
Siang ini, matahari sangat cerah. Terik matahari rasanya sampai seperti membakar kulit. Huuhhhh..... Panas sekali.
Viola mengendarai sekuter maticnya, membelah jalan kota dengan kecepatan rata rata 60 kilometer perjam. Lebih laju dari hari biasanya, panas terik matahari ditambah polusi udara dimana mana, sangat membuatnya merasa sangat tidak nyaman. Maka cepat cepat Ia ingin sampai rumah dan melaksanakan ritualnya berendam di air dingin yang menyegarkan.
Tidak lama kemudian, Ia sudah memasuki gang perumahan tempat tinggalnya. Artinya, tidak sampai lima menit, Ia akan sampai.
"Selamat siang, Pakkk!!!!". Vio menyapa Pak Satpam yang sedang duduk santai di bawah pohon yang terletak di samping pos jaga.
" Selamat siang, Non Vio!!!". Pak Satpam bergegas membukakan pintu gerbang itu.
"Terimakasih, Pak!!!.". Vio memasuki pekarangan rumah itu sambil menundukan kepalanya.
" Iya, Non. Sama sama!!". Sahut Pak Satpam.
Vio memarkirkan kerndaraannya di garasi yang terletak di samping rumah itu.
_____________________
"Ibu, Bu... Aku pulang!!!". Vio memanggil Ibunya namun tidak ada jawaban.
" Mbak Ira?????". Vio menegur Mbak Ira yang sedang mencuci piring di dapur.
"Iya, Non!!!. Ada yang bisa saya bantu???". Mbak Ira menghentikan pekerjaannya
" Ibu kemana Mbak???".
"Nyonya tadi pamitnya pergi ke luar kota, Non!!".
" Lohh... ada apa???". Tanya Vio bingung.
"Pembukaan kantor cabang Tuan Awan, Non. Pulangnya besok sore, Non!!!".
" Ohh yasudah. Makasih ya, Mbak atas informasinya!!!!". Vio melenggang pergi menuju kamarnya.
"Iya, Non.sama sama!!!". Mbak Ira menyahut.
___________________
Sesampainya di kamar, Vio bergegas melakukan ritual mandinya. Berendam di bathub dan menikmati segarnya air hingga Ia tidak ingat waktu.
Hingga dirasa kulitnya sedikit keriput, Ia pun segera membilas dan menyudahi prosesi ritual mandinya.
Vio sangat cantik, walaupun hanya mengenakan hotpants dan kaus oblong serta sedikit polesan make up naturalnya. Keluar dari kamarnya dan hendak menuju ruang keluarga untuk bersantai sambil menonton televisi, Sesampainya di anak tangga terakhir....
"Ehhh Sha, itu siapa???". Salah satu teman Shasha yang di ketahui bernama Luna, bertanya. Sebab baru pertama kalinya Ia melihat Vio di rumah ini.
" Ohhh... Dia adik tiriku!!". Shasha cuek.
"Sini sini dek!!!". Giliran Cindy yang bersuara.
Vio hanya diam saja, mengingat kelakuan mereka bertiga di kantin sekolah saat istirahat kedua tadi.
" Dek, Sini...!!". Kini Shasha yang memanggilnya.
"Iya , Kak???".
" Namamu siapa????? Gilaaaa kakak beradik sama sama cantikk!!". Seru Luna.
"Namanya Ivy, dia sedikit pemalu!!". Malah Shasha yang menjawab.
" Ohhhhh, kamu sekolah di mana???". Cindy mendekati Vio.
"Dia home schooling, karena dia pemalu dan susah beradaptasi!!". Lagi lagi Shasha yang menyahut.
" Kirain kamu sekolah di Roses juga". Luna sedikit kecewa.
"Tidak, Kak". Vio tersenyum miris, Shasha ternyata tidak mau ketahuan satu sekolah dengannya.
" Ibu kemana, Dek????".
"Ibu dan Ayah pergi ke luar kota, Kak!!!". Vio kembali ke Kamarnya.
________________
" Sha, kayak aku pernah lihat si Ivy tadi deh.. tapi dimana ya???. Atau nggak yaa mirip mirip siapa gitu!!!". Luna mengingat ingat.
"Nggak mungkin lah... orang dia nggk pernah kemana mana!!!". Shasha menyakinkan.
" Dia masih kecil ya????".
"SMA kelas 1!!". Shasha menjawab singkat.
__ADS_1
" Oh... kamu juga lumayan akrab ya sama dia???". Luna penasaran.
"Iya gitu deh.. Nanti malem kalian jadi nginep kan????". Shasha menglihkan pembicaraan.
" Iya, jadi dong!!!".
"Andi malah tambah cueikin aku, huuhhh gara gara informasi nggak jelas tadi, malah Andi nggak mau balas Chat ku sama sekali!!". Shasha mengeluh.
"Iya udahlah, Sha.... Kayak nggak ada laki laki lain. Modelan kaku kayak dia aja kok kamu bisa tergila gila!!". Cindy mencibir.
" Ehhh jangan salah, Dia itu bisa di andelin. Ganteng, nggak neko neko, calon pewaris perusahaan besar juga!!". Shasha menjawab alasannya.
"Oke, dia memang ganteng dan juga memang anak orang terkaya di kota ini. Tapi, apa kamu bilang tadi???? Nggak neko neko??? hahahahaha Apanya yang nggak neko neko coba???". Luna tidak tahan dengan lelucon Shasha.
" Maksud kamu????". Shasha menatap Luna dan meminta penjelasannya.
"Pertama dia itu perokok akut. Kedua dia suka main di club. ketiga dia itu belok!!!". Luna menjawab dengan tenang dan menyakinkan.
" Ya wajar lahhh kalau perokok dan suka main di club. Namanya aja anak laki laki dan dia itu kaya raya!!". Sahut Shasha enteng.
"Dia itu belok Sha!!!. Buktinya aja dia selalu cuekin semua siswi yang deketin dia. Buktinya dia juga cuekin orang sesempurna dan secantik kamu!!!". Balas Luna.
Tanpa mereka ketahui, ternyata Vio masih mendengar percakapan mereka dengan sangat jelas. Vio mendengar ocehan teman teman Shasha tentang Andi. Ada keraguan di hatinya, Apakah Andi sesuai dengan yang mereka bicarakan????.
Akhirnnya Viola kembali ke kamarnya. Sesampainya disana, Vio mengecek ponselnya dan terlihat beberapa panggilan video tak terjawab dari kekasihnya.
Saat hendak menghubungi balik, Tiba tiba ponselnya bergetar lagi, tanda dari kekasihnya menghubunginya lagi.
Sambil memasangkan earphone, Vio menggeser tombol biru bergambar kamera itu ke atas.
"Halo!!!!". Vio menyapa kekasihnya yang berada di seberang sana.
" Sayang, lagi sibuk nggak???". Suara Andi dari seberang sana.
"Ini mau belajar aku, kamu nggak belajar??".
" Iya ini juga mau belajar!!!". Andi memperlihatkan meja belajarnya dengan beberapa buku tebal disana dan kertas yang berserakan.
"Iya udah telepon nya nanti saja ya!!!". Viola menanggapi.
"Kamu cantik bila berdandan seperti itu!!!". Andi terpesona menatap wajah cantik Viola di layar ponselnya.
Bluusshhh... Wajah Vio memerah seketika.
"Apa sih. Udahhh!!". Vio memalingkan wajahnya, menghindari Andi.
" Besok Rani akan menjemputmu pagi pagi, agar kita bisa bertemu seharian!!".
"Tapi..... hmmm baiklah baiklahhh!!!".
" Entah mengapa, aku sangat merindukanmu sayang. Ingin rasanya aku sekarang nekat datang ke rumahmu dan langsung memelukmu!!!".
"Hehehe jangan dong!!!".
" Aku mau belajar dulu sayang, sampai ketemu besok pagi..!!!".
"Iyaaa!!".
" I Love you!!".
"Sampai jumpa kembali!!!". Jawab Vio jahil.
" Kok gitu sih sayaang????". Andi protes.
"Hehehe iya, iyaa.. I Love You too!!". Jawab Vio dengan cekikikan.
___________________
Rani 🙃
Besok pagi aku kesana jam 6 pagi..
^^^Haaaahhh?????^^^
Jangan protes sama aku,
tapi proteslah sama Kakakku!!".
^^^Oke oke,^^^
Bagus!!.
__ADS_1
^^^Besok bila kamu datang, jangan sebut aku dengan nama Vio,^^^
^^^Cukup panggil Ivy!!!^^^
Kenapa???
Siapa Ivy???
^^^Besok kamu akan tau sendiri!!!^^^
Oke oke,,
^^^Oh iya, kamu besok langsung naik aja ke kamarku.^^^
^^^Ibu dan Ayahku keluar kota.^^^
^^^Hanya ada Kakak tiriku dan dua temannya!!!^^^
Siap kakak ipar 👍👍👍
________________
Makan malam kali ini tanpa Ana dan Awan. Hanya ada Shasha dan di tambah Kedua teman Shasha. Vio seperti tidak menikmati makan malamnya, Sebab Shasha dan kedua temannya hanya membahas Andi di sela sela suapan mereka.
"Ihhh lihat ini, Andi tambah cuekin aku!!". Shasha menyodorkan ponselnya ke arah kedua temannya yang sedang duduk di depannya.
Andi 🖤
^^^Malem ganteng 😘^^^
^^^Halo^^^
^^^Calon pacar^^^
^^^Bales dong,^^^
^^^Cinta^^^
^^^Kamu lagi apa???^^^
________________
" Coba aku yang Chat dia!!!". Cindy terlihat memainkan ponselnya.
"Iya, coba coba. Dia bales nggak???". Shasha sangat antusias.
ting!!!.
Notifikasi chat masuk di ponsel Cindy.
Andi IPA1
^^^Andi!!!^^^
?
^^^Lagi apa kamu???^^^
_____________
" Udah nggak bales lagi!!!". Teriak Shasha.
" Mmm Kak, aku masuk duluan ya!!!". Vio pamit undur diri.
"Iyaa adik manisss...!!!". Sahut Luna sambil melambaikan tangannya pada Vio!!".
Sesampainya di kamar tidurnya, Vio rebahan sambil melihat ponselnya. Ingin sekali Ia menghubungi kekasihnya itu, namun Ia urungkan. Akhirnya Ia hanya melanjutkan belajarnya, hingga larut malam.
Jam sudah menunjukan pukul 11 malam, rasa kantuk menyerangnya tiba tiba, akhirnya Ia membersihkan wajah, tangan dan kakinya lalu ia tertidur.
________________________
Tok tok tokkk....
Tok tok tokkk.....
Pintu kamar Viola di ketuk dari luar.
Ia menengok sebuah jam dinding yang di pasang di dinding sebelah kiri tempat tidurnya. Jarum jam baru menunjukan pukul empat pagi..... Siapakah kiranya yang membangunkannya di pagi buta seperti ini??????
Dengan kedua mata yang masih menutup rapat, Ia membukakan pintu...
__ADS_1
___________________
...****************...