(Bukan) Anak Di Luar Nikah

(Bukan) Anak Di Luar Nikah
Permintaan Berat


__ADS_3

Setelah bercerita cukup panjang dengan Mario, Lita segera menghampiri putrinya. karena sebentar lagi, sekolah akan selesai. wanita cantik itu, menunggu putrinya di depan gerbang sekolah.


" apa yang harus aku lakukan?" tanya Lita pada dirinya sendiri. tak lama berselang, terdengar bel pulang sekolah pun berbunyi. dan dengan segera, semua siswa-siswi berhambur keluar dari dalam kelas masing-masing.


Lita merentangkan tangannya, saat melihat putri kesayangannya mendekat. Lita segera mendekapnya dengan erat. Namun, wanita itu sempat tertegun sesaat. setelah melihat raut wajah dari putrinya.


" kenapa sayang?" tanya Lita dengan ekspresi wajah tidak menentu.


" Aku kangen ayah," namun sayangnya, suara itu hanya dapat keluar di dalam hatinya.


Gracia menggelengkan kepalanya. Kemudian, dengan segera gadis kecil itu masuk ke dalam mobil tanpa menghiraukan keberadaan ibunya. Tentunya, itu membuat Lita menghela nafas panjang.


" rupanya Putri kesayanganku itu masih marah." gumamnya seorang diri. dan dengan segera, wanita cantik itu mengikuti langkah putrinya untuk masuk ke dalam mobil.


" sayang, apakah kau masih marah?" tanya Lita karena sudah merasa tidak tahan. beberapa hari ini, terus didiamkan oleh Putri kesayangannya itu. " Ibu Tahu Bu salah, Tapi tolong maafkan Ibu." ujarnya Seraya menggenggam tangan mungil putrinya itu.


Gracia pun, seketika menatap ibunya dengan tatapan campur aduk. ada tatapan terluka, ada tatapan kecewa, dan masih banyak lagi tatapan-tatapan yang menghiasi mata indah gadis kecil itu.


Hening,

__ADS_1


Sejenak, suasana menjadi sangat hening. karena pasangan ibu dan anak itu, sama-sama tidak mengeluarkan suara apapun.


" Aku mau memaafkan ibu. Asalkan, ada satu syarat." tiba-tiba saja, Gracia mengeluarkan suara. hingga membuat Lita, sedikit terperanjat kaget.


"Apa, apa yang kamu minta?" tanya Lita yang sedikit antusias. karena akhirnya, gadis kecilnya itu mengajaknya untuk berbicara. karena Lita merasa tersiksa karena sikap diam putrinya itu.


" Aku mau Ayah kembali." ujarnya dengan tersenyum tipis.


Degh


Seketika itu pula, jantung Lita terasa berdetak sangat kencang karena permintaan putrinya itu.


"a-apa maksud kamu? Bukankah Ibu pernah bilang, jika ayahmu telah tiada?" tanya Lita Seraya mencoba untuk mengatur dirinya agar tidak terlihat berbohong.


Seketika itu pula, Lita terdiam seribu bahasa. Karena Wanita cantik itu, tidak dapat berkutik sama sekali.


" Gracia, Bagaimana kalau kita makan makanan kesukaan kamu dulu, Ibu lapar ini." Lita mencoba untuk mengalihkan perhatian putrinya itu.


" tidak mau, ibu harus janji dulu sama aku. kalau ibu akan sama ayah lagi." rupanya, gadis kecil itu berbeda dengan gadis yang lain. Gracia tidak pernah melupakan semua kejadian yang ia alami dalam hidupnya.

__ADS_1


Terkadang, Hal itu membuat Lita, merasa sangat kesulitan memberikan alasan atau mengalihkan perhatian Gracia. karena gadis itu, memiliki ingatan yang sangat kuat.


" Nanti ibu akan pikirkan semuanya." akhirnya, mau tidak mau, Lita menurunkan egonya untuk mendapatkan Maaf Dari putrinya.


Walaupun, permintaan itu adalah permintaan yang sangat berat. Namun demikian, Lita dan berusaha untuk mengabulkannya.


Nb: mampir yuk kak, ke karya memukau


Blurb: 5.


KEPINGAN HATI DI LANGIT QATAR


(Chika Ssi)


Hayu Hasmita, seorang yatim piatu yang rela menguras isi rekening demi bertemu dengan seorang pria asal Qatar, yang dia kenal melalui aplikasi kencan online. Dia harus menerima kenyataan bahwa lelaki bernama Ferhat Al Malik itu hanya main-main terhadapnya.


Demi bisa kembali ke Indonesia, Hayu harus mengumpulkan uang dengan bekerja sebagai pelayan di rumah Ferhat. Sebuah rahasia pun terungkap, dan membuat Hayu semakin sakit hati dengan keluarga besar Al Malik.


"Bodoh, adalah salah satu kata yang tepat untukku. Aku terlalu berharap bisa menggapai langit, padahal kaki serta tanganku tak cukup panjang untuk menjangkaunya." - Hayu Hasmita.

__ADS_1


Rahasia apa yang disembunyikan oleh Ferhat dan keluarganya? Mampukah Hayu merebut hati Ferhat sehingga usahanya pergi ke Qatar tidak sia-sia? Atau Hayu memilih menyerah dan kembali ke Indonesia setelah uangnya cukup untuk pulang?



__ADS_2