WHO AM I Secret Mission

WHO AM I Secret Mission
Masih Dalam Misi


__ADS_3

"A... aku sudah selesai mandinya, Bang". Dia tampak sangat gugup saat tangannya di tarik oleh Zello. Dan kini tatapan pria itu malah terlihat sedang mengamati tubuhnya.


"Aku tahu". Jawab Zello singkat. Lalu pria itu malah menanggalkan semua benang di tubuhnya. Membuat Dia terpaku diam membisu. Saat ia kembali melihat Zello polos seperti itu.


Apalagi dengan santainya, Pria itu malah melangkah menuju arah shower. Tanpa memakai satu benang pun lagi. Mainannya pun di biarkan menggantung, Hingga terkantung katung bergerak. Seiring dengan langkah lebar pria itu.


"Berhentilah menatap nya!. Jika kau ingin, Kau bisa memainkan nya kembali! ". Ucap Zello tanpa menoleh sedikitpun. Membuat Dia langsung mengalihkan pandangannya kearah lain.


" Handuknya aku taruh disini bang. Aku akan menyiapkan baju ganti untuk abang". Dia langsung segera beranjak pergi. Meninggal kan kamar mandi itu, Bersama suaminya yang saat ini, Hanya menarik sudut bibir nya membentuk sebuah senyum penuh arti.


Zello mulai menghidupkan shower nya. Saat istrinya sudah menutup pintu kamar mandi itu lagi. Pria kekar, Tinggi tegap itu. Kini mulai membasahi seluruh tubuhnya, Dibawah guyuran air shower nya. Namun, Pikiran pria itu masih terlihat memikirkan sesuatu. Yang mingkin saja ia, Masih ingin mencari solusi tentang jalan hidupnya.


Di lain sisi, Ia juga tidak akan pernah mengecewakan kedua orang tuanya sendiri. Tetapi, Di sisi lain Zello tidak akan tenang. Selama belum menemukan Sisil, Gadis yang ia cintai selama ini. Bukan karena ia ingin kembali menjalin kasih dengannya. Namun, Zello hanya ingin memastikan keadaan Syisil baik baik saja.

__ADS_1


Sejauh ini gadis itu belum menguasai ilmu bela dirinya dengan benar. Karena, Zello belum sempat untuk melatihnya. Apalagi di luar sana, Kemungkinan keluarganya sendiri. Masih tetap mencari keberadaan nya. Lebih tepat nya adalah Ayah tirinya, Yaitu Ayah Ketty juga.


Entah apa yang sedang Zello rencanakan. Yang jelas ia tidak akan mudah luluh begitu saja. Dan Zello juga tidak akan percaya siapapun. Sebelum ia menguji orang tersebut. Dan itulah yang dulu ia lakukan pada Syisil. Dimana gadis itu, Telah lulus dari ujiannya. Makanya, Zello sangat mencintai Syisil. Karena, Gadis itu adalah gadis pertama yang mampu melewati semua ujian dari Zello.


"Ada apa Jackson? _. Zello bicara sambil terus mengguyur tubuhnya. Serta mulai memakai shamponya.


Sebuah alat berbentuk jam tangan. Yang selalu ia pakai adalah alat komunikasi. Semua anggota Zello selama ini. Mereka pun semuanya memakai alat itu. Yang hanya dilihat sekilas, Hanya sebuah arloji biasa saja.


"Maaf Mr. Nona Ketty berhasil melarikan diri".


" Kerahkan semua anggota untuk mencarinya!. Jangan biarkan ia keluar dari kota ini. Ataupun berhasil keluar negeri! ".


" Siap tuan".

__ADS_1


Zello langsung menyelesaikan mandinya dengan segera. Lalu, Ia pun bergegas untuk segera keluar dari dalam kamar mandinya. Baginya, Ketty adalah salah satu wanita paling berbahaya saat ini. Sebab, Wanita itu sangat licik dan sudah sedikit tahu, Dengan semua pekerjaannya.


Ceklek...


Zello mencari keberadaan istrinya. Namun, Dia sudah keluar kamar. Sebab, Baju gantinya pun telah di letakan di atas ranjang sana. Bahkan, Tempat tidur mereka sudah rapi kembali saat ini.


"Cukup bisa di andalkan". Guman Zello menarik sudut bibir nya. Dan mulai mengambil baju gantinya. Karena, Ia juga buru buru pagi ini.


Pria itu tak akan membiarkan, Ketty bisa hidup dengan tenang. Setelah apa yang telah wanita itu perbuat pada saudara kembarnya. Hanya demi misi nya untuk menjebak dirinya. Agar, Zello mau menikahi nya. Ketty sampai tega mencelakai Zein.


Bahkan, Dalam kasus ini. Sebenarnya Zello tau. Masih ada dalang yang sebenar. Sebab, Baginya seorang musuh yang sebenarnya. Tidak akan mudah untuk di lenyapkan. Apalagi saat ia mengetahui rekan kerja Zein. Dan juga sahabat Zein yang berkhianat. Dari gerak geriknya, Zello pun sudah mencium gelagat mereka. Yang tak akan bisa bekerja seorang diri. Tanpa, Bantuan dan juga rencana yang telah di susun rapi sebelum nya.


Zello memasang earphone nya. Lalu mulai menghubungi seseorang. "Apa kau menemukan sesuatu? ".

__ADS_1


" Sudah saya kirim surel nya. Mr. Silakan anda cek sendiri! ". Jawab seorang wanita dari seberang earphone itu.


Zello pun mulai menyeringai licik. Seringainya kali ini pun. Tampak jauh lebih mengerikan dari sebelumnya. Dan hanya dia serta anggotanya , Yang ada dalam misi ini saja. Yang tahu apa yang sebenarnya sedang ia kerjakan saat ini.


__ADS_2