Wanita Yang Tak Pernah Di Anggap

Wanita Yang Tak Pernah Di Anggap
BAB. 37


__ADS_3

setelah kejadian kegagalan pertunangan Rendra dan Shinta pun terdengar oleh Tiya dan team tapi mereka hanya menyayangkan saja.karna pasti akan habis dana banyak ditambah malu nya seperti apa "tapi orang kaya pasti akan aman-aman aja nah kita rakyat biasa sudah pasti rugi besar,duit hilang pacar pun hilang"canda Yuri


jadi inget gue ya yur? sahut sella hahaahahaaa ternyata penderitaan bos kita hampir sama cerita nya"


begitu pun dengan sakti tapi justru dia bahagia bos nya batal tunangan, malah dia mengucapkan selamat akhir nya batal juga.


di rumah Rendra justru suasana nya sangat mencekam bunda nya menyalahkan Reza dan suami nya harus nya biarkan acara berjalan dengan semestinya bukan malah mengacaukan nya nanti setelah acara baru kita putuskan pertunangan itu.


Rendra hanya diam saja malah dia sangat berterimakasih dengan ayah dan adik nya.


"sudahlah Bun biar saja kita malu untuk kemarin malam tapi seenggaknya kita akan lebih malu lagi kalau Rendra jadi bertunangan orang-orang akan mencibir soal calon menantu kita diluar sana seperti apa"ucap ayah nya Rendra


"ayah aku masuk kekamar dulu ya,, mau istirahat karna nanti malam aku harus kembali lagi untuk melanjutkan kuliah ku yah"pamit Reza dan dia sama sekali tidak mau menyapa sang bunda


"Rendra pun hanya menepuk pundak ayah nya dan berlalu masuk ke kamarnya


"thanks ya bro ucap Rendra sambil memeluk adik nya


"gue pasti selalu dukung buat yang terbaik, kejarlah pilihan Lo gue yakin dia yang terbaik" ujar Reza


Rendra hanya menunjukkan 2 jempol nya saja dan sambil tersenyum.

__ADS_1


pagi ini hari Senin Kembali lagi lah mereka dengan kegiatan rutinitas kerja nya, ketika masuk keruangan Tiya di suguhkan dengan sarapan hasil oleh-oleh liburan kemarin.


ternyata oleh-oleh tersebut sudah di olah sama keluarga mereka dan Tiya di minta untuk mencicipi makanan tersebut.


"enak juga masakan istri Lo Di? ucap Tiya


"iyalah kan Adi gitu Loch? pongah Adi


Tiya hanya mencebikkan bibir nya saja


Adi pun tertawa


"Tiya panggil Bu Sukma


"oke Bu sebelum makan siang nanti saya antar ke ruangan ibu!"


"ya sudah kalian mulai kerja jangan kerja nya Becanda dan menggosip saja?ucap Bu Sukma


"baik buuu jawab team Tiya


Bu sukma pun berlalu dari ruangan Tiya

__ADS_1


tiba-tiba masuk pak sakti" ada yang mau kopi susu? ini saya ada order banyak mana kali kalian mau?


"mau dong pak apa lagi gratis"canda Yuri


"eh ini cewe kok manis ya"bathin sakti dan unik lagi


"pak woy jadikan ini kopi buat kita? mau dikasih kita masa di pegangin saja"Tiya pura-pura merajuk


"oh iya kalian ambil lah untuk cemilan nya silahkan kalian beli sendiri ya? ujar sakti


"gak usah pak kita banyak kalau bapak mau silahkan ambil saja"tawar sella


"boleh lah saya minta sedikit saja"pinta sakti


setelah itu sakti pun kembali keruangan nya, sakti masih terbayang wajah Yuri begitu pun dengan Yuri


"manis juga assisten nya bos"gumam Yuri


"Lo naksir ya? bisik Tiya kalau naksir gue sama aura yang paling di barisan pertama yang dukung Lo


hahahahaha tawa Tiya.

__ADS_1


yang di ledek makin memajukan bibir nya.


__ADS_2