
Huff helaan nafas terdengar dari bibir Elena. Sungguh saat ini dia merasa bosan sekali, biasanya saat ini ia akan sibuk berkutat dengan berkas-berkas
Tok tok tok
Terdengar suara ketukan dari luar pintu kamarnya, Elena pun beranjak dari ranjangnya dan mulai membuka pintu "Alexa"
"Hai kak, aku bawakan sarapan untuk kakak" ucapnya tersenyum manis dan membawa nampan ditangannya
Elena pun langsung membuka pintu kamarnya lebar dan mempersilahkan Alexa masuk "Kenapa kamu repot-repot membawa kesini, kan nanti kakak bisa ambil sendiri di dapur ataupun menyuruh pelayan membawa kemari" tanya Elena. Kini mereka berdua sudah duduk di sofa
"Ah tadi aku memang yang bersikeras ingin membawa kemari kak" ucap Alexa dengan senyumnya
"Kamu tidak berangkat kuliah?"
"Aku mendapatkan jam nanti sore, oh iya kak aku hampir lupa. Daripada kakak bosan dikamar terus bagaimana jika kita pergi ke mall?" ajak Alexa dengan mata berbinar supaya Elena mau ikut jalan-jalan dengannya
Elena terlihat bingung di satu sisi ada Elvaro yang menyuruhnya istirahat tapi disisi lain ia juga merasa sangat bosan dirumah tanpa ada pekerjaan "Bagaimana dengan kakakmu? Dia menyuruhku untuk dirumah dan istirahat"
Alexa tampak berfikir sejenak "Tidak apa-apa kak nanti biar aku yang bilang" jawabnya dengan wajah sumringah
Elena pun terdiam sejenak memikirkan ingin ikut ajakan, menghela nafas pelan "Baiklah" putus Elena. Ia juga ingin agar lebih dekat dengan keluarga dadi suaminya
Wajah Alexa langsung sumringah "Baiklah 1 jam lagi kita akan berangkat, kalau begitu aku akan bersiap-siap dan juga kakak cepat sarapan dan kita akan jalan-jalan" Alexa pun langsung pergi menuju kamarnya
Elena hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah dari adik suaminya itu. Lalu ia mulai memakan sarapannya usai itu bersiap-siap untuk berangkat jalan-jalan bersama Alexa
***
Ting
Bunyi notif pesan masuk di hp Elvaro. Atensinya langsung teralih ke benda pipih tersebut dan mulai membukanya
[Kakak, aku akan membawa kak Elena jalan-jalan di mall] chat Alexa
[Tidak boleh, dia baru saja sakit kemarin malam. Harus istirahat dirumah.] Balas Elvaro
[Aku sudah tanya sama kak Elena dia mau kok. Lagian kak Elena sedang bosan dikamar terus. Pokoknya aku tetep bawa kak Elena jalan-jalan. Dengan persetujuan mu ataupun tidak] diakhiri dengan emoji menjulurkan lidah
Tangan Elvaro mengepal, detik berikutnya ia hanya bisa menghela nafas menghadapi adiknya yang keras kepala
Tok tok tok
"Masuk" titah Elvaro
"Ada yang diperlukan tuan?" tanya William yang saat ini sudah berada didepan meja Elvaro
"Kau kirimkan orang untuk mengawasi adikku dan istriku yang akan pergi ke mall tapi diam-diam saja. Dan laporkan padaku" perintah Elvaro
__ADS_1
William pun mengangguk dan langsung melaksanakan perintah Elvaro
***
Elena melihat pantulan dirinya di cermin "Perfect" gumamnya. Dia memakai dress lengan pendek sepanjang selutut berwarna putih dengan rambut yang digerai terlihat sederhana tapi anggun
Elena mulai menuruni anak tangga dan melihat jika Alexa sudah menunggu di kursi ruang tamu "Maafkan aku lexa karena membuat mu menunggu"
Alexa mulai mengangkat wajahnya dan melihat tampilan kakak iparnya yang sungguh sangat cantik "Wow kak, kau sangat cantik menggunakan dress ini" puji Alexa
"Terimakasih"
Mereka berdua pun langsung pergi ke halaman masion dimana mobil yang akan mengantar mereka ke mall sudah terparkir dan siap untuk jalan
Sesampainya di mall Elena dan Alexa langsung berkeliling di setiap toko, disini Alexa yang paling aktif dengan antusias karena ia berbelanja dengan kakak iparnya
Setelah beberapa jam akhirnya mereka selesai berbelanja dan semua belanjaan sudah dimasukkan kedalam mobil. Kini mereka berdua sedang berada didalam cafe untuk makan siang, terlihat jika Alexa sangat akrab dengan kakak iparnya padahal baru kenal. Alexa merasa ia mendapatkan teman untuk mengobrol dirumah selain mommy nya, dan umur Alexa 2 tahun lebih muda dari Elena.
Tiba-tiba sebuah suara terdengar oleh Alexa
"Hai Alexa" sapa seorang perempuan menghampiri meja Alexa
Alexa tak menjawab sapaan itu, terlihat wajahnya yang cerah langsung berubah kesal melihat wanita yang memanggilnya tadi, tangannya terkepal erat sampai-sampai kukunya memutih
Ia menatap tajam pada seorang perempuan yang menyapanya tadi dan mengepalkan tangannya sampai kukunya memutih "Apa yang kau lakukan disini?" tanya Alexa dengan nada ketus
Namun Alexa justru merasa jijik dengan senyuman yang penuh kebohongan itu "Itu bukan urusanmu, dasar wanita ular" jawabnya ketus 'Untung kak Elena tadi pergi ke toilet sebelum wanita ular ini datang' batinnya
Karena merasa sangat menyesakkan berada di dekat yang ia panggil wanita ular, akhirnya Alexa pergi meninggalkan perempuan itu dengan membawa tasnya juga milik Elena
Wajah perempuan tersebut pun merah padam menahan amarah hingga terdengar suara gertakan antar gigi, ia sangat kesal karena panggilan wanita ular yang dilontarkan oleh Alexa
Ketika dirasa sudah cukup jauh dari perempuan tadi, Alexa menghela nafas pelan "Huff akhirnya bisa pergi dari wanita ular itu" gumamnya
"Siapa yang kamu katai wanita ular Alexa?"
Alexa menegang ditempat lalu memutar badannya menghadap arah suara "Hehe bukan siapa-siapa kak" alibinya tersenyum memperlihatkan deretan giginya yang putih
Tadi Elena baru saja keluar dari toilet dan berjalan menuju mejanya namun ia malah melihat Alexa. Elena mulai mendekat tiba-tiba ia mendengar Alexa yang berkata 'Wanita ular' dan karena penasaran akhirnya ia bertanya
"Kenapa kamu disini?" tanya Elena penasaran
"Ah itu kak hmm" Alexa melihat kesana kemari untuk mencari alasan agar Elena tidak menanyakan perihal wanita ular 'Duh aku harus bilang apa nih' batinnya panik
Sebuah ide tiba-tiba muncul dalam otaknya "Itu kak kita harus segera pulang, karena waktu sudah siang dan aku harus menyiapkan mata kuliah nanti sore" jawabnya sedikit berbohong. Memang Alexa belum menyiapkan mata pelajaran untuk kuliah nanti sore, namun ia juga sedang menghindari perempuan tadi
Sedari tadi Elena terus melihat raut wajah Alexa, sebenarnya ia ingin tau apa penyebab keresahan Alexa tetapi setelah mendengar alasan kuliah akhirnya Elena percaya dengan adik iparnya
__ADS_1
***
"Aku dan kak Elena pulang mom" teriak Alexa memasuki masion
"Hai sayang bagaimana belanjanya? Seru?" tanya Caroline sambil mengusap puncak kepala putrinya Alexa
Elena pun ikut bergabung dengan pembicaraan dua perempuan beda usia tersebut meskipun sedikit canggung
"Hmm seru mom" angguk Alexa antusias
Caroline mulai mengalihkan tatapannya menuju Elena "Apakah Alexa merepotkan mu?" tanyanya pada Elena dengan nada lembut
Elena menggelengkan kepala "Tentu saja tidak mom, aku merasa senang karena memiliki adik yang cantik dan ceria seperti Alexa" dengan masih tersenyum tulus
"Sebaiknya kamu cepat istirahat. Mommy tadi sudah diberi pesan oleh suamimu jika sudah pulang langsung istirahat"
Elena pun menggangukan kepala dan mulai pergi ke kamarnya
Deg deg deg
'Ada apa dengan ku, kenapa jantungku berdetak dengan cepat' batin Elena memegang dada kirinya. Terlihat wajah Elena yang merona
Menggelengkan kepala cepat 'Tidak-tidak mungkin aku butuh istirahat. Yah mungkin karena capek jantung ku bekerja lebih cepat'
Diruang tamu tempatnya Caroline dan Alexa
"Mom ada yang ingin ku bicarakan" ucap Alexa serius
"Ada apa?" tanya Caroline lembut
Menghela nafas pelan "Aku bertemu wanita ular itu mom sewaktu di mall"
Raut terkejut tercetak pada wajah Caroline detik berikutnya terlihat wajah Caroline yang seperti menahan amarah "Apa yang dia lakukan disana"
"Aku tidak tau mom, tapi yang terpenting kita harus menjaga kak Elena. Jangan sampai wanita ular itu merebut kak Varo"
Menghela nafas pelan "Ya kamu benar sayang, jangan sampai wanita ular itu menggangu rumah tangga mereka
Bersambung~
Haii readers (โแดโโฟ) Jangan lupa mampir di novel kedua ku Nayra Putri (Mencari Jati Diri)
Jangan lupa tinggalkan like dan komen kalian ๐
Happy Reading (โงโฝโฆ)
See You ๐
__ADS_1