
Cuaca sore ini tiba tiba saja turun hujan dengan sangat lebatnya. Seorang wanita berlari terseoak Seok dengan pikiran yang sangat kacau. Ia berpikir usahanya selama ini hanyalah sia sia saja. Berjuang dan bersabar hanya untuk membuat hati suaminya tahluk. Namun, Nyatanya ia malah mendapatkan informasi. Jika suaminya selama ini tidak bisa mencintai nya sama sekali.
Karena, Ia telah mencintai wanita lain. Jauh sebelum mereka bertemu dan jauh sebelum ia memutuskan untuk menikahinya. Seluruh tubuhnya basah kuyub terkena tetesan air hujan. Tak perduli apapun lagi, Saat ini ia hanya ingin pergi sejauh jauhnya sampai tidak ada satu orang pun. Yang akan menemukan nya.
Pikirannya kacau, Tangisnya sudah tak mengeluarkan air matanya lagi. Hidupnya begitu naif, Ia merasa memang tak pantas untuk di cintai dengan tulus.
"Ini memang salahku". Lirihnya dengan suara tercekatnya.
" Mana ada laki laki yang mau, Dengan wanita yang sudah tidur dengan pria lain. Tidak ada seorang suami pun, Yang mau menerima kembali, Istrinya yang telah merasakan sentuhan pria lain". kata kata itu terus memenuhi otak dan pikiran nya.
Ia terus berlari tanpa memperhatikan langkahnya lagi. Hingga ada mobil minibus yang nampak ngebut dari arah belakang nya.
Brakkk...
Cekiittt....
Tubuh wanita itu terpental membentur trotoar jalan raya. Membuat sebuah mobil mewah , Langsung menghentikan mobilnya. Karena ia juga terkejut dengan apa yang baru saja terjadi. Apalagi, Saat pengendara yang menabrak sang wanita. Langsung kabur melarikan diri.
"Ada korban tabrak lari, Tuan". Ujar sang sopir memberitahu majikannya.
Tanpa banyak bicara lagi pria itu langsung turun dari mobilnya. Dan membawa tubuh lemah berlumuran darah itu. Untuk masuk kedalam mobilnya. Bahkan, ia tak memperdulikan semua pakaian nya. Yang telah berlumuran darah itu.
__ADS_1
"Cari rumah sakit terdekat, Sekarang juga! ".
" Baik tuan".
"Apa yang terjadi padanya? _. Guman sang pria terus menatap penuh khawatir. Pada sosok wanita yang malang itu.
πΏπΏπΏπΏπΏ
Di lain sisi, Saat ini Zello tengah murka. Lantaran ia mendapatkan kabar. Jika istrinya telah menghilang, Bahkan ia meninggalkan semua barang barang nya di dalam toilet supermarket tersebut.
Dona hanya bisa menundukkan Kepala nya saja. Karena, Ini untuk pertama kalinya ia bisa kecolongan seperti ini. Bahkan, Wanita yang ia jaga tidak menunjukkan gelagat aneh sedikitpun juga.
Zello menendang kursi yang ada di sampingnya. Tatapan nya begitu membunuh saat ini. Sampai sampai Jackson pun tak ingin mengeluarkan sepatah kata pun juga.
"Menjaga satu orang saja, Kalian tidak becus". Bentaknya penuh amarah.
" Pergi!!. Dan segera temukan istri ku!. Kalau sampai terjadi hal buruk dengannya, Maka nyawa kalian sebagai gantinya". Tegas Zello tidak main main.
Gleg...
Jackson ikut susah menelan salivanya sendiri. Mendengar ancaman yang keluar dari mulut Zello saat ini. Dan kelihatan sekali, Jika Zello sekarang tidak hanya sekedar memberikan ancam nya. Melainkan, Itu adalah sebuah peringatan untuk anggotanya yang teledor.
__ADS_1
Tak mau menunggu, Sampai Zello lebih murka lagi. Dona pun segera pamit undur diri dari hadapan bosnya itu. Ia tak akan pernah mau kembali Sebelum apa yang mereka cari belum di temukan.
"Shittt.... Kenapa harus sekarang? ". Zello memukul kan tangannya ke meja kaca. Yang ada di hadapannya, Sehingga hancur berantakan.
Pyarrrrrr....
Tak perduli serpihan kaca itu. Ada yang melukai buku buku jarinya. Bahkan, Kepalan tangannya sampai mengeluarkan darah segarnya. Rasa perih dan perih tak lagi ia rasakan. Karena, Yang ada di dalam otaknya saat ini hanyalah Dia.
"Jackson".
" Siap Mr".
"Retas semua CCTV yang ada di daerah itu sekarang juga!. Aku beri kalian waktu dua puluh empat jam dari sekarang. Jika dalam waktu dua puluh empat jam. Kalian masih belum bisa menemukan nya, Maka jangan harap kalian bisa melihat matahari lagi ".
Gleg...
Lagi lagi Jackson merasakan dunia ini kiamat. Membuat Jackson mengumpat. Namun, Sayangnya hanya bisa di dalam hatinya saja. Ia tak tahu, Apa yang sebenarnya di lakukan oleh Dona. Sehingga bisa kehilangan istri bosnya itu. Padahal, Mereka sendiri sudah tahu konsekuensinya. Jika gagal dalam tugas yang mereka emban.
MAAF YA GENGS UP NYA JADI GAK TERATUR GINIπππ . HARAP MAKLUM KONDISI YANG MASIH BELUM FIT. DAN KENAPA KALAU DI SEBELAH MASIH TETAP RUTIN. ITU KARENA DISANA, AKU HARUS KEJAR DAILY GENGS. KALAU GAK SAMPE TARGET PAS AKHIR BULAN NOVELNYA BAKAL HIATUS πππ...
JADI SEKALI LAGI MOHON MAAF YA, KALAU DISINI SAYA NOMOR DUAKAN UNTUK SEMENTARA WAKTU. SAMPAI KONDISI SAYA BENER BENER PULIH SEPERTI SEDIAKALA πππ
__ADS_1