Unfinished Story

Unfinished Story
PROLOG


__ADS_3

18 December 2021


Situasi kami telah berubah


Dari yang tadinya tampak menyenangkan, menjadi menegangkan hanya karena Wafa sahabatku, tengah bercerita tentang drama kolosal kesayangannya. Tiba-tiba mengatakan "Aku ingin berada di zaman itu, sepertinya menyenangkan!" Ujarnya


Sejujurnya tidak ada yang salah dengan apa yang diceritakan dan diucapkan oleh nya, tetapi kami sejenak terlupa akan waktu dan tempat kami saat ini berada.


Game ini, entahlah aku pun masih belum sepenuhnya paham dengan situasi yang kami alami selama ini. Akankah ini sebuah "game" yang secara tidak sengaja kami buat sendiri, atau sudah ada yang menemukannya dari ber Abad-abad yang lalu? Masing-masing dari kepala kami belum dapat menemukan titik terang di sejumlah teori rumit ini.


"Wait, Apa kamu bilang fa?" Sahutku pada Wafa yang sedang berbinar melayangkan fikirannya di langit, karena ingin sekali berada di zaman seperti yang ditayangkan pada drama kesayangannya itu


"Pengen ada disana... " Jelas Wafa kepadaku


"Hey kalian barusan ada yang salah omong?" Oza memotong pembicaraan kami secara tiba-tiba. Aku pun langsung tersadar.


"Hah! Kenapa, ada apa Za? Aplikasinya terbuka otomatis lagi?" Tanyaku cemas kepada Oza, sembari berlari ke arahnya yang juga sedang mencerna apa yang sedang terjadi saat ini.

__ADS_1


Diawali oleh Erga yang sudah memahami situasi sejak tadi.


"Siap-siap, kita akan pergi lagi... " kata Erga berusaha menyadarkan kami semua


"Fa, aku lupa kita belum dirumah" aku pun menyusul Erga segera memahami situasi


Disusul Wafa yang seketika wajahnya berubah pucat pasi.


Disamping kami Oza yang juga sudah memahami situasi apa ini, sedang berusaha mematikan aplikasi menyebalkan itu. Usaha nihil, apapun yang kami lakukan sekarang tidak akan mengubah keadaan walaupun sedikit.


Perlahan laptop milik Oza yang tepat berada di depan kami itu menyemburkan Cahaya putih. Ya, tidak lain itu adalah gerbang kami yang perlahan sedang terbuka.


***


Namaku Zea, siswi kelas 10


Sejak SD aku selalu membayangkan bagaimana rasanya duduk di bangku SMA, dan jika seperti ini jadinya, rasanya aku benar-benar ingin kembali ke masa SD saja.

__ADS_1


Ini kisah kami, bukan petualangan memang.


Hanya kisah mencari kebenaran alam semesta yang menyimpan berbagai memori dan sejuta rahasia didalamnya.


Aku ingin pulang, bertemu Papa Mama dan berkumpul lagi seperti biasa. Sekolah setiap pagi, dan pulang lagi sorenya.


Tapi seakan tau fikiran kami, takdir malah membawa kami ke lokasi yang lebih jauh dari yang kami kira.


***


Bukan Sulap Bukan sihir, dunia kami seakan berjalan bersamaan. Namun juga secara logis berbeda 180°


Apa yg akan kau lakukan ketika suatu saat kau bertemu dengan seseorang yang namanya sama dengan namamu, Wajah, tubuh, Sikap, mirip sekali dengan mu, bahkan identik. Bukan hanya Wajah maupun Sikap, tapi juga DNA dan Sidik Jari yang sama. Dan mereka juga lahir dari orang tua yang sama dengan kita.


Disini aku dan teman-teman ku merasakan semua hal yang kalian tidak rasakan, Perjalanan yang tidak pernah kami duga sebelumnya...


Berlanjut ke Episode Perdana

__ADS_1


Terimakasih sudah mampir


Semoga hari kalian menyenangkan🌼♥️


__ADS_2