WHO AM I Secret Mission

WHO AM I Secret Mission
Mencoba Melakukan Yang Terbaik


__ADS_3

Zello terus menatap wajah istrinya. Di usapnya pelan pucuk kepala Dia. Ia saat ini sedang di hadapkan, Dengan sebuah pilihan. Tetapi, Zello sangat sulit untuk menentukan pilihannya sendiri. Dan ia juga tahu, Pasti Dia juga tidak akan setuju, Jika seandainya ia mengambil salah satu langkah tersebut.


Istrinya sudah banyak berharap selama ini. Dan ketika mereka tengah menikmati harapan itu, Entah kenapa masalah lain malah berganti peran.


"Maafkan aku, Sayang! ". Lirih Zello. Sambil menatap sedih akan apa yang terjadi saat ini.


Zello mengecup kening istrinya. Sebelum ia memutuskan untuk pergi dari kamar itu. Dan membiarkan Dia untuk istirahat dengan nyaman. Saat ini Zello memutuskan untuk menemui dokter Hana. Dan meminta penjelasan dengan kondisi istrinya sekarang.


Jackson yang ikutan tak bisa istirahat dengan tenang. Saat ini sudah berada di ruangan kerja Zello. Bahkan, Disana juga sudah ada Hana. Yang sudah menunggu sejak beberapa menit yang lalu. Ketika, Zello mengirimkan nya pesan. Untuk bertemu di ruangan kerjanya.


Ceklek...


Hana segera berdiri dari tempat duduk nya. Ketika mendengar pintu ruangan terbuka dari arah luar. Sedangkan, Jackson langsung menoleh dan membungkukkan badannya.


Zello pun mempersilakan Hana untuk duduk kembali. Ia pun ikut mendaratkan bokongnya juga. Di single sofa, Tepat di hadapan Hana.


"Apa tak ada cara lain lagi? ". Tanya Zello langsung pada intinya.

__ADS_1


" Maaf, Mr". Dokter Hana hanya bisa tertunduk. Karena, Sebagai seorang dokter ia hanya bisa memprediksi sesuai hasil penelitian nya saja. Dan ia juga hanya manusia biasa. Yang tak bisa berbuat lebih atas kehendak yang di atas.


"Tapi, Tidak ada salahnya jika kita mencoba nya, Mr! ". Sambung dokter Hana. Yang sudah berkonsultasi dengan profesornya sendiri. " Namun, Saya juga tak bisa menjamin, Jika ini akan berhasil. Akan tetapi, Ada kemungkinan Nyonya bisa bertahan". Dokter Hana hanya mampu berusaha sebisanya.


"Apa resikonya, Bagi istri saya?. Jika ia bersikeras untuk tetap mempertahankan kandungannya itu? _.


Dokter Hana memberikan tabletnya. Untuk menunjukkan sesuatu pada bosnya itu. Karena, Ia juga tak kuasa untuk mengatakan hal sebenarnya. Di samping itu, Pasti akan membuat Zello semakin bingung. Menghadapi kenyataan seperti ini.


"Jackson".


"Siapkan jet pribadi!. Besok pagi kita akan segera terbang ke Amerika! ". Perintah Zello, Yang sudah tak bisa lagi menunda kepulangan nya. Karena baginya, Fasilitas disana jauh lebih memungkinkan. Daripada ia harus tetap bertahan. Di Negara ini, Dan menunggu istrinya mengalami hal buruk.


Zello akan terus melakukan apapun, Agar anak dan istrinya. Tetap bertahan, Dan Zello pun tidak akan mengorbankan siapapun.Baginya, Apa yang sedang ia pertaruhkan saat ini, Merupakan nyawa yang sangat berarti untuknya.


"Siap, Mr".


"Bagaimana dengan obatnya? ". Kini Zello kembali bertanya pada dokter Hana.

__ADS_1


" Selama Nyonya, Masih rutin meminumnya. Maka, Saya pastikan gejalanya tidak akan begitu terasa, Mr".


"Rahasia kan semua ini darinya!. Jangan sampai ia membuat keputusan yang salah! ".


" Baik, Mr".


Zello pun langsung mengusir Jackson dan Hana. Untuk segera keluar dari ruangan kerjanya. Karena, Ia juga ingin berpikir jernih. Dengan apa yang harus ia lakukan kedepannya nanti.


Zello tak ingin, Istrinya kembali meminta nya melakukan hal konyol. Saat Dia tahu, Jika keadaan nya sedang tak baik baik saja. Dan semua itu pun akan mempengaruhi kondisi janin yang ia kandung.


"Maafkan aku, Dia!. Seandainya kecelakaan itu tidak terjadi. Mungkin keadaan nya akan jauh berbeda". Guman Zello menyesal. Bahkan, Ia sangat menyesal.


Semua keteledoran nya, Pada akhirnya malah membuat istrinya semakin terluka. Dan Zello ingin ia memperbaiki semuanya.


" Kalian pasti bisa bertahan!. Ya. Aku yakin itu". Batin Zello memberikan semangat untuk dirinya sendiri.


JANGAN SEDIH DULU YA, EIKE GAK SEJAHAT ITU DISINI 😅😅🤭. CERITA ZELLO TINGGAL BEBERAPA BAB LAGI END. KARENA NOVEL ZEERA AKAN SEGERA RILIS.

__ADS_1


__ADS_2