WHO AM I Secret Mission

WHO AM I Secret Mission
Biang Rusuh Datang


__ADS_3

Dua Minggu Berlalu...


Sejak kejadian malam itu. Dimana Zello kehilangan jejak istrinya. Bahkan, Sampai saat ini ia belum menemukan keberadaan Arandia. Zello juga berusaha keras untuk menyembunyikan semua ini dari Daddy nya. Namun, Sayangnya sia sia. Sang Daddy sangat murka, Begitu juga dengan Mommy nya. Ia di anggap gagal dan teledor. Hingga Daddy Mark memutuskan kontak dengannya. Sampai ia menemukan keberadaan istrinya.


Tak ada yang berani mendekati Zello. Di saat seperti ini, Andes pun dilarang berkomunikasi dengan nya. Atas perintah Mommy dan juga Daddy nya sendiri. Begitu pula dengan sepupu nya Lucas. Dimana Lucas biasanya masih bisa di ajak kerja sama olehnya. Jika ia sedang tidak mampu menggunakan otaknya dengan waras.


Sampai detik ini. Zello masih berpikir, Siapa yang berani menyembunyikan Arandia darinya. Hingga semua CCTV yang mereka retas. Sama sekali tak menunjukkan hasil apapun juga.


Zello berdiri di samping ranjang tempat tidurnya. Sambil memperhatikan tempat dimana Dia biasanya tertidur di sampingnya. Saat ini ia baru menyadari nya, Jika harinya ada yang kurang. Tanpa hadirnya Arandia di samping nya. Wanita berdarah Jepang itu. Ternyata sudah berhasil membuat hatinya mencair. Hanya saja, Di saat Zello menyadari nya. Istrinya malah telah pergi meninggalkan dirinya.


Tok... Tok... Tokk...


"Abang... Buka pintunya!! ".


Zello menoleh kearah pintu kamar nya. Saat tahu suara gadis yang sangat ia kenal. Dan hanya dia yang berani mengusik kesendirian saat ini.


Tok... Tokkk... Tokkk...


" Bang... Abang... Kau belum tuli kan? ".

__ADS_1


" Apa kau sudah bunuh diri?. Karena gila di tinggalkan oleh istri mu itu? ".


Tok... Tokkk... Tokkk...


"Shitttt.... Kenapa aku mempunyai sepupu yang menyebalkan seperti ini sih?". Zello mengumpat kesal. Lantaran ia tidak bisa marah. Dan berbuat lebih, Saat ia tahu siapa gadis yang ada di balik pintu kamar nya itu.


Sedangkan di luar sana. Para anggota Zello. Dan juga termasuk Jackson. Sudah ketar ketir dibuat nya. Karena mereka saja tidak mempunyai keberanian. Hanya untuk sekedar menyuruh Zello keluar ataupun makan. Ini lagi gadis cantik dengan wajah blasteran. Dengan seenak jidadnya sendiri. Menggedor pintu kamar Zello tanpa rasa takut sedikit pun.


"Nona, Berhenti lah menggedor pintu kamar ini!. Nanti Mr. Zello bisa marah besar". Jackson berkata dengan sangat lembut.


" Aku tak perduli. Biarkan saja dia marah marah. Apabila perlu iblis dalam dirinya aku keluar kan saja. Lewat ruqiah, Biar dia tobat nasuha sekalian. Heran ya, Punya abang tapi hobby nya membunuh ". Zeera mengoceh tanpa henti. Membuat Jackson memilih untuk menutup telinganya saja.


Gadis cantik itu benar benar membuat nya pusing. Belum lagi, Ia malah mengkhawatirkan bosnya di dalam sana.


Ceklek...


Belum juga Zeera menyelesaikan kata katanya. Zello telah lebih dulu membuka pintu kamar nya. Kini ia menatap Jackson dengan tatapan tajam nya.


"Maaf, Mr.Saya...

__ADS_1


" Kenapa kamu minta maaf?. Kamu gak salah Michelle Jackson. Yang salah itu abang Zello sendiri, Udah kayak anak perawan patah hati aja. Mengurung diri di dalam kamar. Gak malu apa sama otot yang kekar kek gitu". Potong Zeera lagi. Bahkan, Gadis itu membuat Jackson ingin sekali mengumpat.


Namun, Apalah dayanya hanya seorang bawahan. Yang tak akan memang melawan Zeera. Nona muda yang merupakan putri kesayangan. Mantan seorang queen Mafia.


"Sejak kapan kau ada di Jakarta?. Bukannya kau sudah kembali ke tempat kuliahmu? ". Zello bertanya pada sepupu nya. Yang memiliki mulut seperti kaleng rombeng itu.


" Ini hari liburanku. Terserah aku dong bang. Mau di Jakarta mau di bombai mau di Inggris atau mau di...


"Kebun binatang ". Potong Zello dengan nada datarnya.


" Hais.... Wajar saja istrinya kabur. Lihat saja tampang nya!. Datar dan mengerikan, Mana ada wanita yang betah, Kalau abang terus terusan memasang wajah seperti itu". Zeera kembali dengan mode cerewet nya.


"Berhentilah mengoceh!. Aku sedang tidak mau mendengar suara cempreng mu itu". Zello mulai pusing akan ulah sepupunya satu ini.


Namun, Jackson merasa lega. Lantaran Bosnya baik baik saja. Karena selama satu minggu ini ia mengurung dirinya di dalam kamar nya. Tanpa keluar sedikitpun.


Zeera menjulurkan kepalanya. Untuk bisa mengintip kearah dalam kamar itu. Dan sudut bibir Zeera terangkat, Saat ia melihat Ada beberapa piring dan juga botol air mineral di atas meja sana.


"Apa kau lihat? ". Zello mendorong pelan bahu sepupunya itu. Namun, Zeera sudah tahu duluan.

__ADS_1


" Jackson, Kau tidak perlu khawatir. Bos mu ini tidak akan mungkin mati kelaparan. Karena sudah sangat pandai menjadi kucing yang mencuri makanan. Saat semua orang sedang tertidur ". Seru Zeera. Yang langsung membuat Zello ingin sekali menyumpal mulut Zeera saat ini juga.


TBC


__ADS_2