
Hari ini adalah hari Senin pertama, Viola memasuki gerbang megah sebuah Sekolah Menengah Atas bertaraf Internasional. Dengan menuntun sepeda lipatnya, Vio melangkah dengan yakin. Tidak lupa pula Ia kenakan atribut Orientasi yang terdiri dari rambut kuncir tiga, Name tag bertali pita merah yang menggantung di lehernnya serta seragam putih abu abu yang sedikit kebesaran melekat di badannya. Jangan lupakan juga, Wajah polos tanpa make up sedikitpun dan sedikit semprotan parfum beraroma Vanila dari merk carl en clair yang tercium dari tubuhnya.
Ratusan pasang mata menatap ke arah Vio dengan pandangan jijik dan merendahkan. Vio menyadari tatapan itu namun Ia hanya cuek tidak menanggapi sedikit pun. Shasha yang melihat Vio pun hanya pura pura tidak mengenalnya, Ia hanya diam karena Ia tidak ingin menjadi bulan bulanan teman temannya karena memiliki saudara dengan dandanan seperti itu.
"Kamu itu salah masuk sekolah atau gimana????". Dua orang siswi seperti dia menghentikan langkahnya.
" Saya???".
"Iya kamu!!!. Siapa lagi kalau bukan kamu????".
"Apa salah saya???". Vio menatap siswi tadi dengan raut wajah bingung.
"Salah kamu itu.... Kamu dekil dan miskin hahaahahahahahahahahaaa!!!!". Kedua siswi tadi menghina Vio dengan suara keras.
" Maaf, saya buru buru". Vio mempercepat langkahnya menuju tempat memarkirkan sepedanya.
"Huuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu". Dua siswi tadi menyoraki Vio.
_________________
.Tempat Parkir.
Sekolah ini menyediakan lahan untuk parkir kendaraan yang begitu luas. Vio mengelilingi tempat itu namun hanya berisi mobil mobil mewah. Vio berjalan terus, sampailah Ia di tempat parkir sepeda motor. Ia celingak celinguk mencari lokasi parkir sepeda. Tanpa Ia sadari, gerak geriknya di perhatikan oleh seseorang.
"Ekhem...!!". sebuah suara mengagetkannya.
Sontak Vio menghentikan langkahnya dan menengokan kepalanya ke arah sumber suara.
" Kamu anak baru???".
"Iya, Kak!!!".
"Apa yang kamu cari???".
" Maaf Kak, Letak parkiran sepeda sebelah mana, ya???". Vio memberanikan diri bertanya.
" Taruh saja sepedamu di sebelah sana!!!. Dan cepat, sebentar lagi upacara pembukaan akan segera dimulai!!". Ujar siswa tadi.
"Iya, Kak. Terimakasih!!!". Vio bergegas meletakan sepedanya dan langsung menuju lapangan upacara.
Jangan salah, walaupun Sekolah ini bertaraf Internasional, Sekolah ini tetap melakukan upacara bendera. Karena berdiri di wilayah kedaulatan Republik Indonesia.
___________________
Vio ikut bergabung di lapangan upacara sambil menunggu bel tanda di mulainya aktivitas di sekolah itu di bunyikan. Ia merasa terasingkan dan tersisihkan. Bagaimana tidak???? tidak ada seorang pun yang mau di dekati olehnya. Vio mencoba membaur dengan mereka, namun hanya hinaan yang Ia dapatkan.
"Kamu kok bisa sih masuk sekolah sini????, Jalur beasiswa ya kamu???". Celetuk seseorang di dekatnya.
__ADS_1
" Iya jelaslah, dari penampilannya aja sudah kelihatan kalau dia anak miskin. Nggak mungkin punya biaya buat sekolah di sini. Jangankan untuk bayar SPP, untuk bayar uang pangkalnya saja pasti tidak bakal mampu!!!". Celetuk seorang siswi yang lainnya.
"Kamu itu cuma merusak pandangan kita ajah!!!". Ujar seorang yang lain sambil mendorong bahu Vio.
Setelah Vio terjatuh, mereka meninggalkannya dengan tawa yang keras.
Vio dengan raut wajah yang biasa saja, bangkit dari lantai dan membersihkan pakaiannya yang sedikit kotor. Ia tidak merasa tersinggung sama sekali hingga sebuah suara yang amat sangat di kenalnya memasuki indera pendengarannya.
"Vio????".
Vio membalikkan badannya menghadap sumber suara.
" Rani?????". Vio hanya bergumam.
"Vi!!!!!!. Sini!!!!". Rani berteriak sambil melambaikan tangannya.
Ternyata benar, suara itu adalah suara cempreng milik Rani, Sahabatnya.
Vio lalu mendekati sumber suara itu. Rani berdiri di pojok lapangan dengan memakai atribut yang sama dengannya. Beda dengannya yang tampil apa adanya dan seragam kedodoran, Rani terlihat sangat cantik dengan sepasang seragam putih abu abu yang pas di tubuhnya dan polesan make up yang terlihat natural. Sedang bersama dengan seorang siswa laki laki yang di temuinya di parkiran tadi.
" Vio, aku cariin kamu dari tadi. Ehh ternyata kamu baru berkenalan sama teman baru!!". Rani memasang wajah menyindir.
"Niatnya sih iya, Ran!!!. Tapi, sepertinya nggak jadi!!". Vio menjawab cuek.
" Lah kenapa???". Rani penasaran dengan jawaban Sahabatnya itu.
"Mereka nggak level temenan sama aku!!". Vio menjawab sekenanya.
"Ohh iya, Vi. Kenalin, Ini Kak Andi. Kakak sepupu aku. Dia kelas 11 IPA 1. Dia......".
" Aku bisa berkenalan sendiri, Ran!!!!". Andi protes.
"Heheehhehehe... iya iya maaf, Kak!!!". Rani terkekeh melihat ekspresi Andi yang terlihat jengkel.
" Kak Andi, Aku Viola. Salam kenal!!!". Vio mengulurkan tangannya untuk berkenalan.
"Iya!!!". Andi membalas uluran tangan Vio dengan singkat dan menjawab cuek.
" Andi, Sayangku... My baby!!!". Suara cempreng Shasha membuat Andi bergidik ngeri.
"Itu pacar Kak Andi???". Rani mengernyit bingung.
" Bukan!!". Andi menjawab singkat sambil mengambil langkah menjauh.
"Sayang, Kamu di panggil Pak Herman itu....!!!". Shasha mengejar langkah Andi.
" Apaa apaan sih kamu, Sha????". Andi hanya memandang jijik ke arah Shasha.
__ADS_1
"Ihhh apanya yang apa apaan????". Shasha langsung bergelendot di lengat Andi tanpa peduli tatapan di sekelilingnya.
" Lepaaasss, Sha!!!". Andi menghempaskan Shasha dengan kasar, kemudian menuju lokasi Pak Herman berada.
Vio dan Rani juga melihat tingkah Shasha yang memang memalukan.
"Kak Shasha????". Vio bergumam.
" Apa, Vi???". Rani mendengar gumaman Vio namun tidak terlalu jelas.
"Ehhh... Enggak kok, maksudku dimana temen temen dari SMP kita???? Kok mereka nggak kelihatan???". Vio mengedarkan pandangannya.
" Maksudmu Intan dan Ira???".
"Iya!!".
" Belum datang kayanya. Aku dari tadi berdiri di sini tapi nggak lihat mereka!!!".
_________________
Beberapa menit berlalu, Suara bel masuk sekolah terdengar sangat nyaring. Ketua OSIS memberikan pengarahan agar seluruh siswa berkumpul di Lapangan upacara.
"Mohon perhatiannya, Mohon seluruh siswa untuk memasuki lapangan Upacara, karena upacara pembukaan tahun ajaran baru akan segera di mulai!!!". Suara pengumuman yang di sampaikan oleh ketua OSIS terdengar ke seluruh penjuru sekolah.
Beberapa menit kemudian, Lapangan upacara telah di penuhi oleh kurang lebih 2000 siswa dan 150 guru pengajar dan 50 tata usaha dan guru pembantu.
"Di mohon untuk siswa didik baru, membuat barisan di sebelah Selatan!!!".
" Baik, Upacara pembukaan tahun ajaran baru akan segera di laksanakan. Di mohon semua peserta Upacara untuk tidak membuat kegaduhan!!!".
SKIP
________________
Upacara bendera Pembukaan Tahun ajaran baru yang di pimpin oleh Ketua OSIS telah selesai di laksanakan.
"Upacara telah selesai di laksanakan. Teman teman Kelas 11 dan kelas 12 saya mohon kembali ke kelas masing masing. Sedangkan adik adik kelas 10 dan Rekan rekan kepengurusan OSIS Saya mohon untuk tetap tinggal di lapangan ini, di karenakan Upacara Pembukaan Masa Orientasi akan segera di laksanakan!!!".
...
" Sebelumnya, Rekan rekan OSIS di persilahkan meju kedepan untuk memperkenalkan diri!!!".
...
"Saya yang berdiri di hadapan kalian adalah Andi, selaku Ketua. Yang di sebelah saya adalah Ray dan Alva, Mereka adalah Wakil ketua. Selanjutnya ada Shasha, Sekertaris. Di sampingnya adalah Ben, Wakil sekertaris. Di lanjutkan Aris dan Fara sebagai bendahara. Lalu Marvin dan Ferdi adalah Seksi Keamanan dan ketertiban, di sampingnya................................. Dan yang terakhir adalah Rara, Seksi Kesehatan dan ketua PMR!!". Andi memperkenalkan diri dan para anggota kepengurusan.
"Selamat datang di Roses Internasional, Masa Orientasi resmi saya buka!!!". Andi dengan lantangnya menyambut para peserta didik baru.
__ADS_1
" Kegiatan selanjutnya akan berjalan sesuai agenda yang telah saya sampaikan hari lalu. Untuk rekan rekan, silahkan mengambil bagiannya masing masing!!!".
______________