Triple N Tuan De Vegas

Triple N Tuan De Vegas
Jepang 2


__ADS_3

"Aunty kenapa pergi?" tangis Nayra memeluk Sei dengan erat


Sei tersenyum dan menggendong sang keponakan "Maafkan aunty, tapi aunty memiliki tugas dari kampus. Jadi harus cepat diselesaikan agar bisa bermain dengan Nayra lagi"


Memang hal ini terkesan mendadak, tapi bagaimana lagi. Dirinya sudah menantikan hari ini sudah bertahun-tahun


"Nayra, aunty Sei hanya pergi sebentar untuk menyelesaikan tugas kampus nya. Jadi jangan menghalangi nya ya" bujuk Elena mengambil alih Nayra


"Baiklah, tapi aunty janji ya akan cepat pulang" ucap Nayra mengulurkan jari kelingkingnya


Sei tersenyum dan menautkan jarinya "Aunty janji, setelah itu kita akan bermain bersama"


Lalu ia beralih pada Narendra dan Nathan "Jaga adik kalian ya" pintanya mengelus rambut mereka


Narendra dan Nathan mengangguk


"Jangan lupakan kami" ucap sang mommy Meiko


Sei memeluk kedua orang tuanya "Aku tidak akan melupakan kalian, keluarga ini sudah merawat ku. Dan kalian akan tetap menjadi kedua orang tua ku"


"Sudah waktunya berangkat" celetuk Rei


Plak


Rei mengeluh sakit di bahunya karena di pukul oleh sang mommy tapi masih dengan wajah datarnya


"Kau ini, tidak tau apa jika suasana sedang haru. Ditambah wajahmu yang datar itu membuat ku kesal saja. Sedikit lah tersenyum, dasar tembok" protes mommy Meiko


Rei hanya menanggapi dengan datar saja dan hal itu membuat Meiko kesal dengan sikap putranya itu. Sudahlah, ia sudah lelah


Setelah berpamitan dengan semua anggota keluarganya, akhirnya Sei pergi menggunakan pesawat pribadi yang disiapkan Rei untuknya pergi ke negara Indonesia. 'Aku sungguh tidak sabar bertemu mereka. Meskipun tidak bisa mengungkapkan identitas ku, tapi itu tidak apa. Yang penting bisa bertemu' batinnya memandang awan dari jendela pesawat dengan senyum yang terus menghiasi bibirnya


***


Malam harinya, setelah makan malam. Rei meminta Elena untuk menemuinya di ruang kerja


"Kak sudah waktunya kau mengurus perusahaan. Pelatihan mu sudah cukup" ucap Rei menyerahkan dokumen "Ini adalah informasi tentang perusahaan, kakak bisa mempelajarinya"

__ADS_1


Elena menghela nafas, ia tidak menyangka hari ini akan datang. Hari dimana perjanjiannya dengan Rei berakhir. Masih teringat di ingatan nya, saat itu triple twins berumur satu tahun. Rei meminta dirinya untuk mengurus perusahaan sang ayah, tapi ia menolak karena tidak memiliki pengalaman. Dan membuat perjanjian untuk mengizinkannya bekerja sebagai karyawan biasa untuk belajar. Dan hal itu disetujui, akhirnya Elena memutuskan untuk tinggal di Inggris bersama kakek Jordan. Bekerja di perusahaan yang tidak memiliki sangkut pautnya dengan perusahaan keluarganya. Sampai akhirnya ia bertemu dengan Elvaro, dan memutuskan untuk mengundurkan diri


"Baiklah aku menerimanya" ucap Elena


"Besok kakak ikut aku ke perusahaan"


"Baiklah, kalau begitu aku kembali ke kamar ku" lalu Elena pun keluar dari ruangannya


***


"Kalian belum tidur?" tanya Elena melihat triple twins yang masih bermain


"Mamah, Nayra ingin dibacakan dongeng" pinta Nayra


Elena tersenyum "Baiklah, kalian cuci kaki tangan dan gosok gigi dulu"


Triple twins langsung pergi ke kamarnya mandi sementara Elena membereskan semua mainan yang berserakan


Ruangan kamar triple twins sangatlah luas. Mereka di tempatkan menjadi satu ruangan tapi memiliki kasur masing-masing. Dan juga di fasilitasi dengan berbagai peralatan, gambar yang disukai mereka. Ada juga komputer yang biasa digunakan Narendra, alat-alat bela diri milik Nathan dan kanvas beserta yang lainnya untuk Nayra


Elena beranjak pergi ke kamar sebelah yang merupakan kamarnya. Ia membuka dokumen tadi dan mulai mempelajarinya


~Bandara Soekarno Hatta~


Setelah menempuh perjalanan selama 7 jam lebih, akhirnya Sei sampai di Indonesia. Suasana bandara cukup sepi karena sekarang jam 2 dini hari


Senyum cerah terus terbit di bibirnya, sungguh ia merasa senang. Akhirnya ia bisa menginjakkan kakinya di tanah air


"Selamat pagi nona" sapa seorang wanita berpakaian formal


Sei mengenalnya, dia adalah orang yang dikirim Rei untuk memantau daerah Jakarta dan tempat orang-orang yang di sayangi Rei


"Pagi Arta"


Nama wanita itu adalah Kobayashi Arta, yang juga merupakan bawahan Rei. Dan juga kakak dari Yon San dan Go


***

__ADS_1


Keesokan harinya, Rei membawa Elena ke perusahaannya. Lebih tepatnya, perusahaan ayah mereka


AE Corporation, itulah nama perusahaan milik sang ayah. Yang dulunya di urus oleh sang paman Nakamura Akio lalu diserahkan pada sang adik Rei. Dan saat ini, Elena lah yang akan belajar untuk mengurus nya


"Selamat pagi Master" sapa karyawan karyawan yang berpapasan dengan Rei dan Elena


Rei hanya diam dengan wajah datarnya, sementara Elena tersenyum canggung. Mereka berdua pun memasuki lift yang dikhususkan untuk CEO menuju lantai paling atas, tempat ruangan CEO berada


Sementara di lantai bawah, para karyawan penasaran dengan wanita yang dibawa oleh sang CEO. Bahkan memperbolehkan untuk memakai lift khusus


Tapi hal itu mereka abaikan, karena orang-orang Jepang selalu menjaga privasi dan tidak suka bergosip. Mereka sangat disiplin dan giat dalam bekerja


Sepanjang hari Elena sibuk dengan berkas-berkas yang diberikan oleh sang adik. Sebagai awal dirinya yang akan memegang kursi CEO


"Hahh" Elena hanya bisa menghela nafas melihat masih banyak dokumen yang harus ia periksa


Tapi ia harus tetap semangat, karena ini sudah menjadi janjinya untuk memegang kursi CEO dari perusahaan milik orang tuanya. Ia kembali menerawang kejadian 7 tahun lalu. Sungguh ia tidak menyangka jika sang adik masih hidup, dan ditambah dengan kehadiran adik laki-lakinya. Ia kira dirinya sendirian di dunia ini, ternyata masih ada saudara sang ayah. Bukan tanpa alasan Elena ditinggalkan di panti asuhan. Itu semua karena demi melindungi dirinya dari bahaya yang memang mengintai keluarga nya. Karena itulah ia terpisahkan dengan kedua orang tua dan adik-adiknya


"Kak, ayo makan siang" lamunan Elena langsung terbuyarkan karena mendengar suara dari Rei


Ia membereskan dokumen dokumen yang selesai diperiksa dan mematikan laptopnya


Mereka berdua turun ke lantai bawah dan pergi ke cafe yang berada di depan perusahaan


Banyak karyawan yang penasaran dengan siapa wanita yang dibawa oleh CEO. Tapi kembali lagi ke kebiasaan orang Jepang yang tidak terlalu peduli dengan urusan orang dan bisa menjaga privasi masing-masing


Bersambung~


Hello reader, balik lagi sama author ๐Ÿค—


Mau ingetin nih novel kedua author berjudul Nayra Putri (Mencari Jati Diri) masih ada hubungannya dengan salah satu karakter disini. Hayo tebak karakter siapa nih? Hmm kayaknya bakal ada sebuah rahasia yang akan terungkap nantinya ๐Ÿค”


Jangan lupa tinggalkan like dan komen kalian ๐Ÿ˜‰ dan vote novel ini agar author semakin bersemangat update dan novel ini hanya update disini aja


Happy Reading (โ‰งโ–ฝโ‰ฆ)


See you ๐Ÿ˜˜

__ADS_1


__ADS_2