resepsionis
"Baiklah mohon bantuannya"
Mereka berdua langsung memasuki lift dan menuju lantai 21 tempat dimana rapat dilangsungkan
"Terimakasih bantuannya Nona" ucap Elena dengan senyum lembutnya
"Sama-sama nona Elena, kalau begitu saya akan kembali dulu" jawab sang resepsionis, ia langsung turun ke lantai dasar dan melanjutkan tugasnya
Elena langsung melangkahkan kakinya menuju ruang rapat, terlihat sudah ada beberapa perwakilan lain yang berasal dari perusahaan yang berbeda. Elena pun memasuki ruangan tersebut dan duduk di salah satu kursi yang sudah disediakan
Selang beberapa saat presdir dari perusahaan DV Corporation datang dan langsung duduk di kursi kebesarannya
Semua orang yang ada didalam ruangan langsung memberi salam dengan membungkukkan badan mereka. Elvaro hanya menyahut dengan anggukan
Rapat pun dimulai, disini Elvaro akan melihat perwakilan-perwakilan dari perusahaan mereka masing-masing yang akan mempresentasikan rancangan desain mereka
Elvaro akan memilih salah satu perusahaan yang dia ajak kerjasama dengan syarat harus membuatnya tertarik dengan rancangan perusahaan tersebut
Kini waktunya Elena, ia menjadi urutan terakhir untuk mempresentasikan rancangannya
"Perkenalkan saya adalah Elena Thomson perwakilan perusahaan dari negara Inggris"
Setelah perkenalan Elena pun langsung mempresentasikan rancangan yang ia buat
Sementara Elvaro yang mendengar nama Elena langsung menoleh menatap seorang wanita didepannya, ia merasa kecewa karena yang ia dapatkan bukan Elena melainkan wanita yang terlihat cupu dengan sanggul dan kacamatanya
__ADS_1
Namun ia merasa familiar dengan sosok wanita didepannya, setelah beberapa saat ia berfikir keras akhirnya dia mengambil kesimpulan
'Oh ternyata kau disini sayang, kau tidak akan bisa membohongiku meskipun kau mengganti marga dan penampilanmu, mari kita lihat sampai kapan kau menyembunyikan dirimu dibalik penampilan cupu mu ini' batin Elvaro dengan seringai dan menatap Elena dengan cermat
Sang asisten yang melihat ekspresi wajah sang tuan merasa sangat ngeri, ia pun mengikuti arah pandangan sang tuan yang mengarah ke seorang wanita dengan penampilan cupu namun ia juga merasa sedikit familiar dengan wanita tersebut
'apakah aku pernah bertemu dengannya? Kenapa aku seperti pernah melihatnya, tapi dimana? Kalau tidak salah tadi namanya Elena, apa jangan-jangan dia Nyonya Elena? Tapi nama nyonya Elena El Bacas bukan Elena Thomson' batin William, banyak sekali pertanyaan yang ada dipikirannya
Akhirnya Elena selesai mempresentasikan rancangannya, terdengar suara tepuk tangan dari lelaki yang duduk di kursi kebesaran ia adalah Elvaro
Elvaro pun berdiri dari duduknya dan berkata "Aku puas dengan rancangan mu nona, baik aku akan bekerjasama dengan perusahaan mu untuk kontrak kita akan menandatanganinya setelah rapat selesai" ucapnya sembari mengulurkan tangannya
Elena pun menyambut uluran tangan tersebut "Senang berbisnis dengan anda tuan" ujar Elena
Perwakilan-perwakilan yang mendengar itu sedikit tidak terima apalagi mereka kalah dari perwakilan yang berasal dari negara Inggris namun apa daya mereka, mereka hanya bisa menerima kenyataan
Setelah rapat tersebut, perwakilan-perwakilan langsung pamit untuk kembali ke perusahaan masing-masing, mereka semua pun keluar dari ruangan tersebut kecuali Elena dan Elvaro
Setelah ruangan tersebut sepi Elvaro pun menyodorkan sebuah kertas "Silahkan anda lihat kontak tersebut nona"
Saat akan melangkahkan kakinya keluar ruangan Elena mendengar namanya dipanggil, ia pun menoleh
"Nona Elena" panggil Elvaro, ia pun langsung menghampiri Elena
"Apakah nanti malam anda senggang? Jika senggang saya ingin mengajak anda makan malam dan membahas proyek lebih lanjut" lanjutnya
Elena mengangkat satu alisnya, ia bingung dengan ajakan dari Elvaro
"Maaf tuan saya tidak bisa, permisi" ujar Elena
Setelah mengucapkan itu Elena segera keluar dari ruang tersebut
Elvaro yang mendengar penolakan tersebut pun merasa sedikit kecewa, ia pun hanya menatap punggung Elena yang mulai menjauh
***
__ADS_1
Elena berjalan keluar dari ruangan rapat, dengan sedikit terburu-buru karena ia harus cepat menjemput triple twins. Setelah sampai di parkiran ia langsung memasuki mobil, sebelum menjalankan mobilnya Elena terlebih dahulu melepas sanggul pada rambutnya beserta melepaskan kacamata yang ia pakai. Elena tidak ingin triple twins melihat penampilannya yang cupu, pasti akan muncul kecurigaan pada mereka terutama Narendra, anak pertamanya itu memiliki rasa penasaran dan curiga yang akut entah menurun siapa sifatnya itu
Tanpa Elena sadari ada sepasang mata yang melihatnya. "Ternyata benar kau" gumam orang itu sembari tersenyum smirk
Siapa seseorang tersebut? Tentu Elvaro karena setelah Elena keluar dari ruangan ia langsung membuntuti Elena dengan hati-hati
Melihat mobil Elena yang melaju keluar dari parkiran, Elvaro pun bergegas memasuki mobilnya
Beberapa saat Elena merasa ada yang membuntutinya, saat melihat mobil yang membututi nya lewat kaca spion sontak mata Elena melebar
'Kenapa dia membuntuti ku' batin Elena
Elena pun langsung merogoh ponsel untuk menghubungi anak buahnya dan memasang earphone di telinganya
"Cepat kau bantu aku untuk lepas dari seseorang yang membututi ku" ucap Elena ketika sudah tersambung "akan ku kirim lokasi ku sekarang" lanjutnya dengan suara dingin
"Baik" sahut orang diseberang telepon
Elena pun langsung mengirimi lokasi nya kepada anak buahnya, hanya butuh beberapa menit terlihat gerombolan mobil, gerombolan tersebut adalah anak buah Elena
Setelah mendapat kode Elena, langsung melajukan mobilnya kencang dan dengan sigap mobil anak buahnya menghalau mobil Elvaro, mereka seperti membuat kerumunan dan berbaur dengan mobil-mobil lainnya. Tidak akan ada yang menyadari kalau kerumunan tersebut hanyalah rekayasa
Hingga mobil Elena sudah pergi jauh dari pandangan para anak buah pun langsung langsung menormalkan laju mobil mereka
Elvaro yang mendapati kehilangan jejak Elena merasa sangat kesal dan marah. Spontan ia langsung menghubungi sang asisten
"Will cepat kau cari informasi tentang Elena Thomson sampai akar-akarnya, aku ingin kau mengirim laporan sore nanti" lalu ia memutus telepon tanpa memberi kesempatan William menjawab
William yang mendengar itu dan juga pemutusan telepon secara sepihak membuat dirinya kesal 'sial kenapa tuan selalu memutus sambungan secara sepihak belum lagi tugas yang ia berikan harus sudah ada laporan sore nanti, oh Tuhan mengapa kau memberiku bos yang seperti itu' batin William
Sementara Elena yang sudah tidak dibuntuti lagi tersenyum smirk 'huh kau tak akan bisa menangkap ku tuan vegas'
Bersambung~
Happy Reading (≧▽≦)
__ADS_1
See You 😘