
Setelah hampir satu minggu Lita terpuruk, akhirnya wanita cantik itu memutuskan untuk bangkit dari keterpurukannya.
" Iya kau harus bangkit Lita. balaskan dendam Sakit hatimu pada para bedebah itu." gumamnya Seraya tersenyum menyeringai disertai tatapan tajam dari wanita itu.
Sungguh wanita itu, sangat sangatlah mengerikan. berbanding terbalik dengan sosok Lita beberapa saat lalu. yang terkenal lembut dan juga pengertian.
Kini wanita yang bernama lengkap Lita Amelia itu, berubah menjadi sosok wanita yang memiliki Aura pendendam yang sangat kuat. dirinya bertekad, akan menghancurkan keluarga laki-laki brengsek yang bernama Arya Wiguna itu.
Entah ke mana perginya sifat lemah lembut yang dimiliki oleh Lita. hingga kini berubah menjadi sosok yang begitu menakutkan. Bahkan, selepas kejadian itu, Mbok Robiah tidak pernah datang lagi ke rumah untuk memberikan Gracia pada Lita.
Karena wanita setengah baya itu takut, jika bayi yang tidak berdosa itu, akan mendapatkan perlakuan yang lebih buruk dari sang ibu dibandingkan hari kemarin. Walaupun, Mbok Robiah tahu, tindakannya itu jelas-jelas menyalahi aturan. Karena memisahkan ibu dan juga anaknya.
Sementara para tetangga yang dulu membenci Lita, Kini semakin menjadi. Apalagi tentang desas desus jika Lita menjadi wanita penggoda. hal itu tentu saja tidak sembarangan dituduhkan para warga kepada wanita itu. karena memang, mereka mendengar sendiri dari sumber yang terpercaya.
Siapa lagi orangnya jika bukan wanita Tambun yang dulu menjadi provokator tentang Lita yang hamil diluar nikah. Entah apa yang membuat wanita Tambun itu sangat-sangat membenci sosok Lita.
Padahal wanita itu dulunya adalah sosok yang sangat ramah kepada satu sama lain. Namun, semenjak kedatangan Lita, semuanya seketika berubah. wanita Tambun yang bernama Rahmi itu, menjadi sangat sinis saat menatap Lita.
Bahkan, setelah Bu Rahmi mendengar pertengkaran Lita dan Arya waktu itu, wanita Tambun itu segera bergerak dan mengajak sebagian warga untuk mengusir Lita. Namun sayangnya, tindakan itu tidak berhasil. Karena keburu kepergok oleh Pak Kades dan Pak RT.
Sementara Lita, wanita itu semakin membenci suaminya. karena menurutnya, semua ini tidak akan pernah bisa terjadi, jika laki-laki Brengsek itu, tidak mencampakan dirinya. Untuk itulah, Lita memutuskan ingin membalaskan dendamnya. Dengan cara, mengintai keluarga Arya.
__ADS_1
Namun sebelum itu terjadi, wanita cantik itu akan mengumpulkan bukti-bukti tentang keberadaan laki-laki yang kini, sangat dibenci oleh Lita itu.
" aku harus mengintai keluarga mereka. aku harus menghancurkan mereka semua!" ucapnya Seraya mengeram dan mere-mas sebuah kertas yang berada di tangannya.
setelah itu Lita segera beranjak dari duduknya. dan dengan segera, memesan taksi online. Karena, hari ini, Lita akan mulai melakukan pengintaian. Saat wanita cantik itu keluar dari dalam rumah, semua mata Tetangga, menatapnya dengan Tatapan yang sangat sinis.
Namun demikian, Lita sama sekali tidak memperdulikan itu. dirinya harus fokus untuk menjalankan aksinya. Terkadang, orang jahat itu adalah orang baik yang tidak pernah mendapatkan keadilan. seperti halnya Lita ini. Kebaikannya, tidak pernah dianggap atau dilihat oleh orang lain. bahkan oleh suaminya sendiri.
Untuk itulah, wanita itu akan mulai memberikan pelajaran pada orang-orang yang telah menyakitinya. Terutama, Arya. sang suami. eh ralat mantan suami maksudnya. Karena memang, Lita sudah ditalak oleh suaminya itu satu minggu yang lalu.
" dasar wanita culas!" seru salah satu ibu-ibu yang memang Tengah berkumpul di rumah tepat di depan rumah Lita. Memang, kumpulan ibu-ibu rempong itu, Tengah bergosip membicarakan tentang Lita. dan mereka memang telah menunggu momen Lita keluar dari dalam rumah. Tujuannya yang tak lain dan tidak bukan adalah untuk menggunjing Lita.
Apalagi setelah mereka tahu bahwa Lita menjadi istri simpanan dari suaminya itu. Mereka semakin gencar untuk menghina dan menghakimi Lita. Entahlah, Mengapa mereka sangat membenci wanita itu. Padahal, Lita sama sekali tidak pernah mengganggu mereka.
" tuh lihat, wanita licik itu mau ke mana? pasti dia mau mencari mangsa!" ucap salah seorang ibu-ibu Seraya sengaja mengeraskan suaranya.
Agar, Lita mendengar suara matian dan ejekan itu." ya pasti mau mencari mangsa lah. Memangnya mau apa lagi dia kalau bukan mencari mangsa, Ih dasar wanita menjijikkan." balas Bu Rahmi yang memang menjadi biang provokator di Desa itu.
" Wah kalau bener diam melakukan itu, lebih baik kita laporkan saja pada Pak RT." ucap salah seorang ibu-ibu memberikan usul.
Sebab mereka tidak akan pernah membiarkan seorang pendatang untuk mencemarkan desa yang mereka tinggali. karena dari dulu, Desa itu terkenal dengan desa yang sangat santun. jangan sampai, hanya karena kehadiran Lita, Desa itu menjadi tercemar. begitu pikir mereka.
__ADS_1
" janganlah. Pak RT sama Pak Kades mana mungkin percaya dengan omongan kita. lebih baik, kita Biarkan saja. Siapa tahu setelah ini, wanita itu akan terkena Karma dari perbuatannya." ucap Bu Rahmi lantang.
Karma, lucu sekali Bu Rahmi ini. Bukankah seharusnya yang mendapatkan karma itu adalah dirinya dan orang-orang yang selalu menggunjingkan Lita, Mengapa malah menjadi melemparkan doa buruk terhadap orang lain, dasar manusia!
Sementara Lita yang sedari tadi mendengar obrolan dari para tetangganya itu, dengan sekuat tenaga mengepalkan tangannya kuat. Sesungguhnya, wanita cantik itu ingin sekali merobek mulut para orang-orang yang dengan seenaknya, mengejek, bahkan menertawakan dirinya.
Tidak tahukah mereka, bawa Karma itu akan selalu ada. Siapa yang menabur angin, dia akan menuai badai. Namun sayangnya, Lita tidak memiliki waktu untuk menanggapi ocehan mereka yang tidak berbobot itu.
Karena Wanita itu sedang sibuk untuk mengintai kegiatan Arya si mantan suami. tak lama berselang, taksi yang dipesan, berhenti tepat di depan rumahnya. dan tanpa menunggu lama, Lita segera naik ke dalam taksi.
****
Di sepanjang perjalanan, tangan Lita tak henti-hentinya mengepal kuat. saat wanita itu kembali mengingat ucapan demi ucapan yang dilontarkan oleh Arya hari itu.
" tidak mungkin, dia tidak mungkin darah dagingku pasti kau berselingkuh kan? Aku tidak pernah merasa menghamilimu," begitulah ucapan dari Arya yang dikirim lewat pesan singkat.
Yang membuat dada wanita cantik itu naik turun karena menahan amarah. Bisa-bisanya, laki-laki Brengsek itu, mengatakan hal yang demikian.
Padahal Arya lah yang membuka "segel" milik Lita. Namun, Mengapa bisa dengan mudahnya untuk mengatakan hal itu, dasar kurang ajar!
Kini, wanita cantik itu, sudah berdiri di depan sebuah rumah mewah yang ada di Kota Bojonegoro. dirinya segera mengintai di sebuah toko yang tidak terpakai.
__ADS_1