
Pagi harinya, seperti biasa Lita akan membangunkan Putri semata wayangnya untuk berangkat ke sekolah. dan seperti biasa pula, Gracia bangun dan langsung menuju ke kamar mandi. saat sang ibu, membuka pintu kamarnya.
Namun, Tidak seperti biasanya. Gracia akan bersikap lembut kepada ibunya dan tersenyum hangat. kali ini, gadis kecil itu tampak sekali mengacuhkan sang ibu. entah masih marah atau hal lain, yang jelas Hal itu membuat Lita semakin merasa bersalah.
" sayang, Apa kamu ingin Ibu buatkan sesuatu?" tanya Lita untuk mencoba memecah keheningan yang tercipta di dalam mobil itu. di saat mereka akan berangkat menuju ke sekolah dan juga ke toko kue.
Gracia tak menjawab menggunakan ucapan. Namun, gadis cantik dan menggemaskan itu, memberikan isyarat dengan gelengan kepala.
Tentunya, sikap dari Gracia itu, membuat Lita semakin merasa bersedih dan semakin merasa bersalah.
" Gracia, Sampai Kapan kamu akan mendiamkan Ibu seperti ini? hmm," tanya Lita Seraya menata putrinya itu dengan tatapan penuh penyesalan.
Sementara Gracia yang diajak bicara, hanya menoleh sekilas dan dengan segera, Langsung kembali menatap ke arah depan dengan tatapan sedikit kosong dan tanpa adanya gairah di dalam diri gadis kecil itu.
" maafkan Ibu. Seharusnya, Ibu tidak melakukan hal itu. dan seharusnya, ibu mencari tahu kebenarannya dulu sebelum menghukummu." ucap wanita itu Seraya menggenggam tangan putrinya. dan itu masih tidak ada jawaban dari gadis kecil itu.
Lita semakin merasa frustasi dengan sikap putrinya itu. Karena, sikap itu persis sekali seperti ayahnya. Jika mendapatkan hukuman tanpa tahu kesalahannya, maka Arya akan bersikap seperti Gracia saat ini. dan bahkan, bisa lebih parah dari gadis kecil itu.
__ADS_1
Memang benar apa kata pepatah. buah jatuh tidak akan jauh dari pohonnya. Semua yang ada di dalam diri orang tuanya, pasti sedikit banyak akan menurun kepada keturunan mereka. dan itu terbukti dan terjadi pada Gracia saat ini.
Kondisi ini, ternyata berlangsung hingga gadis itu masuk ke dalam kelasnya. dan itu cukup memukul batin Lita. dengan segera, wanita cantik itu menuju ke tempat ruangan di mana Miss Agatha berada. untuk mengkonfirmasi kebenaran dari semua kejadian ini.
Tok tok tok
Lita mengetuk pintu sebanyak tiga kali di depan ruangan Miss Agatha. dan tak lama berselang, terdengar gagang pintu yang dibuka dari arah dalam ruangan.
" eh, Bu Lita ada apa?" tanya Miss Agatha dengan ekspresi wajah sedikit terkejut.
Mendadak, wajah Miss Agatha menjadi sedikit murung." Maafkan saya Bu Lita, ini semua salah saya. karena saya, terburu-buru mengambil tindakan. Sebenarnya,.." dengan segera, Miss Agatha menyerahkan sebuah ponsel yang terdapat rekaman CCTV di dalamnya.
" ya Allah, aku telah berdosa karena menghukum orang yang tidak bersalah." rutuk Lita penuh dengan penyesalan.
Wanita cantik itu, hendak menemui putrinya untuk meminta maaf. Namun, niat itu diurungkan saat mendengar bel panjang berbunyi. Pertanda, bahwa sebentar lagi kelas belajar mengajar akan dimulai.
" nanti saja aku minta maafnya."
__ADS_1
Lita segera
Nb: mampir yuk kak, di karya kece milik author kece juga
Blurb :
RACUN CINTA ARSENIO
(Crazy_Girls)
Arsenio Wilhelm Rainier memiliki segalanya. Tampan, kaya raya dan selalu dikelilingi wanita.
Akan tetapi, semua berubah ketika dia mengalami kecelakaan dan amnesia. Arsenio berubah menjadi seseorang yang jauh berbeda. Apalagi dengan hadirnya Binar, gadis cantik nan lugu yang telah membuatnya jatuh cinta.
Namun, jalan cinta tak semulus yang diduga. Arsenio harus menerima kenyataan bahwa dirinya telah memiliki seorang tunangan dan orang tuanya yang sangat menentang kehadiran Binar.
__ADS_1