Wanita Yang Tak Pernah Di Anggap

Wanita Yang Tak Pernah Di Anggap
BAB 88


__ADS_3

malam ini adalah malam pertunangan Rendra dan Deby, nampak kedua pasangan yang nampak bahagia.


tapi tidak dengan pasangan laki-lakinya seperti sedang banyak tekanan atau pikiran.


sesekali Rendra berharap ada yang dapat menolongnya seperti waktu itu.


acara berjalan dengan baik bahkan Reza dan kawan-kawan nampak hadir di sana.


ada Tiya dengan Kiki, sella serta Yuri dan sakti yang nampak mesra.


deby merasa sedang di atas angin, bahkan dengan gaya sombong nya dia tampilkan.


"tunggu saja, belum aja. kedok busuk nya terbongkar."gumam Reza


"memang apa lagi sih yang busuk dari itu perempuan,"tunjuk sella


"lihat saja, setelah pemasangan cincin. aku akan membuat kado terindah untuk nya."Reza tertawa jahat.


tanpa di sadari di luar sana sudah ada teman-teman Reza yang pernah kencan bahkan selalu tidur dengan Deby.


sampai sekarang pun mereka masih melakukan itu di belakang Rendra.


Reza ingin tahu seperti apa wajah kakak nya dan bunda nya jika tahu siapa Deby sebenarnya.


Rendra dan Deby sudah di panggil MC untuk maju kedepan, guna menyematkan cincin tanda pertunangan mereka.


nampak dua keluarga sudah berkumpul di depan panggung kecil.


Rendra berjalan tanpa semangat sama sekali bahkan tidak ada senyuman, berbeda dengan Deby yang sangat bahagia.


"senyum lah,,"bisik bunda Rendra


"untuk apa? untuk pura-pura bahagia padahal sebaliknya."sahut Rendra di telinga bunda nya

__ADS_1


acara inti sudah di mulai, satu persatu rangkaian sudah di selesaikan.


mulai lah Rendra mengambil cincin untuk di pasangkan di jari manis di Deby.


hanya muka datar yang Rendra perlihatkan, deby agak sedikit kesal dengan sikap Rendra yang terlihat terpaksa.


"mas, ayo pasangkan sekarang dan senyumlah."pinta Deby


tanpa bicara lagi Rendra pun memasangkan cincin tersebut di jari Deby.


setelah cincin terpasang tiba-tiba datanglah seorang pria yang berjalan ke arah panggung.


"apa ini pertunangan sungguhan atau hanya rekayasa,honey? tanya si pria


"siapa kamu,"hardik ibu nya Deby yang sudah ketakutan bahkan sudah gemetaran.


"apa Tante lupa atau pura-pura amnesia, setelah aku bantu keuangan Tante dan om? terus Anda mau membuang aku begitu saja."ungkap si pria


deby sudah berdiri kaku di tempat nya, tidak bisa berkata-kata lagi.


"honey? apa kau mendengarkan ku? tanya si pria


"dan kau tuan Rendra apa tidak mau selidiki dulu siapa tunangan anda ini."tunjuk si pria ke arah Deby.


"biar aku jelaskan,"pria tersebut mengambil mix dari MC yang berdiri


"dia."tunjuk si pria ke arah Deby


"pacar aku bahkan kami sudah menikah secara agama, secara diam-diam. bahkan kami sedang menanti buah hati yang sudah hadir di dalam perut nya ini,"sambil mengelus perut Deby yang nampak terlihat rata.


"dia, orang tua nya sudah mendapatkan apa yang dia ingin kan dan saya yang membantu perusahaan nya bisa berdiri lagi. dengan menjanjikan putri nya untuk aku nikahi, di luar sana banyak sekali pria yang sudah tidur dengan wanita ini.


yahh.. aku juga tidak yakin kalau anak yang aku kandung adalah anak ku.

__ADS_1


karena di luar sana terakhir kemarin dia masih berkencan dengan seorang laki-laki,"si pria menunjukkan seorang pria berumur tua.


Deby langsung pingsan karena aib nya di bongkar di depan umum, bunda nya Rendra terduduk lesu bahkan sangat di permalukan di depan Tamu undangan.


ini yang ke dua kalinya, Rendra bertunangan gagal.


Rendra langsung memutuskan pertunangannya di hari ini juga hanya bernasib tidak lebih dari 15 menit bertunangan namun sudah putus lagi.


bahkan Rendra hanya menundukkan wajah nya ketika melewati meja Tiya dan sakti.


Reza melihat kakak nya seperti itu ada rasa iba, tapi kesal karena kakak nya tidak pernah bisa mempunyai sikap tegas.


dia selalu saja mengikuti apa kemauan bundanya, bahkan untuk menolak saja Rendra tidak mampu.


"puas kau sekarang,"teriak ibu nya Deby ke arah pria tadi


"belum nyonya, karena saya mau meminta kembali semua uang yang sudah saya masuk di perusahaan anda."jawab si pria dengan santai


"tidak bisa, setelah kamu menghancurkan semua rencana saya."sarkas ibunya Deby.


"oh ya,, coba saja kalau anda berani seperti itu."ancam si pria yang langsung meninggalkan acara tersebut, karena tugas nya sudah selesai dan sudah puas.


"arggggh sudah aku bilang kan,jangan gegabah dalam mengambil keputusan. lihat apa yang kalian dapat hanya malu dan semua harta kita akan hilang begitu saja."ungkap ayahnya Deby


"kita lihat anak kita dulu , jangan kamu pikirkan terus perusahaan mu itu."ajak ibu nya Deby


namun ayah nya Deby malah meninggalkan nya dan pergi keluar gedung.


"ayah bagaimana, bunda malu,yah.."bunda nya Rendra menangis di pelukan suami nya.


"itulah jika kamu terlalu ambisius dan tidak melihat apa wanita itu orang baik-baik atau hanya kedok saja. yang kau lihat hanya harta saja, "ungkap ayah nya Rendra


"maaf bunda pikir deby tidak sama dengan Shinta tapi ternyata mereka sama aja."ujar bunda Rendra

__ADS_1


sedangkan ayah Rendra hanya diam tak menjawab lagi karena benar-benar kecewa dengan istrinya.


__ADS_2