Triple N Tuan De Vegas

Triple N Tuan De Vegas
Bertemu lagi


__ADS_3

Saat sedang jalan Elena tidak sengaja menabrak punggung seseorang


Brukkkkk


"Maafkan aku tuan" Elena menundukkan kepalanya, saat akan mengangkat kepalanya ia dikejutkan dengan pelukan lelaki tersebut,seketika tubuhnya menegang


"Akhirnya aku menemukan mu" ucap lelaki tersebut dengan suara baritonnya "Kali ini aku tidak akan melepaskan mu lagi, aku akan selalu disisimu dan tidak akan membiarkan mu kabur lagi" lanjutnya


Tubuh Elena langsung bergetar hebat kala mendengar hal tersebut, sementara triple twins hanya menatap dengan bingung


Mendapatkan tubuh Elena bergetar lelaki tersebut langsung melepaskan pelukannya, wajah Elena sudah pucat pasi seperti tidak dialiri darah


"El kau tak apa" ucap lelaki tersebut dengan nada cemas


Elena langsung merubah ekspresi nya menjadi tenang ia melirik kanan dan kiri. Lelaki tersebut menaikkan satu alis nya, ia bingung dengan sikap Elena yang sekarang


Seketika lelaki tersebut langsung mendapatkan injakan dari Elena, ia langsung reflek memegang kakinya yang terasa ngilu


Dengan secepat kilat Elena dan triple twins menghilang dari pandangan lelaki tersebut


"Tuan anda tidak apa-apa" Will yang baru sampai terkejut dengan serangan yang didapatkan sang tuan


"Will cepat kau kejar Elena!" Perintah Vegas


"Baik tuan" Williams langsung menjalankan tugas nya dan ia membawa beberapa bodyguard untuk mempermudah mencari Elena


Saat Elena melirik kanan dan kiri, ia memberi kode kepada penjaga bayangan dari Jordan. Setelah sudah siap semua Elena langsung menginjak kaki Vegas dan segera menggandeng tangan triple twins untuk memasuki kerumunan. Dengan gesit penjaga bayangan langsung berkerumun untuk menutupi keberadaan Elena, untung mereka tidak memakai pakaian formal dan hanya memakai pakaian santai agar tidak menarik perhatian


Kini Elena sudah berada didalam mobil "Pak ayo jalan" perintah Elena kepada sopir pribadinya

__ADS_1


"Mah lelaki tadi yang memeluk mamah siapa?" Narendra bertanya karena rasa penasarannya, karena sedari tadi ia hanya diam dan Nathan Nayra juga sangat penasaran dengan lelaki tersebut


Elena yang mendapat pertanyaan dari sang buah hati bingung ingin menjawab bagaimana "I-itu hanya orang gila sayang, jadi kalian harus berhati-hati jika bertemu lelaki tersebut" jelas Elena dengan terbata-bata karena harus membohongi anak-anaknya


Nathan dan Nayra menggangukan kepala tanda mereka mengerti, berbeda dengan Narendra yang sedikit curiga namun ia memilih diam dan menyelidiki sendiri


'Sepertinya mamah menyembunyikan sesuatu tentang lelaki tersebut kira-kira apa ya, apa jangan-jangan lelaki itu papah? Karena aku tadi seperti melihat diriku versi dewasa. Aku harus menyelidikinya' gumam Narendra dalam hati


Elena lega karena anak-anaknya percaya dengan ucapannya, namun ia juga kesal karena harus bertemu dua kali dengan Vegas


'Sial sekali aku harus bertemu dengannya lagi pertama saat di bandara sekarang di mall, aishhhhhh dunia sempit sekali. Kuharap aku tidak bertemu dengannya lagi' umpat Elena dalam hati


Sementara di sebuah masion mewah, seorang lelaki mengamuk, ia adalah Elvaro. Elvaro sangat murka ketika sang asisten melaporkan bahwa ia tidak bisa menemukan Elena dan juga info tentangnya seperti ada yang menutupinya dengan sengaja.


"Sial sial sial, kenapa aku susah sekali menemukan mu El" teriak Elvaro dengan melemparkan semua barang yang ada didepannya


Semua pelayan yang berdiri di depan ruangan sangat ketakutan dengan kemarahan sang tuan


Setelah menghabiskan satu botol ia mengusap sudut bibirnya "aku pasti akan menangkap mu dan membawa mu ke ranjangku sayang. Akan ku pastikan kau akan menikmati permainan ku" gumam Vegas dengan seringai yang menakutkan


Sementara Elena yang sedang memasak di dapur merasakan punggung nya dingin "apakah ada yang membicarakan ku"


***


1 Minggu Kemudian


"Ayo sayang cepat turun dan sarapan nanti terlambat ke sekolah loh" panggil Elena sembari menyiapkan sarapan beserta makan siang untuk triple twins


"Baik mah" sahut mereka bersamaan. Beberapa saat kemudian terdengar suara langkah kaki turun dari tangga

__ADS_1


"Kami sudah siap mah" ucap triple twins bersamaan


Elena menoleh dan melihat triple twins yang sudah rapi dengan setelan seragam "aduh anak-anak mamah sudah ganteng-ganteng dan cantik nih" ujar Elena dengan senyum lembutnya


"Iya dong mah kita kan anak-anak mamah tentu harus ganteng-ganteng dan cantik" Ucap Nayra


"Mamah juga cantik sekali dengan setelan seragam kantor" Timpal Narendra


Elena memakai dress hitam selutut dipadukan dengan blazer berwarna putih. Rambutnya yang digerai, memakai make up tipis dan tidak terlalu berlebihan menambah pesona kecantikan yang ia miliki.


"Terimakasih sayang" ujar Elena. "Ya sudah ayok kita sarapan dan segera berangkat nanti bisa telat kalau berlama-lama memuji mamah" lanjutnya


***


Kini mereka berempat sudah berada di depan gerbang sekolah triple twins. Setelah Elena memberi beberapa petuah untuk anak-anaknya ia menciumi satu persatu kening triple twins


Triple twins pun masuk ke dalam area sekolah dengan melambai-lambaikan tangan mereka kepada Elena. Melihat triple twins yang sudah masuk ke sekolah dengan aman Elena langsung masuk ke dalam mobil dan berangkat bekerja kali ini ia berangkat sendiri tanpa ada sopir yang mengemudikan mobil, namun sebelum itu ia langsung memperbaiki penampilannya dengan menyanggul rambutnya dan memakai kacamata agar terlihat cupu


***


Dengan langkah tegap Elena memasuki perusahaan DV Corporation, ia menghampiri meja resepsionis "Permisi saya ingin menemui Presdir untuk rapat" ucap Elena dengan ramah


"Apakah anda sudah membuat janji nona?" sahut wanita yang bekerja sebagai resepsionis dengan ramah tidak lupa dengan senyumannya


"Sudah nona, saya adalah Elena perwakilan perusahaan negara Inggris yang akan membicarakan proyek dengan presdir anda"


"Baik nona Elena saya akan melaporkan kedatangan anda pada asisten presdir dulu, anda bisa menunggu di sofa disebelah sana" ucap resepsionis dengan menunjuk sofa yang tidak terlalu jauh dari meja resepsionis


"Baiklah"

__ADS_1


Bersambung~


__ADS_2