
Happy reading!!(≧▽≦)
Ceklek
Pintu kamar mandi terbuka memperlihatkan Elvaro yang baru selesai mandi dengan handuk yang melilit sebatas pinggang hingga memperlihatkan otot perutnya. Dan dengan rambut menetes
Blushhh
Wajah Elena memerah ketika melihat otot perut Elvaro yang sispack ditambah dengan rambutnya yang masih basa menambah kadar ketampanan yang dimiliki Elvaro
"Ce-cepat kamu menyingkir, ka-kamu menghalangi jalanku" ucap Elena terbata-bata dengan mencoba menormalkan detak jantungnya yang sedang berdisko
"Ingin kemana?" Tanya Elvaro dengan mendekatkan wajahnya hingga tinggal beberapa centi saja
Nafas Elvaro yang hangat menerpa wajah Elena yang membuat jantungnya bertambah berdegup dengan kencang "A-aku ingin mandi lalu berangkat kerja"
"Kau tidak boleh bekerja" ucap Elvaro dengan nada datar dan dingin
Elena mengenyitkan dahinya dan langsung menatap manik biru laut milik Elvaro "Kenapa?" Tanyanya
Bukannya menjawab Elvaro malah beranjak pergi dan duduk ditepi ranjang "Bantu aku mengeringkan rambut" ucapnya dengan nada yang masih datar
"Dasar irit bicara, muka triplek" gerutu Elena, lalu ia mulai mengambil handuk dan mengeringkan rambut Elvaro
Elvaro tersenyum miring menikmati sentuhan lembut dari sang istri yang sedang mengeringkan rambutnya
**********
Elvaro sudah siap dengan pakaian kantornya, hari ini ia tidak jadi mengambil cuti
Sebenarnya kemarin malam Elvaro merencanakan untuk pergi bersama sang istri, entah kenapa ia ingin lebih dekat dengan Elena. Tapi karena Elena kemarin malam mengalami demam okeh karena itu ia tidak bisa membawa sang istri keluar karena butuh istirahat. Tadi ia juga sudah menghubungi Williams jika ia tidak jadi ambil cuti dan menyuruh Williams menjadwalkan meating untuk hari ini
Baru saja Elvaro keluar dari walk in closet ia langsung dihadang oleh Elena "Ada apa?" Tanyanya mengangkat sebelah alisnya
"Kenapa aku tidak boleh bekerja?" Bukannya menjawab, Elena melemparkan pertanyaan
Elvaro kira ada apa ternyata hanya masalah kenapa ia tidak memperbolehkan Elena bekerja "Kamu kemarin malam panas, lebih baik tidak usah bekerja dan istirahatlah dirumah"
"Aku sudah sehat dan aku ingin pergi bekerja" ucap Elena tegas. Namun hal itu malah membuat Elvaro gemas melihat wajah sang istri
Tuk
Elvaro menjitak kening sang istri hingga sang empu mengeluh merasa sakit dikeningnya
"Lebih baik menuruti kata suami" ucap Elvaro singkat
"Ta-tapi aku i..." Ucapan Elena terpotong ketika Elvaro kembali membuka suaranya
__ADS_1
"Jika tidak mau menurutiku maka besok dan seterusnya kamu tidak boleh bekerja" final Elvaro
Dengan terpaksa akhirnya Elena menganggukan kepala
"Good girl" ucap Elvaro mengusap puncak kepala Elena, lalu ia langsung pergi keluar kamar untuk berangkat bekerja
"Loh Elena mana Varo" tanya Caroline ketika melihat sang putra yang turun sendirian tanpa menantunya
Elvaro pun langsung mengambil tempat duduk disamping Alexa "Dikamar mom sedang istirahat" ucapnya sambil mengambil roti yang ada dipiringnya
Terlihat kening Caroline mengenyit "Ada apa? Apakah dia sakit?" Tanyanya pada sang putra
"Iya mom, kemarin malam ia demam"
"Lalu sekarang bagaimana?" Tanya Reynard menatap Elvaro
"Sudah baikan tapi aku tidak memperbolehkan Elena bekerja dulu" jawab Elvaro
Mereka bertiga pun menggangukan kepala mengerti
"Aku sudah selesai" ucap Elvaro sambil berdiri dari tempat duduknya "Mom, dad, lexa, Varo berangkat dulu" ucapnya lalu beranjak pergi
********
Huff helaan nafas terdengar dari bibir Elena. Sungguh saat ini dia merasa bosan sekali, biasanya saat ini ia akan sibuk berkutat dengan berkas-berkas
Tok tok tok
"Hai kak, aku bawakan sarapan untuk kakak" ucapnya tersenyum manis dan membawa nampan ditangannya
Elena pun langsung membuka pintu kamarnya lebar dan mempersilahkan Alexa masuk "Kenapa kamu repot-repot membawa kesini, kan nanti kakak bisa ambil sendiri di dapur ataupun menyuruh pelayan membawa kemari" tanya Elena. Kini mereka berdua sudah duduk di sofa
"Ah tadi aku memang yang bersikeras ingin membawa kemari kak" ucap Alexa dengan senyumnya
"Kamu tidak berangkat kuliah?"
"Aku mendapatkan jam nari sore, oh iya kak aku hampir lupa. Daripada kakak bosan dikamar terus bagaimana jika kita pergi ke mall?" Ajak Alexa dengan mata berbinar supaya Elena mau ikut jalan-jalan dengannya
Elena terlihat bingung disatu sisi ada Elvaro yang menyuruhnya istirahat tapi disisi lain ia juga merasa sangat bosan dirumah tanpa ada pekerjaan "Bagaimana dengan kakakmu? Dia menyuruhku untuk dirumah dan istirahat"
Alexa tampak berfikir sejenak "Tidak apa-apa kak nanti biar aku yang bilang" jawabnya dengan wajah sumringah
Elena pun terdiam sejenak memikirkan ingin ikut ajakan, menghela nafas pelan "Baiklah" putus Elena. Ia juga ingin agar lebih dekat dengan keluarga dadi suaminya
Wajah Alexa langsung sumringah "Baiklah 1 jam lagi kita akan berangkat, kalau begitu aku akan bersiap-siap dan juga kakak cepat sarapan dan kita akan jalan-jalan" Alexa pun langsung pergi menuju kamarnya
Elena hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah dari adik suaminya itu. Lalu ia mulai memakan sarapannya usai itu bersiap-siap untuk berangkat jalan-jalan bersama Alexa
__ADS_1
********
Ting
Bunyi notif pesan masuk di hp Elvaro. Atensinya langsung teralih ke benda pipih tersebut dan mulai membukanya
[Kakak, aku akan membawa kak Elena jalan-jalan di mall] chat Alexa
[Tidak boleh, dia baru saja sakit kemarin malam. Harus istirahat dirumah.] Balas Elvaro
[Aku sudah tanya sama kak Elena dia mau kok. Lagian kak Elena sedang bosan dikamar terus. Pokoknya aku tetep bawa kak Elena jalan-jalan. Dengan persetujuanmu ataupun tidak] diakhiri dengan emoji menjulurkan lidah
Tangan Elvaro mengepal, detik berikutnya ia hanya bisa menghela nafas menghadapi adiknya yang keras kepala
Tok tok tok
"Masuk" titah Elvaro
"Ada yang diperlukan tuan?" Tanya Williams yang saat ini sudah berada didepan meja Elvaro
"Kau kirimkan orang untuk mengawasi adikku dan istriku yang akan pergi ke mall tapi diam-diam saja. Dan laporkan padaku" perintah Elvaro
Williams pun mengangguk dan langsung melaksanakan perintah Elvaro
************
Elena melihat pantulan dirinya di cermin "Perfect" gumamnya. Dia memakai dress lengan pendek sepanjang selutut berwarna putih dengan rambut yang digerai terlihat sederhana tapi anggun
Elena mulai menuruni anak tangga dan melihat jika Alexa sudah menunggu di kursi ruang tamu "Maafkan aku lexa karena membuat mu menunggu"
Alexa mulai mengangkat wajahnya dan melihat tampilan kakak iparnya yang sungguh sangat cantik "Wow kak, kau sangat cantik menggunakan dress ini" puji Alexa
"Terimakasih"
Mereka berdua pun langsung pergi ke halaman masion dimana mobil yang akan mengantar mereka ke mall sudah terparkir dan siap untuk jalan
Sesampainya di mall Elena dan Alexa langsung berkeliling di setiap toko, disini Alexa yang paling aktif dengan antusias karena ia berbelanja dengan kakak iparnya
Setelah beberapa jam akhirnya mereka selesai berbelanja dan semua belanjaan sudah dimasukkan kedalam mobil. Kini mereka berdua sedang berada didalam cafe untuk makan siang, terlihat jika Alexa sangat akrab dengan kakak iparnya padahal baru kenal. Alexa merasa ia mendapatkan teman untuk mengobrol dirumah selain mommy nya, dan umur Alexa 2 tahun lebih muda dari Elena.
Tiba-tiba sebuah suara terdengar oleh Alexa
"Hai Alexa" sapa seorang perempuan menghampiri meja Alexa
Alexa tak menjawab sapaan itu, terlihat wajahnya yang cerah langsung berubah kesal melihat wanita yang memanggilnya tadi, tangannya terkepal erat sampai-sampai kukunya memutih
Hayo siapa nih yang bikin Alexa kesel????
__ADS_1
Siapa tuh wanita yang nyapa Alexa???
Penasaran?