Triple N Tuan De Vegas

Triple N Tuan De Vegas
Janji?


__ADS_3

"Kau menyukainya honey?"


Senyum manis Elena terbit dan menatap hamparan pasir putih dan juga ombak yang saling mengejar


"Ini sangat indah, terimakasih sudah membawa ku dan anak-anak kemari"


Elvaro memeluk Elena dari belakang dan menumpu dagunya pada pundak Elena "Apapun untuk mu dan anak-anak"


Hati Elena yang dulunya sempat mendingin kini mulai menghangat kembali


Kebahagiaan nya sekarang menjadi lengkap, dengan adanya keluarga kecil dan juga keluarga kandungnya yang selama ini ia kira sudah tiada


"Ayo kita duduk disana" ajak Elvaro menarik tangan sang istri untuk duduk di karpet yang sudah digelar


Sesuai janjinya tadi pagi, kini keluarga kecil itu melakukan piknik ke pantai. Suasana pantai sangatlah sepi karena Elvaro menyewa tempat ini


Sinar matahari mulai meredup, mereka berdua menikmati matahari yang mulai tenggelam. Sementara triple twins bermain kejar-kejaran di bibir pantai dan tentu saja Elvaro terus memantau mereka


***


[Lapor, ada pesan dari Roku] suara sistem menghentikan kegiatan yang dilakukan Rei


Ia langsung mengalihkan perhatiannya dari komputer di depannya


Senyum tipis terbit di bibirnya "Akhirnya aku bisa membawa kakak kesana" gumamnya


"Yon San keruangan ku sekarang" titahnya melalui telepon yang berada di meja dan langsung terhubung ke ruangan sebelah. Ruangan tempat Yon dan San berada


Tidak lama kemudian, Yon dan San memasuki ruangan Rei


"Master" ucap keduanya


Rei menatap keduanya dengan datar "Persiapkan diri kalian, dalam waktu dekat kita akan pergi"


Mereka saling pandang tidak mengerti maksud atasan mereka "Kemana master?" tanya Yon


"Kalian tidak rindu dengan kakak kalian?" balas Rei dengan wajah datar dan dinginnya


Mata Yon dan San berkaca-kaca mendengar kabar ini "Terimakasih master" ucap keduanya kompak dan membungkuk kan badannya


"Kembalilah bekerja" usir Rei kembali fokus pada komputer


Sekali lagi keduanya membungkuk dan pergi dari ruangan itu


Setelah kepergian Yon dan San, Rei berdiri dari duduknya dan menatap ke arah jendela


Langit malam ini sangat lah indah dengan banyaknya bintang yang bertebaran, tangan nya meraih kalung berliontin matahari di lehernya "Ayah mamah, satu persatu janji ku mulai terpenuhi" gumamnya

__ADS_1


Keesokan harinya, Rei pergi ke masion De Vegas bersama dengan Al


"Kak aku akan memenuhi janjiku" ucap Rei menatap sang kakak yang duduk di depannya


Kening Elena mengenyit "Apa maksud mu?"


Senyum tipis terlihat di bibir Rei "Aku akan membawa kakak dan Al untuk bertemu ayah dan mamah"


Elena terkejut mendengar hal ini, sungguh akhirnya dirinya bisa menemui ayah dan mamah setelah sekian lama "Benarkah?" tanyanya untuk memastikan


Bahkan suaranya bergetar, begitupun dengan Al yang terlihat sangat terkejut


"Aku tidak berbohong kak, maafkan aku jika aku baru mengabulkannya permintaan mu sekarang" sesal Rei yang tidak bisa mengabulkan permintaan sang kakak beberapa tahun lalu


Tapi mau bagaimana lagi, dirinya mempunyai alasan tersendiri untuk hal ini


"Aku akan membicarakannya dengan Varo" ujar Elena tidak bisa membendung rasa bahagia nya


"Aku tunggu kabarnya kak"


***


"Jaga dirimu honey, jangan berselingkuh dariku saat disana" ujar Elvaro dengan wajah sendunya


Bagaimana dirinya tidak sedih jika harus berpisah untuk sementara waktu dari sang istri dan ketiga anaknya. Ini semua terjadi karena banyaknya pekerjaan yang menumpuk di mejanya


Elena ingin tertawa melihat raut wajah Elvaro yang menurutnya lucu "Aku akan menunggumu disana, kita akan bertemu lagi nanti"


Elvaro mengangguk lalu memeluk tubuh sang istri dengan erat lalu ia beralih pada adik iparnya


"Jaga istriku, jika ada masalah segera hubungi ku" ujarnya dengan datar dan dingin


"Kakak ipar tidak perlu khawatir, aku akan menjaganya" balas Rei yang tidak kalah datar dan dingin


"Papah akan sangat rindu dengan kalian" Elvaro langsung memeluk triple twins yang memang ikut dalam perjalanan kali ini


"Papah tidak perlu sedih, nanti kita bisa menghubungi papah" hibur Nayra


"Kami akan menunggu papah disana" tambah Nathan


"Jangan khawatir pah, aku akan menjaga mamah" imbuh Narendra


Elvaro tersenyum melihat kekompakan triple twins, ia mengacak rambut ketiganya "Baiklah, papah akan segera menyelesaikan pekerjaan papah dan menyusul kalian"


Kini pesawat pribadi mereka sudah lepas landas menuju negara tujuan


"Kembali ke perusahaan" titah Elvaro berlalu pergi dari bandara

__ADS_1


Ia harus segera menyelesaikan pekerjaannya untuk segera menyusul keluarganya


***


Membutuhkan waktu kurang lebih 20 jam untuk sampai di negara tujuan mereka


Mereka mendarat di Bandara Soekarno Hatta, inilah negara tujuan mereka. Negara Indonesia


Hari menjelang siang saat mereka tiba di bandara


"Aku akan ke perusahaan, kakak dan yang lain ke masion yang sudah ku siapkan" ucap Rei


"Kamu tidak istirahat dulu Rei?" tanya Elena khawatir dengan kondisi tubuh sang adik


"Aku tidak apa-apa kak, kalian istirahat saja"


Akhirnya dengan terpaksa, Elena mengikuti arahan dari Rei. Jujur saja tubuhnya sangat lah lelah saat ini karena perjalanan yang cukup panjang. Bahkan triple twins tertidur saat ini


Dirinya mengendong Nayra sementara Narendra berada di gendongan Al dan Nathan berada di gendongan San, sekretaris pribadi adiknya


Rei sendiri sudah menyiapkan segalanya, dari masion kebutuhan dan juga kendaraan


Elena dan yang lain pergi menggunakan dua mobil yang menjemput mereka. Para anak buah Rei yang menjemput Elena


Sementara dirinya mengendarai mobilnya sendirian menuju perusahaan yang di kelola Arta


Sesampainya di perusahaan, Rei dengan santai memasuki perusahaan menggunakan lift khusus yang berada di basemant dan langsung menuju lantai tempat ruang CEO berada


Hanya Arta yang mempunyai kartu akses menggunakan lift ini, tapi Rei adalah bos dari perusahaan cabang ini. Jadi dirinya memiliki akses dan juga sistem yang diterapkan adalah sistem buatannya


Karena itulah sistem langsung mengenalinya sebagai pemilik


Sesampainya di lantai paling atas, Rei melihat suasana perusahaan tersebut yang sepi


Atensinya langsung teralihkan pada salah satu ruangan yang tertulis ruang rapat dan ia bisa melihat dari kaca jika ada banyak orang didalam. Satu kemungkinan yang ada adalah saat ini sedang diadakan rapat


Dengan perlahan, ia membuka pintu ruang rapat tanpa disadari oleh semua orang


Ia hanya memperhatikan jalannya rapat dengan menyenderkan tubuhnya di dinding


Terlihat suasana rapat sangat lah tegang karena mereka sedang membahas masalah yang ada di perusahaan


Bersambung~


Jangan lupa tinggalkan like dan vote novel ini agar author semakin semangat update nya ๐Ÿค—


Happy Reading (โ‰งโ–ฝโ‰ฆ)

__ADS_1


See You ๐Ÿ˜˜


__ADS_2