WHO AM I Secret Mission

WHO AM I Secret Mission
Pengakuan Zello


__ADS_3

Zello menyenderkan kepalanya. Pada badan kursi kerjanya. Ia lebih memilih menatap langit langit ruangan kerja itu. Daripada fokus pada layar tabletnya. Kini ia telah membuat keputusan. Dan ia juga tidak akan mengecewakan siapa pun. Termasuk Arandia, Istrinya sendiri. Kegiatan di pulau dewata, Semakin membuat dirinya bersalah. Jika sampai ia mementingkan egonya sendiri.


"Siapkan mobil, Jackson! ". Perintahnya pada sang asisten, Saat ia telah puas untuk berpikir panjang.


" Siap Mr". Jawab sang asisten, Yang langsung beranjak pergi dari dalam ruangan tersebut.


Hari ini juga, Zello akan datang menemui seseorang. Dan Zello akan menyelesaikan nya hari ini juga. Saat hati tak bisa memilih, Mungkin hanya akan ada rasa kecewa dan juga rasa benci. Namun, Lebih cepat di selesai kan. Maka akan lebih baik juga untuk kedepannya nanti.


Jackson hanya bisa menatap penuh iba. Untuk bosnya saat ini. Dimana Zello bukanlah pria yang mudah jatuh cinta. Bahkan, Ia juga tak tersentuh sama sekali. Sangat sulit baginya untuk menyukai seseorang. Tetapi, Di saat hatinya sudah memilih. Maka ia akan memberikan hidup nya sepenuhnya pada orang itu. Tanpa, Adanya sedikitpun yang ia sisakan.


"Silakan Mr! _. Lagi lagi Jackson mendahulukan bosnya. Pria yang saat ini tengah di rudung masalah. Terutama hati dan juga pikiran nya sendiri.


" Dimana Arandia sekarang?". Tanya Zello pada sang asisten nya.


"Di restoran xx, Mr. Nona sedang meeting dengan klien barunya". Jackson menyodorkan tablet pada Zello. Dan langsung di ambil alih oleh pria itu.


Di tatapnya layar tablet. Yang sedang memperlihatkan istri nya. Bersama dengan Andi, Masuk kedalam restoran mewah di jalan xx.


"Bagaimana perkembangan bisnis nya? ".

__ADS_1


" Semuanya berjalan lancar Mr. Dan nona Arandia seperti nya memang berbakat dalam bisnisnya itu".


Jackson tampak salut dengan keuletan istri bosnya itu. Namun, Sangat di sayangkan sekali. Karena sampai saat ini pun. Zello masih saja beku. Meskipun ia juga telah menyatu dengan istrinya, Dalam hubungan pernikahan yang sah.


"Biarakan dia melebarkan sayapnya!. Dan tetap awasi dari jauh saja! ".


" Baik Mr" .


Keduanya masuk kedalam mobil mewah. Setelah berhasil ke luar dari lift. Menuju ke basement Apartmen. Tempat dimana itu adalah sebuah kantor untuk Zello.


🌿🌿🌿🌿🌿


"Mr, Apa anda yakin dengan keputusan ini? ". Tanya Jackson untuk memastikan bosnya kembali.


Sebagai seorang asisten, Jackson sangat memahami bosnya itu. Mungkin Zello masih bisa memperlihatkan wajah datarnya. Menyembunyikan semua perasannya di depan semua orang. Namun, Tidak untuk di hadapan Jackson.


Hanya Jackson yang tahu dan juga paham apa yang sedang ia alami saat ini. Dan semua rahasia besarnya pun, Sama sekali tidak pernah Zello tutupi dari Jackson. Helaan nafas Zello terdengar begitu berat. Hingga Jackson hanya bisa melirik dari kaca spion depan mobilnya.


"Apa aku punya pilihan lain, Jackson? ". Zello malah bertanya balik. Sambil sedikit menarik sudut bibir tipis.

__ADS_1


" Kenapa anda tidak jujur saja, Mr?. Mungkin anda akan mendapatkan solusinya, Jika anda bicara jujur sejak awal pada King dan Nyonya Naura". Jackson kadang tak mengerti, Kenapa Zello malah memilih untuk menyembunyikan perasaannya sendiri. Dan ia lebih memilih untuk menyiksa hatinya, Hanya untuk kebahagiaan orang lain.


"Aku telah kembali membuat kesalahan, Jackson".


" Maksud anda Mr? ". Jackson tampak bingung akan ucapan Zello saat ini.


" Aku sudah tidur dengannya".


Cekitttt....


"What? ".


Zello pun hanya bisa menatap tajam kearah Jackson. Saat sang asisten nya itu, Tiba tiba ngerem dadakan. Hingga membuat kepalanya terbentur jok belakang kemudi.


" Maaf Mr. Saya begitu syock.Karena ucapan anda barusan". Jawab Jackson yang masih tampak terkejut akan penuturan Zello.


"Bisa anda ulangi lagi Mr! _.


Tatapan Zello begitu membunuh. Membuat Jackson pun langsung bungkam. Dan kembali menghadap kedepan sana. Dan kembali menghidupkan mesin mobilnya. Dan kembali melanjutkan perjalanan mereka.

__ADS_1


__ADS_2