
Waktu liburan pun sudah tiba, tiya dan teman-teman nya sudah bersiap-siap setelah pulang dari kantor mereka sudah janjian dan berkumpul dirumah yuri.
Bunda yuri juga terlihat sibuk menyiapkan bekal untuk dibawa mereka berlibur. wajah-wajah senang terlihat dari raut wajah tiya,sella dan yuri, apalagi dengan anak-anak mereka.
Aura dan puteri terlihat mulai akrab mereka saling bertukar cerita.
Setelah semua beres.. Mereka langsung berangkat hanya memakan waktu 2jam lebih untuk sampai di lembang.
Hawa segar dingin langsung menusuk badan mereka, tiba disana mereka langsung menurunkan barang di karnakan waktu sudah malam mereka langsung menuju kamar masing-masing.
Yuri,sella dan tiya mereka tidur bertiga, sedangkan anak-anak mereka tidur bertiga dengan mbak sus.
pagi nya mereka sudah sibuk menyiapkan sarapan karna selepas sarapan mereka akan berjalan-jalan untuk menikmati pemandangan, yuri ingin banget ke pasir putih sedangkan anak-anak ingin ke air terjun
di antara mereka gak ada yang mau mengalah lalu tiya putuskan pagi ini pergi ke air terjun dulu dan nanti siang nya bisa langsung menikmati pasir putih
Itu pun dengan catatan kalau waktu nya pas tapi kalau tidak mereka akan lanjutkan lagi di esok pagi nya.
__ADS_1
Mereka bawa perbekalan yang cukup sedangkan mbak sus tidak mau ikut dengan alasan lebih baik menunggu di villa dan bisa menyiapkan makan malam kalau mereka sudah tiba nanti.
Akhirnya mereka berlima pun berangkat dengan hati senang
Sampai ditempat yang di tuju sungguh memanjakan mata mereka, pemandangan yang indah serta sejuk. Air yang jernih dan dingin, aura dan puteri sudah sibuk bermain air sedangkan ibu mereka sedang sibuk berfoto ria.
Yuri pun sudah sibuk dengan bermain air dan dia sudah lupa dengan impian nya untuk ke pasir putih.
Tanpa tiya sadari.. Rendra melihat mereka dari kejauhan, dia mengikuti kemana liburan tiya dan yuri pergi.
"eh sell itu kek bos lo.. Bener gak sih?? Apa gue yang salah liat ya? Tanya yuri
"yaelah sella nama nya juga tempat umum pasti bisa lah dia kemana-mana.. Apa lagi tuh"yuri menunjuk tiya dengan dagu nya" si bos kek suka sama tiya"ujar yuri
Iya sih gue ngrasa pak rendra selalu perhatiin tiya cuma gue takut salah aja"jawab sella
Tapi kalau beneran gak papa sih lebih bagus kan jadi pak rendra gak jomblo akut lagi"ucap sella sambil memperhatikan anak nya yang asik bermain air.
__ADS_1
Tiya sedang sibuk membuka bekal makanan dan menggelar tikar untuk mereka duduk santai sambil menunggu teman-temannya dan anaknya bermain air. Tiya menyusun makanan tersebut dan tanpa tiya tau kalau rendra sudah duduk didepan tiya.
"kamu? Tunjuk tiya
"heheheeeehee boleh gabung sekalian mau minta makan laper nih? Tanpa dosa rendra langsung mengambil nasi beserta lauk pauk nya
Rendra makan sangat lahap sedangkan jangan tanya wajah tiya sudah sangat geram liat tingkah laku nya rendra.
Ini orang kek gak makan berhari-hari tanpa dosa banget makan, makanan orang!! Saking bos kalo orang lain udah gue bikin perkedel jagung ini orang"geram tiya tanpa di dengar rendra.
Setelah selesai makan rendra langsung berdiri dan "makasih ya nona tiya, kalau boleh sih bisa di bungkus gak? Hehehee siapa tau kalian gak abis terus mungkin kalian lagi diet
Ucap rendra tanpa dosa.
Tiya hanya menatap wajah rendra dengan tatapan tajam
Lalu tiya berdiri dan pergi meninggalkan rendra
__ADS_1
Sedangkan rendra langsung tertawa terbahak-bahak.