
Seorang pria dengan perawakan tinggi jangkung. Dada bidang, Aroma tubuh yang maskulin dengan netra biru yang sangat memukau. Dan jangan lupakan wajah nya yang tampan. Perpaduan Asia Eropa itu. Dengan santainya masuk begitu saja. Kedalam ruangan kerja Zello.
Andes hanya bisa tersenyum pongah. Ketika melihat raut wajah Zello saat ini. Dimana pria itu adalah sepupunya sendiri. Anak dari Mommy Jeny dan Daddy Satria. Cucu keluarga Wilson. Dimana Satria adalah saudara sepupu Daddy Mark. Ayahnya Zello dan Andes juga.
Sama hal nya dengan Mark, Dan Satria keduanya sering kali tidak akur. Jika saling bertemu, Kedua pria itu selalu terlibat perseteruan. Namun, Juga saling menyayangi satu sama lainnya. Begitu juga dengan Zello dan Alex. Keduanya selalu saja saling cibir satu sama lainnya jika sedang bersama. Bahkan, Alex tak pernah mau mengalah pada sepupunya itu. Mungkin ia juga merasa jika dia paling tua di antara sepupunya yang lain. Walaupun jaraknya hanya satu tahunan saja. Karena usia Alex sama dengan usia Mayra.
"Apa keluarga Wilson sudah mulai bangkrut sekarang? ". Seru Zello yang mulai bicara seenak jidadnya saja.
" Hei, Mana mungkin keluargaku bangkrut Zello. Kau lupa bahkan, Negara ini pun mampu aku beli dengan kekayaan keluarga ku". Jawab Alex dengan gaya songong nya.
"Hais... Dia mulai lagi". Guman Jackson yang mulai jengah dengan kata kata bualan sang cassanova satu ini.
" Tapi aku bisa membuatmu bangkrut dalam waktu satu detik". Ancam Zello sangat tenang.
Membuat ekpresi wajah Alex langsung pias. Sebab, Ia tahu betul siapa sepupunya satu ini. Selain seorang penguasa dunia hitam. Zello juga seorang hacker handal dan sejati. Apa yang tidak bisa ia tembus dengan otak jeniusnya itu. Bahkan, Sudah sejak kecil ia menguasai IT. Tanpa belajar ataupun kursus khusus. Zello menguasainya hanya dengan belajar otodidak saja.
__ADS_1
"Jangan main main Zello! ". Alex menatap tajam sepupunya. Namun, Yang di tatap hanya menarik sudut bibirnya sinis.
" Ada apa kau ikutan terbang ke Jakarta?. Bukankah kau lebih leluasa berada di LA? ". Kini Zello mulai menginterogasi sepupunya. Yang selalu membuat masalah itu. Di usianya yang sudah tak muda lagi. Tapi, Alex masih saja ingin hura hura. Dengan banyak mengoleksi banyak wanita dalam hidupnya.
" Haa... Itu karena untuk satu misi". Jawab Alex berbohong karena tidak mungkin. Jika dirinya harus jujur pada sepupunya. Kenapa ia bisa berada di Negara ini. Bahkan, Ia yang datang lebih dulu daripada para sepupunya itu.
"Kau sedang tidak membuat ulah kembali kan Alex? ". Kini giliran Andes yang bertanya. Membuat Zello hanya menggelengkan kepala nya saja.
"Hei...Come on!. Aku ini pria sejati. Mana mungkin membuat ulah segala". Jawab Alex mengibaskan tangannya. Untuk menutupi kelakuannya yang senang gonta ganti pasangan dalam waktu yang sama.
"Apa kau bisa jelaskan? ".Tanya Zello menatap nyalang pada sepupunya itu.
" Aku tidak perlu menjelaskannya. Lagian itu hal biasa didunia bisnis. Skandal skandal seperti itu, Nanti juga akan hilang dengan sendirinya. Dan satu lagi, Aku tidak akan bertanggung jawab. Karena bukan aku saja yang sering tidur dengannya". Alex berusaha membela dirinya. Dengan curhat pada ketiga pria berwajah datar itu.
"Ck... Tapi kau pernah menikmati tubuhnya bodoh". Ucap Zello tak habis pikir akan tingkah laku sepupu nya satu ini.
__ADS_1
" Hahaha, Apa salahnya mencicipi hidangan yang telah di sajikan. Dan itu gratis lagi. Tapi, Aku juga telah memberikan kompensasi padanya. Jadi, Setidaknya aku hanya membantunya membuat rambut bayinya saja. Dan untuk adonan awalnya, Aku yakin pria yang sering tidur dengannya".
Andes sampai menggeleng kan kepala saja. Karena ia juga bingung akan memberikan komentar apa. Untuk pria seperti Alex ini. Menasehati Alex hanya membuat kepalanya pusing tujuh keliling. Dan itu pun belum tentu juga akan didengarnya.
"Anggap saja, Aku hanya melengkapi adonan yang sudah jadi sebelum nya. Hitung hitung menatanya agar jauh lebih rapi lagi". Sambung Alex sambil terkekeh.
" Jackson ".
" Iya Mr Z".
"Hubungi Umi She!. Suruh Umi kesini sekarang juga! ".
" Kenapa harus manggil Umi She, Zello? ". Protes Alex yang selalu saja takut akan Umi nya itu.
" Untuk mengurus otakmu yang gila itu. Siapa tahu bisa sedikit waras ". Jawab Zello ketus. Dan ia pun segera keluar dari ruangan kerjanya. Berada dalam satu ruangan bersama sepupunya yang gila sexs membuat Zello makin pusing saja.
__ADS_1