WHO AM I Secret Mission

WHO AM I Secret Mission
Ingin Memulai Hidup Baru


__ADS_3

Ketika rumah tangga Zello. Sedang di landa keharmonisan, Dan juga ketenangan. Dimana baik Zello maupun Dia. Mereka berdua sama sama mulai membuka hatinya masing-masing. Dengan tanpa adanya, Perasaan was was kembali. Sebab, Sekarang Dia sudah memantapkan hatinya. Untuk terus melanjutkan pernikahan nya. Meskipun, Awalnya ia masih pesimis dan harap cemas. Dengan apa yang akan terjadi kedepannya nanti.


Dia juga sempat berandai andi. Jika pada akhirnya ia tidak bisa memberikan keturunan untuk Zello. Maka, Dia sudah menguatkan hatinya. Agar, Zello mau menikah kembali. Dan hidup berdampingan dengan madunya. Akan tetapi, Rencana Dia nyatanya tak akan berjalan lancar. Sebab, Zello telah memberikan jawaban. Yang tidak akan bisa di ganggu gugat lagi. Meskipun pada akhirnya dirinya benar benar tak bisa menjadi wanita yang sempurna. Seperti para istri lainnya.


Sedangkan, Di tempat yang berbeda pula. Saat ini seorang wanita cantik dengan rambut panjang nya. Kulit putih bersih dan juga bola mata yang indah. Sedang duduk di sebuah bangku. Yang ada di taman belakang. Rumah yang cukup mewah. Dan juga sangat nyaman, Dimana rumah itu adalah tempat tinggalnya selama ini.


Ia duduk bukan seorang diri. Melainkan dengan seorang anak balita berusia sekitar sepuluh bulanan. Yang saat ini tengah asyik menikmati biskuit kesukaan nya.


"Wah, Anak Mommy sudah pintar sekali ". Puji wanita itu dengan senyum dibibirnya.


Ia juga mencubit gemas. Pipi gembul sang balita perempuan itu. Hidupnya memang gagal dalam urusan percintaan. Namun, Ia tak mau gagal dalam menjadi peran. Sebagai seorang ibu, Meskipun anak itu bukanlah anak yang lahir dari rahimnya sendiri. Melainkan anak dari saudara tirinya, Yang ia bawa lari hanya demi menyelamatkan nya. Dari kemarahan seseorang yang dulunya sangat ia cintai.

__ADS_1


Bahkan, Mungkin sampai detik ini. Perasaannya akan tetap sama. Tak pernah bisa ia hilang kan begitu saja. Karena, Tak mudah baginya. Untuk melupakan rasa, Yang telah menyatu erat di dalam hati dan pikiran nya.


Balita itu terus mengoceh dengan suara khas balita seumuran nya. Membuat sang wanita selalu terhibur, Akan tingkah balita itu.


"Nona, Apa anda tidak ingin sarapan? ". Tanya seorang wanita. Yang sejak awal selalu bersamanya. Dan tak pernah pergi meninggalkan nya. Bahkan, Wanita itu pun sangat tahu, Apa yang di alami olehnya.


" Aku sedang tidak selera untuk makan apapun". Jawabnya lirih. Namun, Tatapan nya tak teralih kan dari balita cantik. Yang sangat dekat dengannya itu.


Wanita yang di tanya, Hanya bisa menghela nafasnya saja. Lalu ia pun tersenyum simpul. " Rasanya tidak etis dan bahkan sangat tidak wajar. Jika aku jawab masih mencintai nya. Karena, Itu adalah suatu kesalahan besar. Aku tidak mau dianggap wanita hina, Yang mencintai suami wanita lain". Jawabnya yang terus berusaha, Untuk tetap tegar. Dan mencoba kuat untuk perlahan melepaskan. Orang yang sudah bukan miliknya lagi. Bahkan, Takdir pun tak memihak padanya.


"Nona Sysil, Disini anda tidak bersalah. Tapi wanita itu yang salah, Karena telah mengambil tuan dari anda. Apa anda akan terus mencoba membuang rasa itu sendiri? ".

__ADS_1


" Tidak ada yang bisa di salahkan disini. Aku juga tidak akan menyalahkan bang Zello ataupun wanita lain. Terlebih wanita yang saat ini telah berstatus istri untuknya. Tapi, Aku akan sangat salah besar. Jika aku terus mempertahankan perasaanku ini. Aku juga wanita, Aku tahu rasanya di kecewakan". Jawabnya yang selalu ingin merasa ikhlas. Meskipun ia sendiri akan tersakiti karena terlalu dalam mencintai seseorang.


"Apa karena itu, Anda tidak ingin membuat orang lain, Merasakan hal yang sama dengan anda? ".


Sysil hanya bisa menganggukkan kepalanya. Ia sangat tenang dalam berucap. Bahkan, Ia juga mampu menahan air mata nya. Meskipun hatinya sangat terluka dan merasakan perih. Namun, Ia juga tak bisa berbuat apa apa lagi. Sepuluh bulan mereka berpisah. Akan tetapi, Sangat sulit untuknya untuk melepaskan perasannya saja.


" Tolong jangan bahas masalah ini lagi!. Aku juga ingin bahagia dengan jalan ku sendiri. Dan aku tidak ingin menghancurkan harapan orang lain ". Ujarnya dengan suara lembutnya. Namun, Terdengar begitu tegas. Mungkin, Karena ia adalah wanita yang baik. Dan benar benar tahu cara, Mencintai seseorang dengan baik.


Mereka saat ini, Ada di Negara Australia tepatnya di Sidney. Dan mereka juga bisa sampai disini, Karena bantuan dan juga kebaikan dari keluarga Zello sendiri. Yaitu, Kedua orang tua Zello.


Bahkan, Sysil juga sudah berhasil mendapatkan kembali, Semua asset peninggalan Daddy nya dulu. Jauh sebelum Mommy nya menikah dengan Ayahnya Ketty. Sysil juga telah melanjutkan kuliah nya kembali. Agar ia mampu menjalan kan bisnis. Yang tekan ia rintis di kota ini.

__ADS_1


Wanita itu memang memiliki hati yang lapang. Dan juga baik, Ia juga wanita yang sangat polos dan lugu. Tak pernah menaruh dendam dengan siapapun. Sekalian pun ia pernah di kecewakan. Jadi, Tak heran jika Zello memberikan perasannya, Pada wanita sebaik dan setulus Sysil. Namun, Saat ini keadannya pun telah berubah. Sysil hanya ingin kedamaian, Ia juga tak ingin waktunya terbuang sia sia. Karena, Ada Yasmine yang membutuhkan dirinya. Dan harus ia besar kan nantinya.


__ADS_2