
Keesokan harinya dunia hiburan kembali di hebohkan. Akan kedatangan seorang model baru. Yang langsung menjadi brand ambassador produk kecantikan, Yang saat ini nama produk nya sedang menjadi produk nomor satu di kota ini.
Wajah cantik dan body goals nya mampu membuat melotot para kaum adam. Bahkan, Sang model juga langsung trending. Karena di sponsori langsung oleh perusahaan ternama. Yang mana sampai saat ini mereka juga dibuat penasaran akan tampang Sang Ceo nya. Karena menurut rumor yang beredar dia adalah sosok pria yang usianya sudah tua. Namun, Sampai saat ini masih jomblo saja. Tak hanya itu saja, Sang Ceo juga dikabarkan adalah sosok pria yang kejam dan tak bisa mentolerir semua pengkhianatan dan kecurangan sekecil apapun.
Dalam satu ruangan khusus Zello tampak menatap layar tabletnya. Dengan senyum licik dibibirnya. Aroma nya pria itu saat ini sedang merencanakan hal besar. Yang pastinya akan membuat dunia semakin berlutut di kakinya.
"Jackson, Hubungi Ketty!. Dan suruh dia datang ke restoran xxx nanti malam! ". Titahnya pada Sang asistennya.
" Baik Mr. Z, Saya akan atur jadwalnya sekarang ".
" Hm, jangan lupa pukul delapan malam!. Dan jangan sampai dia terlambat datang! ".
" Siap Mr". Jackson selalu saja memanggil tuannya dengan panggilan itu. Ketika tidak ada orang lain di antara mereka.
__ADS_1
Sedangkan, Andes hanya duduk santai sambil memainkan ponselnya saja. Ia sama sekali tidak mau ikut campur urusan Zello. Karena, Tugasnya disini adalah untuk membantu melancarkan misi adiknya itu. Semua yang mereka lakukan hanya semata mata demi Zein.
"Kalau kau tidak bisa bekerja di Negara ini. Mending kalian pulang saja ke Amerika! ". Cibir Zello menatap Andes dengan tatapan datarnya.
" Ck... Kau pikir aku akan diam saja. Saat kau akan membuat Negara Mommy heboh nantinya akan ulah kau itu". Jawab Andes tak mau kalah sama sekali.
"Aku rasa hukum di Negara ini akan tunduk dengan uang". Zello menyeringai licik. Bahkan tatapan pria itu sama sekali mampu membuat orang ciut seketika.
Pesona dan juga auranya boleh membuat kagum. Namun, Jika ia sudah menampilkan wajah iblisnya, Tak ada seorang pun yang mampu berkutik ataupun berani membantahnya. Padahal, Wajahnya sangat sangat mirip dengan saudara kembarnya. Yang saat ini tengah koma, Dan tak sadarkan diri. Tetapi, Entah kenapa aura Zello begitu kental dan seakan menyerap nyali semua orang.
Andes sangat paham. Bagaimana sifat Zello. Ia tak akan membiarkan satu orang pun selamat. Jika dirinya sudah bertindak. Tak terkecuali bagaimana pun juga situasinya. Pria sejuta pesona dan sejuta kemurkaan itu. Tak akan memberi toleransi sedikit pun. Bahkan, Ia pun tak akan pandang bulu. Ucapan nya tak akan pernah berubah, Jika katanya A maka harus A. Tidak akan bisa jadi B ataupun C.
"Apa Opa tahu, Kalian datang ke Negara ini? ". Tanya Zello yang baru sadar, Jika kota ini adalah kekuasaan keluarga nya juga. Yaitu keluarga dari Mommy nya.
__ADS_1
" Memang nya apa gunanya kau disini. Sebagai seorang Mafia kelas atas. Kalau urusan Opa saja, Tidak bisa kau tangani". Andes balik mencibir saudaranya sambil menarik sudut bibirnya.
"Tapi, Aku tidak yakin. Jika Umi She akan tahu semua ini". Sahut Zello menatap Andes serius. Dan itu pun membuat Jackson baru sadar. Jika adik dari Daddy nya Zello adalah wanita yang jelih dan juga peka akan sesuatu.
Belum juga sempat Andes membuka mulutnya. Tiba tiba pintu ruangan kerja Zello. Dibuka dengan sedikit paksa dari arah luar.
Brakkk...
Ketiga pria itu langsung menatap kearah pintu. Dan langsung terkejut akan kedatangan seorang wanita paruh baya. Dengan busana Syar'i nya. Bahkan cadar yang selalu menutup wajah cantiknya. Sehingga penampilan wanita itu selalu anggun dan elegan sekali.
"Umi She...". Guman Andes yang mulai susah meneguk salivanya sendiri. Sedangkan Zello masih dengan wajah datarnya saja. Karena pembawaan pria itu selalu tampak tenang dalam segala hal. Itulah mengapa, Gerak gerik Zello tidak pernah bisa dibaca oleh Klan nya.
Zeera pun hanya bisa menundukkan kepala nya saja. Berdiri di belakang tubuh Uminya. Dengan seorang pria tampan yang wajahnya tak kalah datar dan dingin seperti ketiga pria yang ada di dalam ruangan tersebut.
__ADS_1
"Apa kalian belum selesai bermain mainnya? ". Tanya wanita paruh baya yang bernama Sherly itu. Mantan queen mafia yang dulunya sangat ditakuti oleh klan klannya. Jauh sebelum ia jatuh cinta pada sosok pemuda tampan yang merupakan seorang prajurit TNI Ad.