Triple N Tuan De Vegas

Triple N Tuan De Vegas
26


__ADS_3

Pesta telah usai dan Elena pun telah memasuki kamarnya. Sebetulnya ini adalah kamar Elvaro yang disulap menjadi kamar pengantin dengan banyak kelopak bunga mawar yang bertaburan.


Elena sendirian di kamar itu karena Elvaro masih berada di lantai bawah berbicara dengan kerabat dan koleganya


Tanpa bantuan siapapun Elena mulai membuka gaunnya. Ia pun melepaskan segala perhiasan yang menempel di tubuhnya kecuali cincin yang bertuliskan nama Elvaro dan cincin nikah yang melingkar indah di jari manisnya


Mau tak mau, suka tak suka kini Elena adalah seorang istri dari Elvaro De Vegas. Ia telah terikat dengan lelaki itu untuk selamanya sesuai janji pernikahan yang tadi dibacakannya. Ia pun menghela nafas


Elena mulai membersihkan riasan natural diwajahnya kemudian membersihkan diri di kamar mandi milik Elvaro yang super mewah itu.


Untuk beberapa waktu Elena memanjakan dirinya disana. Berendam dalam air hangat guna melepaskan rasa lelah juga stresnya.


Ketika sudah terasa lebih segar Elena bangkit dan baru menyadari dirinya tak membawa baju ganti. Disana hanya ada gulungan handuk dan juga bathrobe (kimono mandi) milik Elvaro.


Elena memutuskan untuk memakai kimono mandi itu dan keluar dari ruangan itu secepatnya guna berganti baju sebelum Elvaro datang.


Bersamaan Elena membuka pintu kamar mandi, ternyata Elvaro juga baru masuk ke kamar


"Maaf aku memakai handukmu karena aku tak membawa baju ganti kedalam kamar mandi" ucap Elena terbata-bata karena merasa tak enak pada Elvaro.


Elvaro terdiam sesaat, kemudian ia mulai melangkahkan kakinya mendekati Elena.


Elena yang merasa terintimidasi berjalan mundur berusaha menjauhi Elvaro. Namun semakin Elena menjauh, Elvaro semakin berjalan mendekati.


Elena terus berjalan mundur hingga tanpa disadarinya ia sudah berada di sisi ranjang dan langsung terduduk

__ADS_1


Elvaro menatap lekat wajah Elena dan mendaratkan kedua tangannya di sisi Elena sehingga ia memenjarakan tubuh Elena dengan kedua tangan kekarnya


"Bisakah kamu tidak sedekat ini?" Tanya Elena gugup dengan menelan salivanya karena kini Elvaro menundukkan kepalanya. Dahi dan ujung hidung mereka hampir saing bersentuhan. Hembusan nafas hangat yang berasal dari bibir Elvaro yang beraroma mint bisa Elena rasakan di bibirnya


Bukannya menjauh, Elvaro semakin mendekat hingga kini ia sudah menindih tubuh Elena.


Mata Elena melotot melihat tindakan Elvaro, tangannya bergetar semakin mencengkram erat bagian atas kain kimono agar Elvaro tak melihat aset pribadi miliknya


"Apakah kamu mencoba menggoda ku?" Tanya Elvaro dengan suara seraknya


"Apa?" Teriak Elena, matanya langsung menatap tajam Elvaro


Elvaro langsung meraup bibir Elena dan menciumnya lebih dalam


"Hmpppphh" Elena mencoba melepaskan tautan bibirnya karena sudah hampir kehabisan nafas


Akhirnya tautan bibir mereka terlepas, Elena sontak langsung menghirup udara sebanyak-banyaknya


"Cepat kau pakai bajumu, sebelum aku melakukan lebih dari ini" perintah Elvaro, kemudian ia pergi ke kamar mandi. Sungguh saat ini ia tengah menahan hasrat dalam dirinya


Setelah mengatur nafasnya, Elena berjalan mencari baju tidur yang akan ia kenakan. Dalam pikiran Elena piyamalah yang telah disediakan para pelayan itu namun ternyata tebakan Elena salah.


Baju dinas warna merah menyala yang begitu tipis dan menggoda telah siap untuk Elena kenakan


"Ya Tuhan mana mungkin aku tidur menggunakan jaring ikan seperti ini" gumam Elena frustasi

__ADS_1


Pada akhirnya Elena mencari-cari lemari dengan mengedarkan pandangannya keseluruh ruangan. Akhirnya Elena menemukan sebuah pintu yang ketika ia buka ternyata merupakan walk in closet milik Elvaro. Ruangan yang luas dengan deretan baju Elvaro yang tersusun rapi berdasarkan jenisnya.


"Maaf aku masuk tanpa izin" monolog Elena. Kemudian mencari sesuatu yang bisa ia kenakan. Pilihannya jatuh pada sebuah kaos polos putih milik Elvaro yang berada di dalam laci.


Akhirnya Elena menggenakan itu meski tanpa bra dan bawahannya "Ini lebih baik daripada jaring ikan itu" gumam Elena sambil bercermin di kamar itu.


Elena mengeringkan rambutnya yang sedikit basah menggunakan handuk dan menaikkan tubuhnya diatas ranjang lalu ia memilih posisi membelakangi bagian sisi Elvaro.


20 menit kemudian Elvaro keluar dari kamar mandinya hanya menggunakan handuk sebatas pinggang


Matanya kaget ketika melihat Elena yang sudah tertidur pulas diatas ranjangnya bahkan ia mengenakan kaos miliknya tanpa memakai bra sehingga menjiplak asetnya


Elvaro langsung saja menggelengkan kepalanya menepis pikiran mesumnya, kemudian ia pergi ke walk in closet untuk berganti pakaian.


10 menit kemudian Elvaro keluar dari walk in closet dengan menggunakan kaos polos dan celana sepanjang lutut. Elvaro berjalan ke sisi ranjang dan langsung merebahkan tubuhnya terlentang disebelah Elena dengan kedua tangannya sebagai bantalan kepala. Matanya menatap kosong langit-langit diatasnya. Bayangan ciuman pertamanya dengan Elena menari-nari di kepalanya dan wanita itu tidur disampingnya.


Elvaro masih belum bisa menutup matanya. Jujur saja ini baru pertama kali ada seorang wanita tidur diatas ranjangnya.


Elena menggerakkan tubuhnya dan merubah posisinya menghadap Elvaro dan meringkuk seperti janin


Elvaro memperhatikan wajah polos Elena yang tanpa make up. Begitu terlihat mempesona, melihat wajah teduh Elena membuat Elvaro perlahan di landa rasa kantuk. Hingga tanpa disadari Elvaro tertidur dengan memeluk Elena dengan wajah Elena berada tepat didepan dada Elvaro


Mau dibikinin POV Rio nggak😀 komen ya


See you 😘

__ADS_1


__ADS_2