WHO AM I Secret Mission

WHO AM I Secret Mission
Kelicikan Di atas Kelicikan


__ADS_3

Dona kembali ke cafe. Tepat di saat tamu Dia baru saja meninggalkan cafe tersebut. Hal pertama yang Dona cari adalah istri bosnya. Karena, Ia baru saja terkecoh akan jebakan klan bosnya.


Beruntung Dona bukanlah wanita lemah. Dan ia juga telah menghubungi saudara kembarnya. Lewat jam tangan nya yang selalu terpasang di pergelangan tangannya.


Brakkk...


"Nona, Anda baik baik saja? ". Dona langsung membuka tanpa permisi terlebih dahulu. Masuk kedalam ruangan kerja Dia.


Membuat Dia langsung menoleh. Dan terkejut akan sikap Dona saat ini. Wanita itu terlihat panik dan penuh kekhawatiran.


" Aku baik baik saja. Kau darimana? ". Tanya Dia balik. Sambil beranjak dari kursi kerjanya.


Dia nampak sedikit janggal akan penampilan wanita. Yang saat ini ada di hadapan nya. Meskipun Dona telah rapi kembali. Seperti sedia kala, Tetapi Dia melihat ada bercak darah yang menempel di leher Dona. Bahkan, Dia juga melihat sudut bibir Dona. Yang sedikit memar. Meskipun Dona telah menutupi nya dengan make up nya.


"Saya ada urusan tadi, Nona. Em syukurlah kalau anda baik baik saja. Kalau begitu saya permisi dulu". Pamit Dona cepat saat Dia akan mendekat kearahnya.


Tetapi, Dia bisa melihat dengan jelas. Jika ia benar benar melihat darah di leher Dona tadi. Namun, Untuk bertanya Dia tidak memiliki keberanian. Tatapan wanita itu nampak menghisap keberanian nya. Sehingga nyalinya seketika ciut. Hanya dengan tatapan nya saja.

__ADS_1


"Darimana sebenarnya Dona? ". Guman Dia mulai curiga.


Dia memiliki trauma yang tak bisa ia lihat dengan mata kepala nya sendiri. Yaitu, Aksi pembunuhan yang selalu mengingatkan dirinya pada kejadian di keluarganya dulu. Bahkan, Dia juga tidak bisa melihat adanya darah. Yang mengalir baik itu darah hewan ataupun manusi sekali pun. Ia pasti akan histeris dan jatuh pingsan. Dadanya sesak seakan tak bisa untuk bernafas sama sekali.


Oleh, sebab itulah Dona harus berhati-hati. Jika sedang dekat dengan Dia. Karena, Zello tidak akan membiarkan istrinya stres. Hanya karena melihat anggota ataupun dirinya membatai para klan nya.


🌿🌿🌿🌿🌿


"Mereka mulai bergerak, Mr". Ujar Jackson melaporkan apa yang telah terjadi pada Dona.


Zello hanya menyeringai licik. Dan terus memainkan gadget nya. Ia hanya menjentikkan jarinya saja. Membuat Jackson langsung paham.


Jackson hanya menundukkan kepalanya saja. Ia juga tak berani untuk menjawab. Saat Zello sedang menyalahkan dirinya. Namun beberapa detik kemudian. Jackson menerima surel.


" Mr. Anda harus lihat ini!!! _. Jackson tiba tiba menyodorkan tablet nya pada Zello. Memutar sebuah video yang baru saja di kirim oleh agen nya.


Zello menarik sudut bibir nya. Karena, Ia sudah bisa menebak. Apa yang sedang terjadi saat ini. Dan tak semudah itu membuat Zello mempercayai. Apa yang hanya dilihat lewat sebuah informasi. Sekali pun itu agen kepercayaan nya sendiri.

__ADS_1


"Apa jet pribadi ku sudah siap? ".


" Sudah, Mr. Tapi apa anda masih ingin berangkat kesana, Mr? ". Jackson tampak ragu, Dengan apa yang baru saja ia lihat tadi.


" Tentu saja". Jawab Zello tanpa ragu. Karena saat ini mereka sedang duduk di dalam mobil. Yang tak jauh dari Bandara.


Zello kembali mengotak atik layar tablet nya. Dan memberikannya pada Jackson. Dimana posisi Jackson sedang di kursi kemudi.


Jackson menatap layar tablet itu. Dengan tatapan yang sulit di artikan. Lalu menoleh pada Zello lagi. "Berapa lama anda akan pergi Mr?".


" Sampai aku membinasakan mereka semuanya ". Jawab Zello dengan seringai liciknya.


" Dan kau harus ikut denganku, Jackson!!".


"Siap Mr". Jawab Jackson tanpa ragu sedikitpun.


" Kalian akan menyesal. Karena, Telah berurusan denganku ". Batin Zello dengan amarah yang ia simpan dengan rapinya.

__ADS_1


TBC


KONDISI MASIH BELUM BEGITU ENAKAN. TAPI AKU SEMPATIN BUAT TETAP UP, SEMOGA GAK BOSAN YA GENGS BACA DI SETIAP EPISODE NYAπŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2