
makan siang sederhana tapi sangat menggugah selera, mereka saling bercanda melemparkan ledekan ke satu sama lain.
ada Reza juga yang ikutan bergabung makan siang di tempat Tiya, makanan seperti ini yang jarang dia temuin di rumah nya. Reza makan dengan lahap nya bahkan sudah tiga kali nambah, sella sampai melotot Mata nya karena jatah ikan nya di ambil Reza.
"nanti malam bisa gak, gue pesen menu begini lagi. terserah ikan goreng nya apa saja."pinta Reza sambil melahap makanan nya, bahkan nasi Yuri pun ikut jadi incaran nya.
"mau ikan nya di bakar gak.."ide Tiya
"boleh deh,, sama sayur dan sambal beserta lalapan nya.." sahut Reza
"Alhamdulillah baru kali ini makan sangat nikmat sekali walau boleh minta,,heheee.." ucap Reza sambil melirik tajam ke arah Yuri.
"kalau yang nanti malam serahin dulu uang nya, biar mbak sus belanja ikan nya beserta teman-temannya.." cebik Yuri
Reza pun menyerahkan uang ke mbak sus untuk membeli pesanan makanan yang Reza minta
"kalau bisa beli nya agak banyak ya..pasti sakti nanti malam makan di sini juga.." terang Reza yang langsung duduk di samping sella.
"sell,, pergi yuu jemput putri dan aura.. sekali-kali ajak ke toko buku atau minum es krim.."ide Reza
"ehh,, beberapa hari gak ketemu juga sama itu anak dua. ya sudah bentar gue siap-siap dulu.."sahut sella
"Yuri dan Tiya mau ikut gak?? tanya sella
"gue dirumah saja,,"sahut Tiya
"gue juga deh.."timpal Yuri
sella memicingkan mata nya,Yuri hanya memutar bola matanya saja.
"gue lagi mager,, sella.."seru Yuri
"kalau Tiya sih emang lagi gak enak badan,, nah Lo males kenapa sih.."tanya sella
"udah gih, sana siap-siap saja,,tuh pangeran berkuda udah nungguin Lo!"tunjuk Yuri ke arah Reza
yang di tunjuk hanya senyam senyum gak jelas, entah sedang memikirkan apa yang membuat Yuri tambah jengah saja.
"kalau nanti Rendra mau ikutan makan di sini boleh.."tiba-tiba Reza bertanya ke Tiya.
"ehh,, maksud nya hmmm..boleh kok"sahut Tiya ragu
"cuma makan doang aja gak pake gugup juga kali.."timpal Yuri
__ADS_1
"iya pake persiapan biar matang juga gak apa-apa.."ledek sella yang baru keluar dari kamar.
"kalian apaan sih.."sahut Tiya yang sudah memerah wajah nya .
Reza dan sella pun berjalan keluar rumah, mereka akan menjemput aura dan putri di sekolah masing-masing.
tapi sebelumnya dia menelepon ayah Bambang dahulu untuk ijin membawa cucunya bermain.
ternyata ayah Bambang dan bunda mau ikut juga,, sella menepuk jidat nya sedangkan Reza mengerucut bibirnya
"ini generasi tua kenapa gak ngerti anak muda mau pacaran apa,,"gerutu Reza yang langsung di pukul bahu nya sama sella.
sampai di sekolah aura benar sudah ada ayah Bambang dan bunda, setelah mereka masuk ke dalam mobil. mereka melanjutkan menjemput putri baru lah mereka jalan ke mall.
"papa Rezaaaa..."teriak putri
sella langsung membelalak mata nya karena kaget anak nya memanggil Reza dengan sebutan papa.
"halo,, gimana hari ini pelajaran di sekolah?? tanya Reza
"hmmmm seperti biasa saja sih.."sahut putri.
ada opah dan Oma cantik juga.."seru putri.
"kita mau kemana mah.."tanya putri ke sella
"kita minum es krim dan kalian mau beli buku komik atau apapun bebas hari ini,,"sahut sella
"asiikkkk,,, teriak putri dan aura
"ayah Bambang juga boleh kok beli apapun hari ini,,, "ucap sella
"ayah hanya ingin menemani kalian saja,, sekalian cuci mata bosan di rumah saja.."sahut ayah Bambang
bunda hanya menatap suami nya lalu tersenyum, bunda tahu kalau suami nya takut putri dan aura pulang kerumah nya masing-masing jadi suami nya susah lagi untuk bertemu.
"ayah Sama bunda nanti makan malam di tempat Tiya saja,, sekali-kali kita makan ikan bakar dan sambal.."ajak Reza.
"jangan nanti.kita langsung pulang saja, anak-anak gak baik pulang malam karena besok masih harus sekolah" timpal ayah
sella sudah menebak pasti gak akan anak nya untuk bergabung makan malam, tapi biarlah karena kasihan ayah nya Yuri mungkin kehadiran anak-anak bisa mengobati kesepian.
"kita sudah sampai.."seru Reza
__ADS_1
dan anak-anak yang tadi nya mulai lelah kembali bersemangat, "kita makan siang dulu.
pasti tadi di sekolah belum makan siang kan? "terang Reza yang langsung menggandeng tangan putri dan aura untuk mengikuti nya.
"mau makan apa?? om dan Tante juga mau makan apa..?tanya Reza
"om sama Tante ikut anak-anak saja.."sahut bunda.
akhirnya mereka memilih makanan ayam krispi dan burger karena itu kesukaan anak-anak.
"nak Reza apa kamu serius dengan sella? tanya bunda ada raut khawatir di wajah paruh baya yang masih terlihat cantik
"Inshaa Allah saya serius,Tan "sahut Reza yakin
"kami hanya sedikit khawatir saja karena mereka semua pernah terluka,,itu saja yang kami takutkan.."ucap bunda sambil tersenyum manis.
"bunda gak usah banyak senyum ke Reza nanti dia malah suka sama kamu.."cebik ayah Bambang
Reza tertawa terbahak-bahak melihat aksi ayah sahabat nya itu, dari dulu selalu nampak lucu.
"kalau Tante masih muda mungkin aku akan naksir Tante, om.."ledek Reza yang langsung di pukul bahu nya oleh ayah Bambang.
"sudah..sudah kalian jadi pusat perhatian orang-orang loh" ujar bunda
sella yang sedang mengantri makanan hanya menatap tajam ke arah Reza
"anehh .."gerutu Tiya.
Reza menghampiri sella yang sedang membayar pesanan makanan, Reza membawakan makanan ke meja dimana ayah ,bunda, putri dan aura duduk.
Mereka duduk bersama, anak-anak mulai mengambil makanan mereka lalu makan sangat lahap.
sella menghubungi tiya lewat video call, nampak aura yang sangat lahap makan nya. seolah mengabaikan mama nya,
Yuri mencebikkan bibir nya melihat orang tua nya ada di sana tanpa menyapa nya.
"itu bapak yang pakai tshirt biru kayak kenal ya.."seru Yuri
"sama ibu yang pakai baju biru ...anak nya dimana Bu?? dititipin penitipan barang ya.."kesal Tiya
Tiya tertawa terbahak-bahak begitu pun orang tua Yuri, apa lagi Reza ketawa nya ngledek Yuri.
"kamu siapa sih...saya rasa kenal tapi dimana"sahut ayah Bambang sambil pura-pura mikir.
__ADS_1
yang lain kembali tertawa melihat komunikasi antara anak dan orang tua.