WHO AM I Secret Mission

WHO AM I Secret Mission
Akan Di Bereskan


__ADS_3

"Bulan ".


Semua orang menoleh pada sosok wanita berpenampilan serba minim itu. Dimana Bulan adalah model pendatang baru. Yang saat ini namanya sedang naik daun. Hanya dengan waktu yang sangat singkat.


" Bulan, Kenapa kau ada disini? ". Sandi langsung menghampiri Bulan. Wanita yang telah ia kencani beberapa hari ini. Namun, Sampai saat ini juga Sandi masih belum mendapatkan apapun dari wanita itu.


Bahkan, Sandi juga tak bisa menyentuh Bulan asal asalan. Wanita itu begitu penuh misteri. Saat melihat tatapan nya saja. Sandi sudah mulai tak bisa berkutik dibuatnya.


Bulan menatap Eva, Asisten kepercayaan Ferdy dan wanita itu juga adalah asisten Sandi. Di dunia model dan hiburan saat ini. Wanita bernama Bulan itu, Pembawaannya begitu santai. Membuat Eva hanya bisa menganggukan kepala nya saja.


Ketty mulai menyadari jika situasinya. Mulai tak aman lagi saat ini. Wanita licik itu mulai curiga saat Eva langsung bersikap aneh. Saat Bulan masuk kedalam ruangan kerja Ferdy.


"Ketty... ". Sentak Ferdy ketika tiba tiba Ketty meraih pistol di meja kerja Ferdy. Dan menodong kan nya pada Bulan.


"Siapa kau sebenarnya? ". Tanya Ketty langsung, Yang tak memperdulikan tatapan Ferdy dan juga Sandi saat ini.


Bulan bukannya takut. Wanita itu malah langsung mendaratkan bokongnya di meja kerja Ferdy. Bahkan, Ia dengan sengajanya membuka kakinya lebar lebar. Sehingga bentuk apem di dalam sana. Bisa dilihat dengan oleh mata Ferdy dan juga Sandi maupun Ketty.


Beruntung wanita itu masih memakai dalamnya nya. Sehingga hutan di dalam apem nya tak terlihat nyata juga oleh mereka semua.

__ADS_1


"Sandi sayang, Apa kau tidak mau menjelaskan padanya?. Siapa aku ini? ". Ucap Bulan dengan suara manjanya.


" Apa yang kau lakukan Ketty? ". Sentak Sandi. Yang mulai terkecoh akan ulah Bulan.


Ferdy mulai mundur, Saat ia mulai sadar. Jika wanita yang ada di hadapan mereka saat ini. Bersikap aneh, Dan tak tertebak olehnya. " Sandi, Kau telah tertipu". Seru Ferdy yang saat ini mulai membuka laci di pojok ruangan. Untuk mencari senjata nya juga.


"Eva, Perintahkan anggota kita!. Untuk menangkap wanita sialan ini!! ".Perintah Ferdy yang mulai ingin mengambil keputusan. Karena Sandi masih saja sedikit tak percaya. Jika sampai Bulan bukan wanita yang ia kenal selama satu bulan ini.


" Hahaha... Sayangnya mereka telah bertemu dengan malaikat lebih dulu ". Ucap Bulan yang malah mengangkat salah satu kakinya.


Gadis itu benar benar binal sekali. Sandi yang mempunyai kelainan se*su*l. Langsung menelan salivanya susah, Ketika melihat paha bagian dalam Bulan.


Eva pun langsung menyuntik kan sesuatu pada punggung Ferdy. Membuat pria itu langsung menyerang Eva, Namun, Tak sempat menjalankan aksinya. Ferdy malah pingsan duluan.


" Eva, Apa yang kau lakukan?". Sandi berusaha menghentikan Eva. Namun, Eva malah menyerangnya balik.


Ketty mulai ingin keluar dari dalam ruangan itu. Karena, Ia tak menyangka, Jika rencananya telah tercium oleh Zello. Dan Ketty yakin, Kalau Bulan dan Eva adalah anak buah Zello juga.


"Sial". Umpat Sandi ketika ia malah melihat beberapa pria asing yang masuk kedalam ruangan tersebut.

__ADS_1


" Sekarang giliran kalian berdua". Bulan terkekeh dan mulai memainkan jarinya. Wanita itu sama sekali belum mau turun tangan. Saat anggotanya masih mampu untuk meng-handle semuanya.


"Masih dalam pengerjaan Mr. Z". Bulan pun bicara lewat sambungan earphone nya.


Keety masih saja berontak. Agar ia bisa kabur dari para anggota Zello. Namun, Sayangnya sudah sia sia. Sandi saja tak bisa berkutik lagi. Ketika Eva sudah menyuntikkan obat tepat di urat lehernya.


"Bawa mereka ke markas!!. Dan bersihkan tempat ini!. Jangan ada yang tersisa sedikit pun! ".


" Baik Nona".


"Aku akan membunuhmu Eva". Sentak Ketty. Ketika ia di seret untuk ikut keluar dari sana. Bahkan, Tak mau ambil resiko, Bulan mengambil alih jarum suntikan di tangan Eva. Dan langsung menyuntikkan obat tersebut tepat di leher Ketty juga.


" Nona dia sedang...


"Bayi hasil zina nya, Juga akan paham kelakuan Ibunya. Dan lebih baik dia pergi kehadapan Tuhan. Daripada harus hidup dengan aib ibunya sendiri". Potong Bulan tanpa toleransi sedikitpun juga. Sungguh sangat tak manusiawi. Namun, Itulah dunia mafia.


"Jika tak mau terbunuh. Maka, Kita harus membunuh!!! ".Seru Bulan yang sangat hafal betul fisi misi Zello.


TBC

__ADS_1


SAYA KIRA TIDUR KALIAN PASTI SEDIKIT NYENYAK HARI INI, KARENA SATU PERSATU KASUS SUDAH AKAN TERPECAHKAN YA GENGS. 🤭🤭


__ADS_2