
Rendra panik setelah tau kalau tiya melihat shinta sedang menciumnya.
"aargghhhh sialan shinta"teriak rendra sambil menyugar rambutnya
Rendra terus berpikir gimana caranya untuk menjelaskan ke tiya kalau yang tadi dilihat adalah salah paham.
Rendra dan sakti berjalan beriringan untuk makan siang sampai dilobby mata rendra berseborok dengan mata tiya.
Tiya langsung membuang muka dan dengan langkah terburu-buru " eh geng gue kebelet pipis nih?ujar tiya
"hayuu gue juga sama bu"ucap sari
Yuri pun mengikut tiya ke dalam toilet
"lo kebelet apa lo menghindari itu bos mesum? Hahaahhhaaa"ledek sella
"pengen kencing kucrut kan dari tadi gue bilang pengen pipis"
Ucap tiya sambil mengerucut bibir nya.
Sedangkan yuri hanya memandang hape nya karna dia bingung dapet chat dari seorang cowo.
"cumi kenapa tuh crutt"tanya tiya
"kek kesambet setan pohon toge,hihihihi dari tadi muka nya gak enak diliat"ledek tiya
"mungkin dapet tagihan dari kolektor kang panci,hahahaaa"sella tertawa terbahak-bahak
"apaan sih Lo.. Berisik tau? Ujar yuri
"ini ada orang chat ke no gue kok ya tiap menit ngirim puisi aja.. Udah kek hidup di jaman pujangga aja gue"gumam yuri tapi masih di dengar teman-teman nya.
__ADS_1
"wuih temen gue laku crutt"ledek tiya
Sambil berjalan menuju lift mereka saling meledek, mereka gak sadar kalau ada pasang mata yang memperhatikan mereka.
Kerja..kerja teriak sella
Mereka sudah mulai sibuk dengan kerjaan masing-masing
"tiya angkat telpon di line 7, pak sakti telpon ke hape Lo kata nya gak aktif? Teriak adi
Tiya hanya memberi kode dengan mengacungkan jempol tangan kanan ya
me : siang pak
Sakti : mba tiya kenapa hape nya gak aktif
Me : lagi gak mau di ganggu pak((jawab tiya santai))
Me : kan ada telpon kantor pak semua klien bisa hubungi saya di telpon kantor itu lebih baik, biar resepsionis ada kerjaan pak. Jangan cuma touch up terus.
Sakti : ya sudah mba tiya nanti saya hubungi lagi.
Me : oke pak sudah mengganggu saya banget nih
Tiya menutup telponnya tanpa mengucap salam lagi
Sakti bengong ((lah ini orang kenapa jadi dia yang ngatur gue))
Belum gue selesai bicara udah main tutup aja,di bilang ganggu dia lagi"gumam sakti
Tiya mendapat chat dari rendra yang menjelaskan kalau yang tadi pagi di lihat adalah salah paham.
__ADS_1
Rendra: tiya kamu jangan salah paham
Me : bukan urusan bapak dan saya juga pak
Rendra: kamu denger dulu penjelasan saya tiya
Me : kalau enak-enak gak usah dijelasin pak
Rendra: aduh kamu salah paham
Me : itu kan urusan bapak
Tiya langsung mematikan hape nya karena rendra sangat amat mengganggu sekali hari ini
Jam pulang tiya terus memepet yuri karena tiya yakin rendra menunggu nya di parkiran.
Mobil tiya biar adi yang bawa dan tiya beralesan kangen sama bundanya yuri.
Setelah masuk kedalam mobil yuri
"aman "tiya mengusap dada nya
yuri memicingkan matanya"maksud Lo?
Belum tiya selesai menjawab tiba-tiba pintu belakang mobil yuri ada yang buka
"bisa saya ikut bu yuri? Mobil saya rusak"bohong rendra
Dan di samping rendra ada sakti juga.
habislah gue hari ini "gumam tiya sambil menepuk jidat nya.
__ADS_1