WHO AM I Secret Mission

WHO AM I Secret Mission
Kembali Membuat Ulah


__ADS_3

Saat Zello tengah membalaskan semua rasa sakit hati nya. Pada manusi manusia yang keji. Dan telah berani mencoba membinasakan saudara kembarnya. Di belahan dunia yang berbeda. Seorang pria paruh baya, Dimana kadar ketampanan nya masih saja terus terpancar.


Sedang meremas kuat kepalan kedua tangannya. Kala ia baru saja mendapatkan informasi. Dari orang orang kepercayaan nya. Jika putranya kembali membuat ulah.


"Sayang... Ada apa? ". Seorang wanita paruh baya, Langsung datang menghampiri suaminya. Ketika ia mendengar suara berisik dari dalam ruangan kerja suaminya.


" Dia kembali membuat ulah ". Jawabnya dengan suara datarnya.


" Siapa?. Dia siapa? ". Naura belum juga paham akan kemarahan suaminya saat ini.


Pasangan paruh baya itu. Sudah susah susah mengambil Zein dari tangan Zello. Tapi, Setelah ia sadarkan diri, Zein kembali berulah. Dengan melarikan diri dan bahkan, Zein telah melukai dokter Samuel juga.


" Putramu Zein. Dia itu otaknya terbuat dari apa sebenarnya?. Kenapa dia selalu tak bisa di nasehati dengan baik baik? ".Mark mulai tersulut emosi nya.


" Kau membentak ku Vian?. Kau juga menyalahkan aku disini". Naura menatap suaminya dengan tatapan tak percaya nya.


Setelah sekian lama mereka bersama. Dan baru ini lagi, Mark berkata dengan nada sedikit kasar pada Naura. Dulu pernah Naura sempat ketakutan. Ketika Mark marah padanya. Di saat ia melakukan kesalahan. Namun, Kali ini Naura merasa ia tidak sedang melakukan kesalahan apapun. Tetapi, Suaminya malah melampiaskan nya padanya.


"Sayang, Hei... Maafkan aku!. Aku tidak bermaksud begitu. Hanya saja a...


" Aku tidak akan menggangu mu ". Potong Naura yang langsung pergi dari hadapan suaminya. Bahkan, Wajah Naura tampak begitu kecewa pada suaminya.

__ADS_1


Mark mengusap wajahnya kasar. Padahal, Ia berharap di usianya yang sudah tidak muda lagi ini. Mark memiliki harapan untuk bisa hidup dengan tenang dan damai. Dan kembali menikmati momen momen romantis nya. Yang dulu sempat sedikit terabaikan. Karena kesibukan nya. Namun, Ini malah kembali di pusing kan akan masa lalu dan juga anak anaknya.


" Shiittt.... ".


Brakkkk....


Mark menendang meja kerjanya. Dan langsung meraih ponselnya kembali. Untuk menghubungi seseorang. Jam menunjukkan pukul tiga sore. Dan itu artinya di Jakarta sedang pukul tiga pagi.


" Halo Zello... ".


Mark tampak bicara serius dengan putranya. Dan hingga beberapa menit lamanya. Entah apa yang mereka rencanakan saat ini. Namun, Mark sama sekali tak menghiraukan kemarahan putranya itu. Karena ia juga telah salah, Mengambil alih putranya dari tangan Zello.


🌿🌿🌿🌿🌿


Brakkk...


Zello melemparkan ponselnya asal. Hingga benda pipih itu jatuh di dasar mobilny. Karena saat ini mereka tengah dalam perjalanan menuju ke mension utama. Berniat untuk pulang karena ia juga akan ada jadwal pemotretan pagi ini.


"Putar balik dan perintahkan pilot untuk menyiapkan pesawat!!. Kita akan terbang ke Beijing sekarang juga! ".


Tanpa banyak bertanya lagi. Jackson pun segera melakukan perintah Bosnya. Dan langsung menghubungi rekannya. Yang memang bertugas di bagian jet pribadi Zello. Jika sudah begini, Jackson yakin pasti ada hal mendesak. Dan itu pun sudah tak bisa di tunda lagi.

__ADS_1


" Aku tidak yakin, Jika dia benar benar saudara kembarku". Guman Zello yang sangat kesal akan ulah Zein saat ini. Terlebih lagi, Daddy nya yang seolah tak percaya padanya. Dan malah membuat masalah baru lagi.


"Bagaimana dengan nona Arandia Mr? ". Tanya Jackson ketika mereka segera tiba di Bandara.


" Damm it, Kenapa aku melupakan gadis itu? ". Umpat Zello yang mengusap wajahnya.


" Perintah kan anggota kita, Untuk tetap menjaganya!. Dan bilang juga pada mereka!. Jangan pergi tanpa izin dariku!".


"Siap tuan".


" Berikan aku ponsel yang baru!!!".


Jackson pun segera membuka ranselnya. Setelah ia memarkirkan mobil mewah itu. Tepat di depan bandara. Dan memberikan sebuah ponsel keluaran terbaru pada Zello. Yang telah lengkap dengan SIMcard nya juga.


"Apa nomor ponsel Andes sudah ada disini juga?".


"Saya rasa anda tidak perlu menyimpan nomor ponsel siapapun Mr". Sahut Jackson sambil membuka seatbelt nya.


" Ck... Kau sudah berani mencibir ku Jackson".


TBC

__ADS_1


__ADS_2